Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemeriksaan Kehamilan K1 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES (Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan) Jurnal EDUKES Volume 1 Nomor 2, Edisi Oktober 2018
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu dan perinatal merupakan masalah nasional yang perlu mendapat prioritas utama, asus kematian pada ibu dapat dicegah melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin dan efektif (antenatal care). Jumlah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman pada tahun 2016 sebanyak 534 orang. Namun ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan K1 sebanyak 300 orang (56,18%). Jenis penelitian ini menggunakan Cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 123 ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman. Data dalam penelitian dianalisis secara bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariate menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap pemeriksaan kehamilan K1 yaitu pendidikan, pengetahuan, status pekerjaan, jarak tempat tinggal dan dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian bahwa ada pengaruh variabel pendidikan, pengetahuan, status pekerjaan, jarak dan keluarga terhadap pemeriksaan kehamilan K1 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman.
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Pemeriksaan Kehamilan K1 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman Kecamatan Darul Aman Kabupaten Aceh Timur Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Jurnal EDUKES Volume 1 Nomor 2, Edisi September 2018
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan ibu dan perinatal merupakan masalah nasional yang perlu mendapat prioritas utama, asus kematian pada ibu dapat dicegah melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin dan efektif (antenatal care). Jumlah ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman pada tahun 2016 sebanyak 534 orang. Namun ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan K1 sebanyak 300 orang (56,18%). Jenis penelitian ini menggunakan Cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 123 ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman. Data dalam penelitian dianalisis secara bivariat dengan menggunakan uji chi square dan multivariate menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap pemeriksaan kehamilan K1 yaitu pendidikan, pengetahuan, status pekerjaan, jarak tempat tinggal dan dukungan keluarga. Kesimpulan penelitian bahwa ada pengaruh variabel pendidikan, pengetahuan, status pekerjaan, jarak dan keluarga terhadap pemeriksaan kehamilan K1 di Wilayah Kerja Puskesmas Darul Aman.
Pengaruh Komunikasi Kader Dan Keaktifan Kader Terhadap Imunisasi Di Kp. Blang Kecamatan Langsa Baro Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 1, EDISI MARET 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i1.336

Abstract

Kesehatan Merupakan masalah yang penting dalam sebuah keluarga terutama yang berhubungan dengan bayi. Terdapat 27% Provinsi (9 Provinsi) menunjukkan peningkatan Kematian bayi yaitu Aceh, Jateng, Yogyakarta, Kalteng, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Komunikasi Persuasif Dan Keaktifan Kader Terhadap Imunisasi Kecamatan Langsa Kota. Penelitian ini merupakan Penelitian Bersifat Analitik dengan Penelitian Crossectional. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi persuasi terhadap imunisasi Pvalue (0,000 < 0,05). Terdapat hubungan yang signifikan antara keaktifan kader terhadap imunisasi Pvalue (0,000 < 0,05).
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Pemakaian Alat Kontrasepsi IUD Di Desa Meurandeh Kecamatan Langsa Lama Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 3: JURNAL EDUKES VOLUME 3 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2020
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v3i2.356

Abstract

Jumlah pasangan usia subur (PUS) di Desa Meurandeh Aceh sebanyak 95 orang sementara jumlah aseptor KB aktif di Desa Meurandeh Kecamatan Langsa Lama sebanyak 74 orang (69,1%). penggunaan kontrasepsi IUD memiliki cakupan paling rendah dibandingkan kontrasepsi lainnya yaitu hanya 3 orang, sedangkan yang menggunakan kontrasepsi pil sebanyak 38 orang, suntik 21 orang, kondom 8 orang, dan implant sebanyak 4 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pemakaian alat kontrasepsi IUD di Desa Meurandeh Kecamatan Langsa Lama dengan desain crossectional. Penelitian ini yaitu Penelitian Analitik yang bersifat Crossectional. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan pengetahuan , hubungan dukungan keluarga, hubungan sosial, ekonomi dengan pemakaian kontrasepsi IUD.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Infeksi Luka Post Operasi Seksio Sesarea Di RSUD Kota Langsa Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 4: JURNAL EDUKES VOLUME 4 NOMOR 1, EDISI MARET 2021
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v4i1.379

Abstract

World Health Organisasion (WHO) memperkirakan bahwa angka persalinan dengan seksio sesarea pada tahun 2012 sekitar 10% sampai 15% dari semua proses persalinan dinegara-negara berkembang dibandingkan dengan 20% di Britania Raya dan 23% di Amerika Serikat, Kanada memiliki angka 21%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor terjadinya Infeksi Luka Post Operasi Seksio Sesarea Di RSUD Kota Langsa. Penelitian ini merupakan Penelitian bersifat Cross sectional. Hasil penelitian diperoleh bahwa riwayat penyakit dengan usia, antara pola makan dan mobilisasi ada hubungan dengan terjadinya infeksi Luka Operasi Seksio Sesarea. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa ada hubungan usia dengan terjadinya infeksi luka operasi seksio sesarea di RSUD Kota Langsa.
Pengaruh Kebidanan Pada Bayi dengan Berat Badan Lahir Sangat Rendah Di Ruangan Perinatologi RS dr Zubir Mahmud Kab Aceh Timur Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 2: JURNAL EDUKES VOLUME 2 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2019
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v2i2.429

Abstract

Salah Satu indikator kesehatan Indonesia adalah derajat kesehatan yang diukur melalui angka kematian bayi. Angka kematian bayi juga (AKB) merupakan indikator penting untuk menilai tingkat kesejahteraan suatu Negara dan status kesehatan masyarakat. Angka kematian bayi sebagian besar adalah kematian neonatal yang berkaitan dengan status kesehatan ibu hamil. Salah satu penyebab kematian bayi adalah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Kebidanan pada bayi dengan Berat Badan Lahir Sangat Rendah (NKB-SMK) di RSUD Kota Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif yang menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari analisa masalah ditegakkan diagnosa kebidanan untuk kasus ini yaitu neonatus kurang bulan sesuai masa kehamilan dengan BBLSR/ NKB-SMK dengan BBLSR. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa selama perawatan 23 hari bayi dipulangkan dengan BB Stabil 1500 gram. Suhu stabil normal, penampilan secara keseluruhan baik.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN KB PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI DESA SUNGAI PAUH WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANGSA BARAT KOTA LANGSA Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 5: JURNAL EDUKES VOLUME 5 NOMOR 2, EDISI SEPTEMBER 2022
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v5i2.449

Abstract

KB merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan, dan keselamatan ibu, anak, serta perempuan.Program keluarga berencana (KB) dilakukan untuk mengatur jumlah kelahiran atau menjarangkan kelahiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB pada WUS. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sungai Pauh Wilayah Kerja Puskesmas Langsa Barat Kota Langsa. Sampel dalam penelitian ini sebesar 40 orang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan Cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yaang berhubungan dengan penggunaan KB yaitu pengetahaun, dukungan suami dan kepercayaan. Kesimpulan penelitian bahwa terdapat hubungan variabel pengetahuan, dukungan suami dan kepercayaan dengan penggunaan KB. Disarankan kepada petugas kesehatan serta tokoh masyarakat untuk dapat menggiatkan kembali program keluarga berencana dengan menggunakan alat kontrasepsi agar dapat mengatur jarak kelahiran, meningkatkan kesehatan pada ibu.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN OLIVE OIL TERHADAP PENGURANGAN STRETCH MARK PADA IBU NIFAS DI DESA MATANG SEULIMENG KOTA LANGSA Ayunin Syahida
Jurnal EDUKES : Jurnal Penelitian Edukasi Kesehatan Vol. 6: JURNAL EDUKES VOLUME 6 NOMOR 1 EDISI MARET 2023
Publisher : SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKes) BUSTANUL ULUM LANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52136/edukes.v6i1.459

Abstract

Strech Mark juga dikenal dengan sebutan striae gravidarum yaitu perubahan anatomi fisiologi pada kehamilan yang bisa terjadi di daerah perut, payudara, dan juga paha. Pada umumnya Striae Gravidarum muncul dibagian dinding perut atau diatas pinggul. Upaya yang bisa di lakukan untuk mengatasi masalah stretch mark mulai dengan metode kimiawi seperti krim atau salep, scrub, dan suplemen, hingga metode yang lebih aman dengan bahan yang alami seperti menggunakan minyak zaitun. Tujuan peneltian untuk mengetahui efektivitas pemberian olive oil terhadap pengurangan stretch Mark pada ibu post partum. Jenis penelitian ini menggunakan pre eksperimental dengan rancangan one grup pretest-postest. Populasi yaitu seluruh ibu post partum yang ada di desa matang seulimeng kota langsa dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 16 responden dengan menggunakan teknik Purposive sampling. Variabel penelitian ini yaitu pemberian olive oil dan pengurangan stretch mark. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan melakukan observasi kepada responden untuk mengkaji pengurangan stretch mark setelah diberikan olive oil dengan diberikan sebanyak 2 kali sehari selama 15 hari. Analisis data menggunakan analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian bahwa pengurangan stretch mark pretest (sebelum) diberikan intervensi dengan olive oil sebesar 2,00 dan posttest (setelah) diberikan intervensi dengan olive oil skor rata-rata pengurangan stretch mark menurun menjadi 1,19 hal ini terdapat pengaruh pemberian olive oil terhadap pengurangan stretch mark pada ibu post partum dengan P value (0,000). Simpulan penelitian bahwa terdapat efektivitas pemberian olive oil terhadap pengurangan stretch mark pada ibu nifas.
Skrining Status Gizi Remaja Putri dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Remaja Nanda Mirani; Ayunin Syahida
ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri Vol. 2 No. 4 (2024): ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri
Publisher : Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ardhi.v2i4.650

Abstract

Adolescents are a group aged 10-18 years who need various nutrients. Adolescents need more nutrients, because it is a transition period from childhood to adulthood. Assessment and monitoring of adolescent nutritional status needs to be done to prevent nutritional and health problems in adulthood. This community service was carried out on 11 female adolescents who were willing to undergo nutritional status screening. The activities to be carried out include measuring hemoglobin (Hb) levels, measuring upper arm circumference (LiLA), and providing education about adolescent nutrition. The results of the activity obtained an increase in participant knowledge about nutritional status after being given education, there were 2 participants who had anemia with Hb examination results <12g/dL and there were 3 participants who had LiLa <23.5 cm. Participants already understand and are able to perform Hb examinations using the Easy Touch GCHb tool and LiLA measurements.
The Effectiveness of Baby Massage on the Quality of Sleep of Babies Aged 0-6 Months Grace Carol Sipasulta; Lamria Situmeang; Ayunin syahida
Professional Evidence-based Research and Advances in Wellness and Treatment Vol. 3 No. 1 (2026): January, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/perawat.v3i1.420

Abstract

Poor sleep quality in infants can affect their physical and emotional growth and development. One intervention that is believed to improve the quality of baby sleep is baby massage. However, the effectiveness of infant massage in improving the quality of sleep of infants aged 0-6 months still needs to be studied more deeply, given the limitations of research in Indonesia related to this. Purpose: this study aims to test the effectiveness of infant massage on the quality of sleep of infants aged 0-6 months in the working area of Ambacang Health Center, Padang.  Method: the design of this study is a quasi-experimental pretest-posttest approach. The sample consisted of 15 infants who met the inclusion criteria, who were given an infant massage intervention for 7 consecutive days. Sleep quality measurements were performed before and after the intervention using the infant sleep quality questionnaire. The Data were analyzed by univariate and bivariate analysis, as well as paired T-tests to see significant differences. Result: the results of the univariate analysis showed an increase in sleep quality score from an average of 12.4 (before) to 19.3 (after). The paired T-test showed a significant difference between the quality of the baby's sleep before and after the baby massage (p = 0.002), which indicates the effectiveness of the baby massage in improving the quality of the baby's sleep. Implications: infant massage can be used as a non-pharmacological method to improve infant sleep and can be applied in health centers. Conclusion: baby massage effectively improves sleep quality of babies aged 0-6 months, supporting optimal baby development.