Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF ROLE PLAY METHOD IN IMPROVING STUDENTS’ ENGLISH SPEAKING SKILL ON TOUR COMMENTARIES’ Sarira, Matius Tinna
JURNAL KEPARIWISATAAN Vol 15 No 2 (2016): Jurnal Kepariwisataan
Publisher : Pusat penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan : (1) Seberapa Siknifikan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa akademi Pariwisata setelah belajar melalui bermain peran.; dan (2) Minat mahasiswa Akademi Pariwisata dalam belajar bahasa Inggris melalui bermain peran untuk mengembangkan ketrampilan berbahasa Inggris pada komentar – komentar wisata. Metode penelitian yang diterapkan adalah quasi eksperimental. Sampel penelitian diseleksi dengan menggunakan teknik sampling purposive. Data pretest dan post-test dianalisa dengan menggunakan SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) dengan uji t-test dan ANOVA (Analysis of Variance) data yang diperoleh melalui kuesioner danalisa dengan menggunakan skala Likert.Hasil Penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan yang siknifikan pada capaina ketrampilan berbahasa yang di peroleh dalam dalam pre-test dan post test. Mahasiswa yang belajar dengan menggunakan metode bermain peran, menunjukan pencapaian yang siknifikan dibandingkan dengan mahasiswa yang belajar dengan metode konvensional. Mahasiswa menjadi lebih aktif karena tidak hanya ketrampilan berbahasa inggris yang dipelajari, tetapi juga ketrampilan dalam pemanduan wisata.
Training for Enhancing Tourism Managers' Capacity Through Digital Transformation in Sangiran Tourism Village, Sragen: Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengelola Pariwisata Melalui Transformasi Digital di Desa Wisata Sangiran, Sragen Sarira, Matius Tinna; Rahmawati, Rahmawati; Nurhayati, Hastuti; Surya Rini, Faradila Anggun
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang3194

Abstract

This community service program focuses on the need for digital transformation in the management of tourism in Sangiran Tourism Village, aiming to enhance local tourism capabilities. The methodology employed involved hands-on training conducted at the Sangiran Tourism Village Hall on October 11-12, 2024, with 30 participants from various tourism operations. The training encompassed activity planning, implementation, evaluation, and final reporting, emphasizing digital marketing techniques and the use of digital tools for effective tourism promotion. Key findings indicate that participants experienced significant improvement in digital skills, particularly in content management and promotion through social media and QR codes. The evaluation revealed a high satisfaction level, with 86.7% of participants expressing strong approval of the program's effectiveness. This activity concludes that structured community-focused training programs play a crucial role in empowering local tourism practitioners to adapt to digital advancements, ultimately enhancing the competitiveness and sustainability of tourism destinations. Future initiatives should build on these findings to further integrate digital strategies into local tourism development.
Peran Budaya Pada Atraksi Wisata Sendang Kun Gerit Sragen Jawa Tengah Indonesia Sarira, Matius Tinna; Damayanti, Nabhila Dwi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 2 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i2.105602

Abstract

Sendang Kun Gerit merupakan wisata unggulan yang memiliki berbagai macam keunikan dari segi budaya dan atraksinya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi nilai budaya sebagai dasar kelola, 2) menganalisis relevansi prinsip budaya terhadap keberlanjutan wisata, dan 3) menjelaskan alasana nilai budaya menjadi fondasi utama dalam keberhasilan pengelolaan. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan 15 informan utama yang dipilih secara purposive, terdiri dari: 6 orang pengelola internal, 5 orang wisatawan, serta 4 orang dari unsur pemerintah dan pemangku kepentingan eksternal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik kualitatif melalui tahapan transkripsi, pengelompokan tema, dan interpretasi makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) bentuk budaya (gaya hidup sehat alami, keseimbangan lahir batin, kepercayaan pada nilai “tuai tabur” dan praktik ritual sendang telah meresap dalam praktik operasional harian dan menjadi elemen pembeda yang memberi daya tarik, 2) Pengelola memanfaatkan nilai-nilai turun-temurun masyarakat sebagai pedoman dalam menetapkan harga yang adil, menjaga kenyamanan, serta menjamin keberlanjutan destinasi, dan 3) Budaya ini tidak hanya menciptakan keterikatan emosional dan loyalitas wisatawan, tetapi juga membentuk sistem pengelolaan yang alami, efisien, dan berkelanjutan. Jadi dapat disimpulkan, bahwa budaya local memiliki peran sentral dan strategis dalam pengelolaan atraksi wisata Sendang Kun Gerit.