Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Efisiensi Keluaran Energi Listrik Sistem Pembangkit Tenaga Pico Hydro Dengan Menggunakan Turbin Jenis Archimedes Screw Maulana Abdul Jabar; Gian Villany Golwa; Candra Bagus Prasetyo; Tony Indra Kusuma
JURNAL MECHANICAL Vol 11, No 2 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v11.i2.202006

Abstract

Energi listrik merupakan salah satu kebutuhan premier saat ini. Penggunaan energi fosil yang terus menerus semakin berkurang ketersediaannya dia alam, oleh karena itu perlu adanya energi alternatif. salah satunya pemanfaatan energi potensial pada penampungan air perumahan. Pico hydro merupakan salah satu yang cocok dalam pemanfaatan energi potensial tersebut dengan menggunakan turbin jenis Archimedes screw dimana teknologi ini bekerja pada aliran dan head yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan membuat prototipe pembangkit pico hydro dengan perbandingan sudut kemiringan turbin pada pengujian untuk mengukur nilai efisiensi turbin. Dari hasil pengujian didapat daya maksimum turbin pada sudut kemiringan 35° sebesar 0.14 watt dengan efisiensi 17.3 %, sudut 45° sebesar 0.13 watt dengan efisiensi 14.9 %, dan 55° sebesar 0.10 watt dengan efisiensi 10.6 %.
Rancang bangun prototye system pico hydro pada penampungan air perumahan dengan metode VDI 2221 Tony Indra Kusuma; Candra Bagus Prasetyo; Maulana Abdul Jabar; Gian Villany Golwa
JURNAL MECHANICAL Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/mech.v11.i1.202004

Abstract

Pemanfaatan energi baru dan terbarukan untuk pembangkit listrik di indonesia belum optimal. Oleh karena itu perlu adanya trobosan untuk menciptakan berbagai energi alternatif melalui pemanfaatan hydropower disekitar kita. Pico hydro adalah suatu pembangkit listrik berskala kecil yang menggunakan tenaga air sebagai penggeraknya, misalnya saluran irigasi, sungai atau air terjun alam dengan cara memanfaatkan tinggi terjunnya air (head) dan jumlah debit air maupun tekanan airnya. Pemilihan tubin screw didasari dari hasil pengambilan data dilapangan yang menghasilkan debit sebesar 0,0003 m3/s dan ketinggian head 0,25 m. Turbin screw adalah salah satu tipe turbin air yang berpotensi untuk pembangkit listrik skala kecil dimana turbin air tipe ulir ini sangat cocok untuk head turbin yang rendah. Pada perancangan ini metode yang digunakan adalah metode VDI 2221 atau metode sistematis dengan empat tahapan yaitu penjabaran tugas,perancangan konsep, perancangan wujud, perancangan terinci yang kemudian ditetapkan varian II sebagai alternatif rancangan yang terbaik dimana vairian II menghasilkan nilai total yang paling tinggi yakni 7,88. Dari hasil perhitungan berdasarkan jumlah debit dan head didapatkan daya turbin sebesar 0,73575 watt dan kapasitas daya generator sebesar  0,5886 watt.
INDUCED DRAFT FAN DOMINANT FREQUENCY DETECTION USING SHORT-TIME FOURIER TRANSFORM METHOD Dedik Romahadi; Wiwit Suprihatiningsih; Gian Villany Golwa; Mahesh Kumar
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v14i2.1305

Abstract

Weak suction and large vibrations indicate an Induced Draft Fan (IDF) problem. The Fast Fourier Transform (FFT) method cannot be applied to non-stationary vibration signals. Therefore, this study aims to analyze non-stationary vibration signals for IDF vibration signals at start-up so that the source of damage to the IDF can be found. The research process begins with a brief measurement of both bearing locations with horizontal and axial axes. Processing of the vibration signal from the measurement using the FFT method and the Short Time Fourier Transform (STFT). Based on the STFT spectrogram graph for measurements on the horizontal and axial axes, the dominant frequency values are the same. The frequency with the largest amplitude value is at one RPM IDF or 25 Hz. High vibration at 1 RPM is a big indication that the IDF is experiencing unbalance.
Studi potensi listrik dari hembusan angin luaran air conditioner Gian Villany Golwa; Fajar Anggara; Imam Hidayat
Jurnal Teknik Mesin Indonesia Vol. 18 No. 2 (2023): Jurnal Teknik Mesin Indonesia
Publisher : Badan Kerja Sama Teknik Mesin Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36289/jtmi.v18i2.464

Abstract

The utilization of air conditioners (AC) will consume a lot of electricity in the world. According to the predictions of the International Energy Agency (IEA) electricity consumption for AC will be the main trigger for soaring world electricity demand in 2050. Data from the Central Statistics Agency (BPS) in March 2017 showed 7.98 percent of households in Indonesia use AC. The wind speed coming out of the condenser in an AC with a capacity of 0.5-2 PK has an average speed of 4.83 m/s. This research will test the potential electricity that can be generated from air blowing from an AC with 2 types of generator prototypes. Both types of generators will be tested directly on the AC exhaust unit. The test results show that with an average wind speed of 4.83 m/s, the vertical blade generator with 12 blades installed can produce up to 7 volts, and on the horizontal blade generator with 6 coils, each coil has 300 turns, the voltage is up to 14.82 Volts. The conclusion from this research is that the horizontal blade generator is sufficient to supply electricity to the battery before consumption.
Pemanfaatan Limbah Kantin Sekolah Menjadi Pupuk Organik Sebagai Teknik Pengolahan Sampah di Sekolah Nur Indah; Darwin Sebayang; Rita Sundari; Subekti Subekti; R. Ariosuko; Fajar Anggara; Gian Villany Golwa
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 8 NOMOR 2 JULI 2024 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jppm.v8i2.21272

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk keterampilan dan kemampuan dalam pembuatan pupuk organik cair pada siswa SMKN 35, dalam rangka mengurangi pencemaran lingkungan akibat limbah kantin disekolah. Pelatihan ini terdiri dari dua bagian, yaitu indoor dan outdoor. Dalam indoor diberikan materi mengenai proses dan prosedur pembuatan sampah menjadi pupuk cair. Sedangkan outdoor melakukan praktek cara pembuatan tabung composer dan cara pembuatan pupuk organik cair dari limbah yang berasal dari kantin dan buah-buahan yang busuk. Sehingga siswa-siswi SMKN 35 dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan cara membuat pupuk cair organik dari limbah kantin dan buah-buahan busuk. Hasil kegiatan juga berupa antusiasme dan semangat siswa-siswi yang mengikuti pelatihan sebanyak 30 orang menunjukkan ketertarikan dalam praktek pembuatan pupuk cair organik dari limbah.
Analysis of Characteristics of S45C Steel Changes due to the Quenching and Tempering Process Golwa, Gian Villany; Romahadi, Dedik; Arwati, I Gusti Ayu
World Chemical Engineering Journal VOLUME 6 NO. 2 DECEMBER 2022
Publisher : Chemical Engineering Department, Engineering Faculty, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/wcej.v6i2.17611

Abstract

S45C steel has a carbon content of 0.50% and its classified as medium carbon steel. The main element content of S45C is carbon (C) is 0.50%, sulphur (S) is 0.035%, and manganese (Mn) is 0.80%. Tempering is a heat treatment process in which the hardening or normalizing process was previously carried out on steel. The research method was carried out where the steel was heated below the critical temperature and cooled. Quenching is a process of rapidly cooling the material from austenitizing from a temperature range of 815 °C to 870 °C for steel. S45C steel was quenched at 950 °C for 120 minutes, then tempered at 700 °C, and 500 °C for 120 minutes. The raw material sample (without heat treatment) is the initial reference standard among the samples undergoing the heat treatment process. They are then analyzed, and the influence and changes in the characteristics after that. In addition, changes in mechanical properties due to the heat treatment process experienced by S45C steel use tensile tests, Charpy impact tests, hardness tests and microstructures. The research results on the quenching process sample were tempered at a temperature of 500 °C and held for 120 minutes, increasing tensile strength by 17.1% and yield strength of 56.82%.
PENGELOLAAN BANK SAMPAH DAN TEKNOLOGI KOMPOSTER PADA LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK AL-UMMI CIANJUR, JAWA BARAT Soelton, Mochamad; Putra Saratian, Eko Tama; Golwa, Gian Villany; Thoullon, Muhammad Shirhan; Migdad, Abian
Jurnal Pengabdian Teratai Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Teratai
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/teratai.v5i2.1601

Abstract

Yayasan Surya Al-Ummi merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kota Cianjur Jawa Barat, dengan jumlah anak asuhan berjumlah 103 orang, permasalahan sampah menjadi kondisi yang membutuhkan penanganan tepat. Sampah dapur organik maupun anorganik yang diperkirakan mencapai 1 ton kubik sampah per harinya. Sampah-sampah tersebut dapat bernilai ekonomis apabila dikelola dengan manajemen bank sampah dan didaur ulang menjadi barang seni kerajinan bernilai ekonomis, barang rongsok yang bermanfaat maupun diolah menjadi pupuk organik yang dapat menambah pendapatan. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan, penyuluhan pengelolaan bank sampah, pemisahan sampah organik dan anorganik, penerapan pengolahan limbah sampah organik dengan menggunakan alat komposter untuk memproduksi pupuk organik. Dengan memberikan seperangkat mesin komposter yang dapat digunakan ketika penyuluhan dan pelatihan berlangsung serta dapat dimiliki sebagai hibah aset untuk dimanfaatkan sebagai menambah nilai ekonomis pengelolaan panti tersebut. Berdasarkan evaluasi kegiatan dengan diikuti sebanyak 70 peserta menyatakan puas terkait adanya kegiatan pengelolaan sampah organik menjadi pupuk cair. Tingkat pemahaman peserta terhadap topik mencapai 75%, yang menunjukkan bahwa sebagian besar peserta dapat memahami prinsip-prinsip dan praktik produksi pupuk. Kegiatan mampu memberikan edukasi efektif kepada jajaran pengurus dan anak-anak panti. Hasil produksi sampah organik saat ini sedang proses produksi dan diperkirakan akan menghasilkan 100 liter per minggu.
ANALISIS PENGARUH SUMBU RODA TERHADAP RADIUS BELOK PADA MOTOR LISTRIK E-NIAGA GENI BIRU 3 RODA Aditya, Roiy; Golwa, Gian Villany
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v12i3.16098

Abstract

Motor listrik E-niaga geni biru merupakan kendaraan roda 3 yang menggunakan energi listrik, di setiap roda memiliki jarak sumbu yang dapat mempengaruhi terhadap kestabilan kendaraan pada saat posisi belok yang dapat menyebabkan slip pada roda sehingga mengalami perilaku understeer atau oversteer. Radius belok adalah jarak belok minimum yang dapat diperlukan oleh kendaraan. Untuk mengetahui radius belok pada motor listrik E-niaga geni biru peneliti melakukan analisis dengan menggunakan metode perbandingan pengukuran secara teoritis dan pemodelan pada software AutoCAD. Gaya vertikal, gaya sentrifugal dan gaya lateral merupakan gaya – gaya yang terjadi pada ban untuk mengetahui sudut slip. Hasil perhitungan teoritis dan pemodelan Software AutoCAD memiliki hasil yang sama didapatkan radius belok 2,93 m dengan radius maksimal 3,71 m dan radius minimal 2,11 m. Pada kecepatan 30 km/jam, 35 km/jam dan 40 km/jam sudut slip roda belakang lebih besar dari pada roda depan. Hal ini disebabkan karena roda belakang bernilai negatif atau berlawanan dengan gaya vertikal pada roda depan, sehingga terjadi pengurangan gaya vertikal pada roda belakang. index understeer (Kus) menunjukkan pada kecepatan 30 km/jam, 35 km/jam dan 40 km/jam mengalami perilaku belok oversteer karena mempunyai nilai negatif yaitu -3,36, -4,9 dan -5,37. Nilai negatif disebabkan karena sudut slip roda belakang lebih besar daripada roda depan.
Rancang Bangun Prototipe Turbin Archimedes Untuk Tangki Air Perumahan Dengan Formulasi Chris Rorres Prasetyo, Candra Bagus; Golwa, Gian Villany; Kusuma, Tony Indra; Jabar, Maulana Abdul
Jurnal Teknologi dan Inovasi Industri (JTII) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jtii.v3i1.41

Abstract

Rancang bangun prototype Turbin Archimedes dilakukan untuk dapat memaksimalkan energi potensial dari tangki penampungan air untuk dijadikan sebagai pembangkit listrik skala piko hidro. Jumlah sudu dan kisar ulir pada turbin ulir dijadikan sebagai Parameter internal, sedangkan radius luar turbin, panjang turbin dan kemiringan poros turbin dijadikan sebagai Parameter eksternalnya. Kedua parameter tersebut merupakan bentuk geometri dari turbin ulir. Debit dan head biasanya digunakan untuk menentukan Parameter eksternal. Diharapkan penelitian dari Rancang Bangun Turbin Archimedes skala laboraturium ini dapat dijadikan sebagai study eksperimental untuk pembuatan pembangkit listrik piko hidro. Bentuk geometri dari turbin ulir tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan formulasi dari Chris Rorres. Hasil rancang bangun prototipe turbin Archimedes memiliki spesifikasi: kontruksi rotor memiliki 1 buah sudu ulir, kisar ulir 29,28 mm, radius sudu luar (Ro) 101,6 mm dan radius sudu dalam (Ri) 54 mm. kisar ulir sebesar 29,28mm, jumlah kisar sebanyak 12,06 dan kemiringan turbin efektif yaitu sebesar 35˚ .
DESIGN ANALYSIS OF AXIAL FLUX PERMANENT MAGNET GENERATOR FOR EXHAUST AC VERSION-3 TYPE B OUTPUT WIND POWER PLANT PROTOTYPE Alam, Muhammad Ramadhan Noor; Golwa, Gian Villany
Jurnal Teknik Mesin (Journal Of Mechanical Engineering) Vol 14, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jtm.v14i2.15993

Abstract

Outside AC exhaust wind power plant is one of the micro-scale renewable energies developed in the last five years. One of the main components of a power plant is a generator. The generator is a device that converts mechanical energy into electrical energy. An axial flux permanent magnet generator is believed to be the most appropriate generator for a power plant with a low-speed wind power source, such as outside AC exhaust. A design analysis needs to be done to produce an axial flux permanent magnet generator capable of producing 12vdc electric voltage, which will be used to charge the battery. This research uses the theoretical calculation analysis method on three rotor designs with different sizes and obtained rotor design 1 with the most considerable maximum flux value of 0.000998352 Wb. The calculation of the generator output planning signifies that to obtain an output voltage of 12 Vdc at a frequency of 20 Hz, 166 turns of wire are needed. The output of 12.8 Vdc was successfully generated after the generators were connected in series parallel at a frequency of 27.5 Hz. The wind speed entering the power plant inlet was 5.8 m/s, with generator one at a speed of 682 rpm, generator two at 749 rpm, and generator three at 888 rpm, which will then be used to charge the 12 Vdc battery. After a load test using a 12 Vdc 6Watt lamp on the designed axial flux permanent magnet generator, it can be seen that the voltage drop begins to occur at a frequency of 22.5 Hz when the current flow begins to rise. During the no-load test, at a frequency of 22.5 Hz, the measured DC voltage was 9.2 Vdc. Meanwhile, when testing with a 12 Vdc 6Watt lamp load at a frequency of 22.5 Hz, the measured voltage is 5 Vdc. There is a voltage drop of 4.2 Vdc. Furthermore, there is a voltage drop of 2.8 Vdc, 3.8 Vdc, 4.6 Vdc, and 5.2 Vdc at 25 Hz, 27.5 Hz, 30 Hz, and 32.5 Hz. This prototype of an outside AC exhaust wind power plant is expected to be useful for daily needs in the community.