Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Dengan Metode Six-Sigma Pada Industri Air Minum PT Asera Tirta Posidonia, Kota Palopo Didiharyono, D.; Marsal, M.; Bakhtiar, B.
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.987 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7273702018

Abstract

Six sigma merupakan salah satu metode yang sedang berkembang di dunia saat ini. Penerapan six sigma diharapkan dapat mengurangi kegagalan (kerusakan) dalam pencapaian sasaran mutu yang diinginkan dalam peningkatan jumlah produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pengendalian kulitas produksi dengan metode Six Sigma dalam peningkatkan mutu produksi pada industri air minum PT Asera Tirta Posidonia. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian terapan (applied research) dengan data kuantitatif. Prosedur penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Six Sigma dengan tahapan Define, Measure, Action, Improve dan Control.  Hasil penelitian yang dilakukan yaitu pertama, tahap define merupakan mendefinisikan masalah standar kualitas dalam proses produksi perusahaan, mendefinisikan rencana tindakan yang harus dilakukan serta menetapkan sasaran dan tujuan peningkatan kualitas Six Sigma. Kedua, tahap measure. Pada tahapan ini pengukuran karakteristik kualitas produk yang dihasilkan pada proses produksi dilakukan oleh perusahan sehingga peneliti hanya melakukan pengumpulan data atau dokumentasi yang telah dibuat oleh pihak bagian produksi. Ketiga, tahap analyze dihitung mulai dari nilai Central Limit, Upper Control Limit (UCL), Lower Control Limit (LCL) serta perhitungan DPMO dan nilai Sigma. Berdasarkan perhitungan nilai Sigma, rata-rata tingkat sigma 1,929 atau berada pada kondisi 2 sigma dengan kemungkinan kerusakan sebesar 335.287 untuk sejuta kali proses produksi atau sebesar 33,5% Defect Per Million Opportunities (DPMO). Reject Pabrik dengan persentase dari total kerusakan adalah 57,1% dan Reject Supplier sebanyak 42,9%. Keempat, tahap improve yaitu dengan melakukan pelatihan bagi karyawan dan melakukan pengawasan pada karyawan bagian produksi, perawatan dan perbaikan mesin secara berkala dan pemilhan kualitas bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi serta pengelompokan produk cacat berdasarkan jenis kecacatan, melakukan pengamatan setiap minggu, pendataan cacat produksi dilakukan secara detail, pengontrolan produk cacat dilakukan dengan baik, skill dan kesadaran operator harus ditingkatkan, supervisor bertanggungjawab terhadap produk cacat masing-masing area. Kelima, tahap control yaitu dengan melakukan pencatatan dan penimbangan produk cacat dari masing-masing jenis kerusakan, melaporkan hasil penimbangan kepada supervisor dan pengawasan terhadap produksi oleh ketua bagian produksi secara terus menerus. Berdasarkan kegiatan pengendalian kualitas tersebut, bisa dikatakan bahwa perusahaan cukup memberikan manfaat dalam upaya mengurangi kegagalan produk akan tetapi masih belum maksimal. Sehingga perlu disarankan yaitu sebaiknya perusahaan meningkatkan kapabilitas Sigma dan meningkatkan proses dengan cara melakukan perbaikan terhadap mesin, bahan baku, metode dan lingkungan serta pembinaan dan pengawasan kerja karyawan.
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Kantor Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu Raba Nathaniel; Marsal Marsal
JEMMA (Journal of Economic, Management and Accounting) Vol 3, No 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jemma.v3i1.330

Abstract

Berdasarkan hasil pengujian data penelitian diketahui bahwa ada pengaruh signifikan stres kerja terhadap kinerja pegawai kantor Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu. Dilihat dari hasil nilai Thitung sebesar 7,187 > nilai Ttabel yaitu 2,011 dan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, dikuatkan oleh nilai R Square (R2) sebesar 0,534 berarti bahwa variabel stres kerja berpengaruh sebesar 53,4% terhadap kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Walenrang Utara Kabupaten Luwu.
Pengaruh Budaya Organisasi Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT.Hadji Kalla Toyota Kota Makassar Sari, Emira; Riyanti, Rosita; Haslinda, Haslinda; Teriade, Teriade; Marsal, Marsal
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 25 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10426539

Abstract

This study aimed to test whether Organization Culture and Work Environment to Employee Performance.Indepent variabel in this study is the Organization Culture and Work Environment.The dependent variabel is Employee Performance. This reseach was conduce on employees of The PT.Hadji kalla Toyota consisting of 35 respondents.This type research is quantitative research. Method data collection using the questionnaire. Data analysis using multiple linear regress ion. The resultd showed that Organizational Cultere and Work Enviroment is positive and significant effect towards employees performance.
Pengaruh Beban Kerja dan Konflik Kerja terhadap Stres Kerja Pegawai Desa pada Kantor Desa Tanjong Kabupaten Luwu Marsal; Suparman Manuhung; Natasya
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 1 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v1i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui Pengaruh Beban Kerja dan Konflik Kerja terhadap Stres Kerja Pegawai Desa pada Kantor Desa Tanjong Kabupaten Luwu. Jenis penelitian adalah kuantitatif. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta kuesioner. Jumlah sampel 23 responden. Analisis data : analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, Uji F, Uji T, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian bahwa beban kerja dan konflik kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap stres kerja Pegawai Desa dengan nilai sig 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, secara parsial beban kerja berpengaruh signifikan terhadap stres kerja Pegawai Desa pada Kantor Desa Tanjong Kabupaten Luwu dengan nilai sig 0,000 yang lebih kecil dari 0,05, sedangkan konflik kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap stres kerja Pegawai Desa pada Kantor Desa Tanjong Kabupaten Luwu dengan nilai sig 0,944 yang lebih besar dari 0,05.
Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Employee Engagement Pada PT. PLN (Persero) UP3 Kota Palopo Marsal, Marsal
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 1 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap employee engagement pada PT. PLN (Persero) UP3 Kota Palopo. Penelitian ini dilaksanakan pada kantor PT. PLN (Persero) UP3 Kota Palopo yang beralamatkan di Jl. Andi Kambo No. 70, Salekoe, Wara Timur, Kota Palopo, Sulawesi Selatan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 40 orang. Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan observasi ke PT. PLN (Persero) UP3 Kota Palopo, kemudian melakukan sesi wawancara kepada salah satu manager bidang kepegawaian SDM dan setelah itu melakukan sebaran kuesioner kepada PT. PLN (Persero) UP3 Kota Palopo. Data sekunder pada penelitian ini berupa profil perusahaan dan struktur organisasi perusahaan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variabel budaya organisasi. Dari hasil uji SPSS menunjukkan bahwa budaya organisasi terhadap employee engagement diperoleh thitung (5,196) > ttabel (1,686) dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,05. Hal tersebut berarti budaya organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap employee engagement pada PT. PLN (Persero) UP3 kota Palopo sehingga hipotesis yang ada pada penelitian ini diterima.
Pengaruh Konflik Interpersonal dan Kelebihan Beban Kerja terhadap Stres Kerja Pegawai pada Dinas Kesehatan Kota Palopo Marsal, Marsal; Abdu, Ardiansyah
Jurnal Manajemen dan Ekonomi Terapan Vol. 2 No. 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jmet.v2i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh konflik interpersonal dan kelebihan beban kerja terhadap stres kerja pegawai pada Dinas Kesehatan Kota Palopo. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan jenis data yaitu data primer dan data sekunder dengan jumlah sampel 43 responden. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara serta kuesioner. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear berganda, melalui uji F, uji T, dan analisis koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik interpersonal dan kelebihan beban kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap stres kerja Pegawai Pada Dinas Kesehatan Kota Palopo dengan nilai sig 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Sedangkan, secara parsial dengan perolehan nilai signifikansi statistik yang tidak lebih kecil dari 0,05 sehigga dappat dijelaskan bahwa tidak ada pengaruh antara kelebihan beban kerja dengan stres kerja. Dengan demikian hipotesis untuk variabel kelebihan beban kerja ditolak dalam penelitian pada Dinas Kesehatan Kota Palopo.
Kajian Tentang Motivasi, Lingkungan Kerja Dan Disiplin Kerja dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan Putu Novi Andini; Ketut Listiani; Elas Fitriyani; Bakhtiar; Marsal
BJRM (Bongaya Journal For Research in Management) Vol. 7 No. 2 (2024): BJRM (Bongaya Journal of Research in Management)
Publisher : LPPM STIEM BONGAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: In the era of competitive globalization, employee performance is one of the key factors for a company's success. Optimal performance can increase productivity, efficiency, and profitability of the Company. The study examines the effect of motivation, work environment and work discipline on employee performance. The purpose of this study was to determine how much influence the work environment, motivation and work discipline have on the performance of employees of PT Tunas Dwipa Matra Palopo City Branch. This research uses a quantitative method which involves 30 respondents who are employees of PT Tunas Dwipa Matra Palopo City Branch. From this study it was found that simultaneously the variables of motivation, work environment and work discipline have a significant effect on employee performance at PT Tunas Dwipa Matra, Palopo Branch. Partially, the motivation variable has a significant effect on employee performance at PT Tunas Dwipa Matra Palopo Branch. Partially, the work environment variable has no significant effect on employee performance at PT Tunas Dwipa Matra Palopo Branch. Partially, work discipline variable has a significant and positive effect on employee performance at PT Tunas Dwipa Matra Palopo Branch. The implication of this research is that employees must improve cooperation between employees, work effectiveness and help each other, besides that the company improves or improves the work atmosphere by creating an open and inclusive work environment. And finally, employees must be able to complete the assigned tasks on time and not delay their work
PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK DIJADIKAN BANTAL YANG BERKUALITAS DAN BERNILAI EKONOMIS DI DESA TOLADA KECEMATAN MALANGKE KABUPATEN LUWU UTARA Qur'ani, Besse; Tenrigau, Andi Mattingaragau; Marsal, Marsal
To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2018): Agustus 2018
Publisher : Universitas Andi Djemma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.004 KB) | DOI: 10.35914/tomaega.v1i1.68

Abstract

Penumpukan sampah merupakan masalah lingkungan hidup yang harus ditangani serius karena dapat mengakibatkan kerusakan dan pencemaran lingkungan. Salah satu cara digunakan untuk menanggulangi jumlah sampah plastik adalah dengan memanfaatkannya untuk dijadikan barang-barang hiasan dan juga dimanfaatkan sebagai alternatif pengisi bantal. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan pelatihan mengolah dan memanfaatkan sampah plastik menjadi bantal yang berkualitas dan bernilai ekonomis. Kegiatan ini berkerjasama dengan pemerintah Desa Tolada Kecamatan Malangke dan melibatkan ibu-ibu rumah tangga dalam kegiatan tersebut. Kegiatannya dibagi dalam 3 (tiga) tahapan yaitu (a) penjelasan materi umum tentang pemanfatan sampah; (b) tahapan persiapan dan pengumpulan; (c) tahapan pembuatan bantal dari sampah plastik. Pemanfatan sampah plastik menjadi bantal yang berkualitas sangat diperlukan bagi masyarakat. Salah satu tujuannya adalah mengurangi penumpukan sampah plastik dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Pemanfaatan sampah plastik dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk pengolahan sampah plastik ini ini melibatkan ibu-ibu rumah tangga. Hasil bantal yang dibuatnya bisa bisa digunakan keperluan dalam rumah tangga atau bisa dijual untuk kebutuhan konsumen. Setelah dilakukan perhitungan biaya (cost) yang dikeluarkan, maka bisa diestimasi harga jual yang bisa dipasarkan pada masyarakat antara Rp.20.000 sampai Rp.30.000 tergantung bentuk dan motif (style) yang ada pada bantal tersebut.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Palopo Yustika Adelia; Mercy Paurin; Sadita Dandupa; Amri Amri; Marsal Marsal
GEMILANG: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Vol. 5 No. 4 (2025): Oktober :Jurnal Manajemen dan Akuntansi
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56910/gemilang.v5i4.3002

Abstract

This study aims to analyze the influence of organizational culture and work discipline on employee performance at the Regional Research and Development Agency (Balitbangda) of Palopo City. Employee performance is one of the key factors in an organization's success in achieving its goals, so it is important to understand the variables that influence it. Organizational culture is understood as the values, norms, and work habits that develop within the agency environment, while work discipline reflects employee compliance with established regulations, procedures, and work standards. This study uses a quantitative approach with an associative research design. The study population was all employees of Balitbangda Palopo City, with a sample of 33 respondents taken using a saturated sampling technique. Data collection was carried out by distributing questionnaires that had been tested for validity and reliability, and supported by secondary data from internal agency documents. Data analysis used multiple linear regression to test the partial and simultaneous effects of the two independent variables on employee performance. The results showed that organizational culture did not have a significant effect on employee performance. This indicates that although a work culture has been formed, its influence is not yet strong enough to encourage performance improvement. Conversely, work discipline has a significant and positive influence on employee performance, meaning that the higher the employee discipline, the more optimal the work results achieved. Simultaneously, organizational culture and work discipline continue to have a joint influence on employee performance, although only work discipline has been shown to make a significant contribution. These findings emphasize the importance of strengthening work discipline through supervision, imposing firm sanctions, and rewarding disciplined employees, while still building a more adaptive organizational culture and encouraging productivity.
The Influence of Educational Background and Work Experience on Employee Performance at Suzuki Mobil Megahputra Sejahtera Palopo Branch Tasik, Friskah Rante; Tonapa, Hilda Damayanti; Aprianti, Dini; Amri, Amri; Marsal, Marsal
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 10, No 3 (2025): Social, Cultural and Historical Studies
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v10i3.35551

Abstract

This study aims to determine and analyze the influence of educational background and work experience on employee performance at PT. Megahputra Sejahtera, Palopo branch. The type of research conducted is quantitative. The types of data used are derived from primary and secondary data. Data collection was carried out through observation, interviews, and questionnaires. The number of samples used was 30 employees. Data analysis used was descriptive analysis, validity testing, reliability testing, and multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that simultaneously educational background and work experience have a significant effect on employee performance. Partially, educational background has a significant effect on employee performance at PT Megahputra Sejahtera, Palopo branch, while work experience also has a significant effect on employee performance.