Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK DIJADIKAN BANTAL YANG BERKUALITAS DAN BERNILAI EKONOMIS DI DESA TOLADA KECEMATAN MALANGKE KABUPATEN LUWU UTARA Qur'ani, Besse; Tenrigau, Andi Mattingaragau; Marsal, Marsal
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.004 KB) | DOI: 10.35914/tomaega.v1i1.68

Abstract

Penumpukan sampah merupakan masalah lingkungan hidup yang harus ditangani serius karena dapat mengakibatkan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Salah satu cara digunakan untuk menanggulangi jumlah sampah plastik adalah dengan memanfaatkannya untuk dijadikan barang-barang hiasan dan juga dimanfaatkan sebagai alternatif pengisi bantal. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pelatihan mengolah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi bantal yang berkualitas dan bernilai ekonomis. Kegiatan ini berkerjasama dengan pemerintah Desa Tolada Kecamatan Malangke dan melibatkan ibu-ibu rumah tangga dalam kegiatan tersebut. Kegiatannya dibagi dalam 3 (tiga) tahapan yaitu (a) penjelasan materi umum tentang pemanfatan sampah; (b) tahapan persiapan dan pengumpulan; (c) tahapan pembuatan bantal dari sampah plastik. Pemanfatan sampah plastik menjadi bantal yang berkualitas sangat diperlukan bagi masyarakat. Salah satu tujuannya adalah mengurangi penumpukan sampah plastik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Pemanfaatan sampah plastik dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk pengolahan sampah plastik ini ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga. Hasil bantal yang dibuatnya bisa bisa digunakan keperluan dalam rumah tangga atau bisa dijual untuk kebutuhan konsumen. Setelah dilakukan perhitungan biaya (cost) yang dikeluarkan, maka bisa diestimasi harga jual yang bisa dipasarkan pada masyarakat antara Rp.20.000 sampai Rp.30.000 tergantung bentuk dan motif (style) yang ada pada bantal tersebut.
MAKNA LABA BERBASIS NOL DALAM RESTORASI KAUM DUAFA Tenrigau, Andi Mattingaragau; Aida, Nur; Darmawan, Wawan; Dahlan, Herawati
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 14, No 3 (2023): Jurnal Akuntansi Multiparadigma (Desember 2023 - April 2024)
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jamal.2023.14.3.42

Abstract

Abstrak – Makna Laba Berbasis Nol dalam Restorasi Kaum Duafa  Tujuan Utama – Penelitian ini bertujuan mengungkap makna laba berbasis nol melalui restorasi kaum duafa.Metode – Penelitian ini menggunakan metode studi kasus. Informan penelitian ini adalah pemberi dan penerima manfaat lembaga sedekah.Temuan Utama - Laba berbasis nol dimaknai dalam dua prinsip, yaitu operasional dan spiritual. Secara operasional, laba dimaknai sebagai laba sosial dan layanan terbaik terhadap kaum duafa. Adapun secara spiritual, laba dimaknai sebagai ibadah kepada Allah SWT untuk beramal.Implikasi Teori dan Kebijakan – Temuan relevan dengan model zero-based budgeting dan  shariah enterprise theory. Relevansi ini terjadi karena layanan duafa dimulai dari modal dan laba berbasis nol serta sumber amanah sebagai tanggung jawab sosial dari dari Allah.Kebaruan Penelitian – Penelitian ini menekankan implementasi model laba berbasis nol pada organisasi sosial nirlaba. Abstract - Zero-based Profit Meaning in the Restoration of the Poor  Main Purpose - This research aims to uncover the meaning of zero-based profit by restoring people experiencing poverty.Method - This research uses a case study method. The informants of this research are givers and beneficiaries of alms organization.Main Findings - Zero-based profit is interpreted in two principles: operationally and spiritually. Operationally, profit is interpreted as social profit and the best service to people experiencing poverty. Spiritually, profit is interpreted as an act of worship to Allah SWT for charity.Theory and Practical Implications - The findings are relevant to the zero-based budgeting model and shariah enterprise theory. This relevance occurs because “duafa” services start from zero-based capital and profit and are a source of trust as a social responsibility from Allah. Novelty - This research emphasizes implementing the zero-based profit model in non-profit social organization.
“Turun” as Participatory Budgeting Practices based on Siri' Na Pesse at the Death Ceremony in Baebunta, North Luwu Regency, Indonesia Tenrigau, Andi Mattingaragau; Dahlan, Herawati; Aida, Nur
Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi Vol 8 No 1 (2021): June
Publisher : Management Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/minds.v8i1.20288

Abstract

This study aims to determine participatory budgets of siri’ na pesse in “turun” tradition of death events in Baebunta, Luwu Utara Regency. The study uses an interpretive paradigm with a methodological and ethnographic study of siri’ na pesse. The results show that "turun" is as a participation form of to maega (society) in mobilizing a budget based on a sense of pesse (empathy) and siri’ (shame). The budget mobilization process consists of three parts, namely planning, determining sources, and budget allocation. The first part begins with an internal meeting of the bereaved and relative families; secondly, determining the almost-equally-divided source of the budget; thirdly, the budget allocation to finance the funeral procession and the night of takziah (condolence). The ativities properly shows the upright siri’ (self-esteem) for the bereaved family.