Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KUALITAS KEPEMIMPINAN BEN MBOI DAN PEMBELAJARAN SEJARAH HERIBERTUS KAMANG; AKHMAD ARIF MUSADAD; SUTIYAH
JURNAL EKONOMI, SOSIAL & HUMANIORA Vol 1 No 03 (2019): INTELEKTIVA : Jurnal Ekonomi, Sosial dan Humaniora E-ISSN 2686-5661
Publisher : KULTURA DIGITAL MEDIA ( Research and Academic Publication Consulting )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai kepemimpinan di negara ini sudah mulai luntur. Pemerintah telah berupaya mengatasi masalah tersebut dengan mengeluarkan kebijakan pendidikan karakter, yang salah satu isinya adalah menanamkan nilai kepemimpinan. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah mengintegrasi nilai kepemimpinan Ben Mboi dalam pembelajaran sejarah di SMA St Arnoldus Mukun. Kepemimpinan yang ideal adalah kepemimpinan yang mengikuti tuntutan revolusi industri 4.0. pemimpin yang mengikuti perkembangan teknologi pemimpin harus memiliki keterampilan dalam mempengaruhi, mendorong, membimbing, mengarahkan, dan menggerakkan orang lain yang ada hubungannya dengan pelaksanaan dan pengembangan pendidikan dan pengajaran di era revolusi industrI 4.0. Dalam konteks kekinian, maka konsep kepemimpinan Ben Mboi relevan untuk di internalisasi pada siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Objek penelitian ini adalah guru sejarah dan siswa SMA ST Arnoldus Mukun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data adalah teknik triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran sejarah yang mengintegrasikan nilai kepemimpinan Ben Mboi telah dilaksanakan dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan karakter yang dibentuk. Integrasi nilai kepemimpinan Ben mboi dalam pembelajaran sejarah dilkukan oleh guru sejarah dimulai ndari tahap perencanaan yaitu dibuat perangkat pembelajaran serta pelaksanaan dalam kelas.
HUBUNGAN TEKNIK MENYUSUI DENGAN PUTING LECET PADA IBU MENYUSUI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAY SULAN KABUPATEN LAMPUNG SELATAN TAHUN 2019 Rini Wahyuni; Sutiyah; Linda Puspita; Mareza Yolanda Umar
Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH) Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Maternitas Aisyah (JAMAN AISYAH)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.575 KB)

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada ibu menyusui merupakan teknik menyusui yang tidak benar sehingga mengakibatkan lecet puting susu, dimana bayi tidak mengisap puting sampai ke areola payudara. Puting susu lecet sering terjadi pada ibu menyusui dan sering diakibatkan oleh teknik menyusui yang salah. Puskesmas Way Sulan cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2015 mencapai 44,86%, tahun 2016 mencapai 42,79%, dan tahun 2017 mencapai 45,13%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan teknik menyusui dengan puting lecet pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah semua ibu menyusui wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan sejumlah 340 orang. Sampel 78 orang. Analisis bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi responden teknik menyusuinya tidak tepat yaitu sebanyak 69 responden (70,4%), responden mengalami puting lecet yaitu 76 responden (77,6%). Ada hubungan teknik menyusui dengan puting lecet pada ibu menyusui di wilayah kerja puskesmas Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019 (p value 0,001). Perlunya penyuluhan tentang teknik menyusui yang benar guna mencegah puting lecet oleh tenaga kesehatan kepada ibu dan ayah.
Motivasi Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang Sutiyah
JoIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.566 KB) | DOI: 10.30762/joiem.v2i2.3391

Abstract

One of the important pillars in the world of education in Aceh Tamiang Regency is the presence of school supervisors. The number of supervisors for junior high schools in Aceh Tamiang District is relatively limited. The purpose of the study was to analyze the motivation of school supervisors in improving the quality of teachers in Aceh Tamiang District. This qualitative research uses interview, observation, and document techniques. The results of the study indicated that the motivation of school supervisors in improving the quality of education in Aceh Tamiang Regency is very much needed. Their motivation in improving the quality of education in Aceh Tamiang District is a way to achieve eight national education standards. The number of school supervisors for the junior high school level is still very limited when compared to the number of schools. Accordingly, this is the case in Aceh Tamiang District. The existence of school supervisors is important to motivate educators and education staff in the education unit to improve the quality of their work. The quality of education in schools is the responsibility of a supervisor. To solve this problem, a policy should be taken by the local government through the Education and Culture Office of Aceh Tamiang Regency to increase the number of school supervisors for the junior high school level.
Motivasi Pengawas Sekolah dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang Sutiyah
JoIEM (Journal of Islamic Education Management) Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/joiem.v2i2.3391

Abstract

One of the important pillars in the world of education in Aceh Tamiang Regency is the presence of school supervisors. The number of supervisors for junior high schools in Aceh Tamiang District is relatively limited. The purpose of the study was to analyze the motivation of school supervisors in improving the quality of teachers in Aceh Tamiang District. This qualitative research uses interview, observation, and document techniques. The results of the study indicated that the motivation of school supervisors in improving the quality of education in Aceh Tamiang Regency is very much needed. Their motivation in improving the quality of education in Aceh Tamiang District is a way to achieve eight national education standards. The number of school supervisors for the junior high school level is still very limited when compared to the number of schools. Accordingly, this is the case in Aceh Tamiang District. The existence of school supervisors is important to motivate educators and education staff in the education unit to improve the quality of their work. The quality of education in schools is the responsibility of a supervisor. To solve this problem, a policy should be taken by the local government through the Education and Culture Office of Aceh Tamiang Regency to increase the number of school supervisors for the junior high school level.
PERAN MASYARAKAT SONDAKAN DALAM MENGGALI DAN MENJAGA MEMORI KOLEKTIF K.H. SAMANHUDI MELALUI SEJARAH PUBLIK Hafizh Maulana Syah Putra; Sutiyah
Jurnal Pendidikan Sejarah Vol. 15 No. 1 (2026): JPS - Jurnal Pendidikan Sejarah, Volume 15, Nomor 1, Tahun 2026
Publisher : Program Magister Pendidikan Sejarah FISH UNJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JPS.151.06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan memori kolektif mengenai K.H. Samanhudi di Kelurahan Sondakan, praktik sejarah publik mengenai K.H. Samanhudi, dan peran masyarakat dalam menggali dan menjaga memori kolektif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Populasi penelitian adalah masyarakat di Kelurahan Sondakan, sedangkan sampel ditentukan secara purposive, meliputi tokoh masyarakat, pengelola Museum Samanhudi, dan warga yang terlibat dalam kegiatan sejarah publik. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, studi dokumen, dan studi pustaka. Instrumen penelitian adalah pedoman wawancara dan lembar observasi. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif yang mencakup empat tahapan: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Sondakan membangun memori kolektif terhadap K.H. Samanhudi melalui empat dimensi utama: sebagai tokoh lokal, politik, ekonomi, dan agama. Memori ini diwujudkan dalam bentuk jejak fisik, narasi sejarah, nilai perjuangan, dan praktik keagamaan. Sejarah publik tentang K.H. Samanhudi termanifestasi dalam Festival Napak Budaya Samanhudi dan pendirian Museum Samanhudi. Masyarakat berperan aktif dalam pelestarian warisan budaya melalui pengelolaan museum, pertunjukan seni, serta kegiatan komunitas, mencerminkan kesadaran kolektif yang kuat dalam menjaga identitas dan nilai sejarah secara berkelanjutan.