Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI INDIKATOR KELUARAN LEMBAGA RISET : KASUS KEBUN RAYA BOGOR Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.28 KB) | DOI: 10.29244/jpi.13.2.%p

Abstract

Abstrak Kinerja PKT-KBR diukur melalui kajian deskriptif karya tulis ilmiah yang dirangkum dalam publikasi Abstrak Karya Tulis Ilmiah Peneliti Kebun Raya Bogor 2009 – 2011  yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Jenis karya tulis ilmiah.; 2) lokasi diselenggarakannya seminar; 3) bahasa  penulisan abstrak; 4) kolaborasi penulis; 5) perbandingan penulis/artikel; 6) jenis kelamin penulis. Hasil penelitian menunjukkan, 1) makalah prosiding dalam negeri merupakan karya  terbanyak (71,42%), diikuti oleh artikel jurnal dalam negeri (22,17%), posisi ke tiga adalah artikel  jurnal luar negeri (5,91%), posisi terakhir adalah bagian dari  buku ( 0,49%); 2) Ada 13  lokasi penyelenggaraan seminar  dengan  Bali yang terbanyak ( 30,35%), diikuti oleh Cibodas ( 15,86%), kemudian Yogyakarta (11,72%) t 4,14%  tidak diketahui lokasinya; 3) abstrak  berbahasa Indonesia berjumlah 56 judul (27,59%) dan  berbahasa Inggris 147 judul (72,41%); 4) karya tulis terbanyak ditulis oleh 2 orang (39,60%),  diikuti oleh artikel individu (30,69%) di lokasi ke tiga adalah artikel yang ditulis oleh 3 orang (18,81%); 5) rata-rata perbandingan penulis/karya tulis adalah 2,15; 6) penulis perempuan  sebanyak 233 orang (54,06%) dan penulis laki-laki 198 orang (45,94%). Disimpulkan bahwa karya tulis terbanyak berupa makalah prosiding dalam negeri yang dipresentasikan di Bali, sedangkan abstrak lebih banyak dalam bahasa Inggris. Kata kunci : research institutions, performance indicators, journals, proceedings, articles
Profil Perpustakaan Umum Di Jawa Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2013): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.649 KB) | DOI: 10.29244/jpi.12.1.%p

Abstract

Keberadaan Undang-undang No: 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan memicu pertumbuhan perpustakaan yang sangat nyata di Indonesia. Analisis tentang Perpustakaan Umum di Jawa dapat membantu Perpustakaan Nasional di dalam melakukan tugas pembinaan kepada mereka. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) jumlah perpustakaan; 2) status perpustakaan; 3) luas perpustakaan; 4) koleksi perpustakaan; 5) situs web; 6) sumberdaya manusia perpustakaan; 7) anggaran perpustakaan dan 8) jam buka perpustakaan. Sumber data yang digunakan adalah Direktori Perpustakaan Umum berjudul Profil Perpustakaan Umum Provinsi & Kabupaten/Kota se-Indonesia Wilayah 2, terbitan Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Tahun 2011. Data yang diperoleh diolah dan disajikan dalam bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah :1) Perpustakaan Umum di Jawa  berjumlah 123 buah; 2) Berstatus badan sebanyak 10 buah,  kantor sebanyak 111 buah,  dan UPT sebanyak 2 buah. Perpustakaan Umum yang berstatus badan yaitu Perpustakaan Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kota Surabaya dan Kabupaten Serang; 3) Total luas perpustakaan 134.153 m2; 4) Koleksi tercetak berjumlah 1.338.593 judul (3.777.786 eksemplar); 5) Sudah memiliki situs web 58 perpustakaan; 6) Jumlah SDM 2.862 orang; 7) Total anggaran sebesar Rp. 193 M. DKI Jakarta mengalokasikan dana tertinggi; 8) Pelayanan  5 hari kerja sebanyak 52 perpustakaan, 6 hari kerja sebanyak 39 perpustakaan,  pelayanan 7 hari kerja 29 perpustakaan dan pelayanan 4 hari kerja sebanyak 1 perpustakaan. Kesimpulan kajian adalah: seluruh kabupaten/kota di Jawa sudah memiliki unit Perpustakaan Umum, dilengkapi dengan ruang baca, koleksi, SDM pengelola, anggaran dan melayani pemustaka selama 1 tahun penuh, dan diijumpai 29 perpustakaan membuka layanan 7 hari/minggu, namun masih ada yang memberikan layanan 4 hari/minggu; akan tetapi belum semua Perpustakaan Umum di Jawa memiliki situs /web site.Keywords: Public libraries; Java; Human resources; Funds; Library collections; Information services
Profil Pusat Dokumentasi Dan Informasi Ilmiah Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2013): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.688 KB) | DOI: 10.29244/jpi.12.1.%p

Abstract

Sejarah dan Struktur OrganisasiPusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah berdiri diawali dengan ter-bentuknya Bagian Dokumentasi, seiring dengan berdirinya Majelis Ilmu Penge-tahuan Indonesia pada tahun 1956. Sesuai dengan perkembangan jaman, pada tanggal 1 Juni 1965, Bagian Dokumentasi tersebut berubah menjadi Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Research Nasional Nomor : 107/M/ Kpts/Str/65.
KARYA TULIS ILMIAH SEBAGAI INDIKATOR KELUARAN LEMBAGA RISET : KASUS KEBUN RAYA BOGOR Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 13 No. 2 (2014): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.28 KB) | DOI: 10.29244/jpi.13.2.%p

Abstract

Abstrak Kinerja PKT-KBR diukur melalui kajian deskriptif karya tulis ilmiah yang dirangkum dalam publikasi Abstrak Karya Tulis Ilmiah Peneliti Kebun Raya Bogor 2009 – 2011  yang bertujuan untuk mengetahui: 1) Jenis karya tulis ilmiah.; 2) lokasi diselenggarakannya seminar; 3) bahasa  penulisan abstrak; 4) kolaborasi penulis; 5) perbandingan penulis/artikel; 6) jenis kelamin penulis. Hasil penelitian menunjukkan, 1) makalah prosiding dalam negeri merupakan karya  terbanyak (71,42%), diikuti oleh artikel jurnal dalam negeri (22,17%), posisi ke tiga adalah artikel  jurnal luar negeri (5,91%), posisi terakhir adalah bagian dari  buku ( 0,49%); 2) Ada 13  lokasi penyelenggaraan seminar  dengan  Bali yang terbanyak ( 30,35%), diikuti oleh Cibodas ( 15,86%), kemudian Yogyakarta (11,72%) t 4,14%  tidak diketahui lokasinya; 3) abstrak  berbahasa Indonesia berjumlah 56 judul (27,59%) dan  berbahasa Inggris 147 judul (72,41%); 4) karya tulis terbanyak ditulis oleh 2 orang (39,60%),  diikuti oleh artikel individu (30,69%) di lokasi ke tiga adalah artikel yang ditulis oleh 3 orang (18,81%); 5) rata-rata perbandingan penulis/karya tulis adalah 2,15; 6) penulis perempuan  sebanyak 233 orang (54,06%) dan penulis laki-laki 198 orang (45,94%). Disimpulkan bahwa karya tulis terbanyak berupa makalah prosiding dalam negeri yang dipresentasikan di Bali, sedangkan abstrak lebih banyak dalam bahasa Inggris. Kata kunci : research institutions, performance indicators, journals, proceedings, articles
Profil Perpustakaan Umum Di Jawa Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2013): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.649 KB) | DOI: 10.29244/jpi.12.1.%p

Abstract

Keberadaan Undang-undang No: 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan memicu pertumbuhan perpustakaan yang sangat nyata di Indonesia. Analisis tentang Perpustakaan Umum di Jawa dapat membantu Perpustakaan Nasional di dalam melakukan tugas pembinaan kepada mereka. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) jumlah perpustakaan; 2) status perpustakaan; 3) luas perpustakaan; 4) koleksi perpustakaan; 5) situs web; 6) sumberdaya manusia perpustakaan; 7) anggaran perpustakaan dan 8) jam buka perpustakaan. Sumber data yang digunakan adalah Direktori Perpustakaan Umum berjudul Profil Perpustakaan Umum Provinsi & Kabupaten/Kota se-Indonesia Wilayah 2, terbitan Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Tahun 2011. Data yang diperoleh diolah dan disajikan dalam bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh adalah :1) Perpustakaan Umum di Jawa  berjumlah 123 buah; 2) Berstatus badan sebanyak 10 buah,  kantor sebanyak 111 buah,  dan UPT sebanyak 2 buah. Perpustakaan Umum yang berstatus badan yaitu Perpustakaan Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kota Surabaya dan Kabupaten Serang; 3) Total luas perpustakaan 134.153 m2; 4) Koleksi tercetak berjumlah 1.338.593 judul (3.777.786 eksemplar); 5) Sudah memiliki situs web 58 perpustakaan; 6) Jumlah SDM 2.862 orang; 7) Total anggaran sebesar Rp. 193 M. DKI Jakarta mengalokasikan dana tertinggi; 8) Pelayanan  5 hari kerja sebanyak 52 perpustakaan, 6 hari kerja sebanyak 39 perpustakaan,  pelayanan 7 hari kerja 29 perpustakaan dan pelayanan 4 hari kerja sebanyak 1 perpustakaan. Kesimpulan kajian adalah: seluruh kabupaten/kota di Jawa sudah memiliki unit Perpustakaan Umum, dilengkapi dengan ruang baca, koleksi, SDM pengelola, anggaran dan melayani pemustaka selama 1 tahun penuh, dan diijumpai 29 perpustakaan membuka layanan 7 hari/minggu, namun masih ada yang memberikan layanan 4 hari/minggu; akan tetapi belum semua Perpustakaan Umum di Jawa memiliki situs /web site.Keywords: Public libraries; Java; Human resources; Funds; Library collections; Information services
Profil Pusat Dokumentasi Dan Informasi Ilmiah Rochani Nani Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 12 No. 1 (2013): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.688 KB) | DOI: 10.29244/jpi.12.1.%p

Abstract

Sejarah dan Struktur OrganisasiPusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah berdiri diawali dengan ter-bentuknya Bagian Dokumentasi, seiring dengan berdirinya Majelis Ilmu Penge-tahuan Indonesia pada tahun 1956. Sesuai dengan perkembangan jaman, pada tanggal 1 Juni 1965, Bagian Dokumentasi tersebut berubah menjadi Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Research Nasional Nomor : 107/M/ Kpts/Str/65.
Analisis Tingkat Literasi Data di Kalangan Pustakawan Badan Riset dan Inovasi Nasional Noeraida Noeraida; Rochani Nani Rahayu; Agus Rifai
Media Pustakawan Vol. 29 No. 1 (2022): April
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v29i1.2699

Abstract

Based on Law Number 11 of 2019 concerning the National System of Science and Technology chapter 40 regulating the mandatory handover of primary data for the output of research, it is necessary to measure the level of data literacy among librarians of the National Research and Innovation Agency (BRIN). As a newly formed institution, BRIN requires a reference for the leadership in implementing the law. This study aims to determine the level of data literacy among librarians based on agency origin, education, age, gender, years of service, and level of position. The method used is a survey of 68 respondents from Ex BATAN, BPPT, LIPI, and LAPAN. The indicators consist of data culture, searching, visualizing, communicating, assessing & interpreting data. Data processing used SPSS 26 and Lickert scale. The result of this study is that in general, the level of data literacy of BRIN librarians was in a good category. The level of data literacy of BPPT librarians is in the first position, the librarian with undergraduate education level has the highest scores. Women are more literate than men. Librarians with 10-15 years of service entered the first position. Librarians aged more than 60 years and the main expert librarian were ranked first. This study concludes that the level of data literacy in BRIN librarians is in a good category. However, data visualization and communication are in the sufficient category, so it is recommended to provide capacity building for librarians through training and the like.
Literasi Digital Pustakawan dalam Database Scopus Periode 2010-2020: Studi Bibliometrika Yupi Royani; Rochani Nani Rahayu
Al-Ma'mun Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v3i2.6400

Abstract

This study aims to see; growth of scientific publications on digital literacy in librarians, core journals of digital literacy scientific publications for librarians, productivity and collaboration of science researchers, digital literacy in librarians, number of publications on digital literacy in librarians by affiliation / institution, number of publications by country, number of publications based on document type, number of publications by subject, 8) map of developments on digital literacy in librarians through keyword clusters. Data obtained from the Scopus database published in the 2010-2020 period. Data analysis using VosViewer software. The results showed that Communication In Computer and Information Science contributed the most articles on digital literacy, then followed by College And Undergraduate, then Reference Services Review journal, the journal with the least amount of Information And Learning Science. The most subjects were Social Sciences with 55.1%, then in the second place were Computer Sciences subjects, namely 21.9%, then the Arts and Humanities subjects were 6.9% followed by Mathematics as much as 5.1%. Meanwhile, the fewest documents were documents on Nursing and Pharmacology, Toxicology and Pharmaceutics with a total percentage of 0.3%, namely 1 document. Trends in knowledge can be seen from the many keywords that are found such as acrl frame work, digital citizenship, digital divide, digital literacy, distance education, distance learning, fake news, higher education, human computer interactive, information literacy, information skills, instructional design, learning. , library instruction, literacy, media literacy, online learning, research, social media. The keywords that are most tied to other networks or other keywords are Information literacy, Digital literacy, Digital literacies, Libraries, Education, Students and Academic libraries.
Literasi Digital Pustakawan dalam Database Scopus Periode 2010-2020: Studi Bibliometrika Yupi Royani; Rochani Nani Rahayu
Al-Ma'mun Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v3i2.6400

Abstract

This study aims to see; growth of scientific publications on digital literacy in librarians, core journals of digital literacy scientific publications for librarians, productivity and collaboration of science researchers, digital literacy in librarians, number of publications on digital literacy in librarians by affiliation / institution, number of publications by country, number of publications based on document type, number of publications by subject, 8) map of developments on digital literacy in librarians through keyword clusters. Data obtained from the Scopus database published in the 2010-2020 period. Data analysis using VosViewer software. The results showed that Communication In Computer and Information Science contributed the most articles on digital literacy, then followed by College And Undergraduate, then Reference Services Review journal, the journal with the least amount of Information And Learning Science. The most subjects were Social Sciences with 55.1%, then in the second place were Computer Sciences subjects, namely 21.9%, then the Arts and Humanities subjects were 6.9% followed by Mathematics as much as 5.1%. Meanwhile, the fewest documents were documents on Nursing and Pharmacology, Toxicology and Pharmaceutics with a total percentage of 0.3%, namely 1 document. Trends in knowledge can be seen from the many keywords that are found such as acrl frame work, digital citizenship, digital divide, digital literacy, distance education, distance learning, fake news, higher education, human computer interactive, information literacy, information skills, instructional design, learning. , library instruction, literacy, media literacy, online learning, research, social media. The keywords that are most tied to other networks or other keywords are Information literacy, Digital literacy, Digital literacies, Libraries, Education, Students and Academic libraries.
SEBARAN KATA KUNCI TIGA JURNAL PERPUSDOKINFO TERAKREDITASI SINTA DI INDONESIA PERIODE 2017 - 2021 Rochani Nani Rahayu; Ainun Zakiah Noor
Jurnal Pari Vol 8, No 2 (2022): (Desember) 2022
Publisher : BRSDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jp.v8i2.12139

Abstract

Belum adanya kajian tentang sebaran kata kunci di jurnal Perpusdokinfo di Indonesia, mendorong dilakukannya penelitian tentang sebaran kata kunci khususnya di BACA, Khizanah Al Hikmah (KAH), dan Jurnal Ilmu Informasi, Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPK) periode 2017 – 2021. Penelitian dilakukan dengan metode bibliometri, dengan tujuan untuk mengetahui 1) Jumlah artikel yang diterbitkan BACA, KAH, dan JIIPK; 2) Penulis yang berkontribusi ;3) Kata kunci yang dibuat penulis BACA, KAH, dan JIKP; 4) Topik penelitian dari kata kunci terbanyak di BACA, KAH, dan JIIKP; 5) Topik penelitian berdasarkan jumlah keseluruhan kata kunci terbanyak dari 3 jurnal. Pengunpulan data dilakukan dari sumber data masing- masing jurnal, yaitu; BACA, https://jurnalbaca.pdii.lipi.go.id/ index.php/baca, KAH, dengan alamat journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/khizanah-al-hikmah dan JIIPK adalah jipk.ui.ac.id/index.php/jipk. Hasil penelitian: 1) Artikel di BACA 93 judul, 99 judul untuk KAH, dan JIPK 60 judul; 2) Penulis untuk BACA adalah 220 orang, KAH 217 orang, dan JIPK 127 orang; 3). Jumlah kata kunci BACA adalah 423, KAH 297, dan 264. 4). Topik penelitian terbanyak BACA adalah academic library (10 kali), KAH adalah bibiliometrics (14 kali), dan JIPK adalah information (3 kali).5) Secara keseluruhan penelitian terbanyak berdasarkan kata kunci adalah, Bibliometrics (17 kali), academic library, (10 kali), dan Information, Information needs, dan Information retrieval, masing – masing 5 kali. Kesimpulan penelitian adalah, jumlah artikel, penulis, dan kata kunci terbanyak dipegang oleh BACA. Penelitian terbanyak di BACA berkaitan dengan academic library, bibliometric paling banyak diteliti di KAH, dan information paling banyak diteliti di JIPK.The absence of astudy on the distribution of keywords in LIS journals in Indonesia has prompted research on the distribution of keywords, especially in BACA, Khizanah al Hikah (KAH), and Jurnal Ilmu Informasi Perpustakaan, dan Kearsipan (JIPK), for the 2017-2022 period. The research was conducted with bibliometric method, with the aim of to find out: 1) Number of articles published by BACA, KAH and JIPK; 2) Authors who contributed; 3) Keywords created by the authors were BACA, KAH, and JIPK; 4) Research topics from 3 journals. Data collection is carried out from data sources for each journl, namely BACA, https://jirnalbaca.pdii.lipi.go.od/index.php/baca, KAH, with the address journal.uinalauddin.ac.id/ index.php/khizanah-al-hikmah and JIPK is ui.aac.id/index.php/jipk. Researh results:1) Articles in BACA have 93 titles, 99 titles for KAH, and 60 titles for JIPK; 2) Authors for BACA are 220 people, KAH 217 people, and JIPK 127 people; 3) The number of keywords BACA is 423, KAH 297, and JIPK 264. 4) The research topic with the most BACA is academic library (10 times), KAH is bibliometrics (14 times), and JIPK is information (3 times). 5) Overall, it is known that the most rserach based on keywords is bibliometrics (17 times), academic library (10 times), and information, information needs, information retrieval each 5 times. The conclusion is , that during 2017 – 2021, the highest number of articles, authors, and keywords is held by BACA. Most of the research at BACA is related to the academic library, bibliometrics is the most studied at KAH, and the most researched information is at JIPK