Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Quality of Work Life Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai Honor di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba Astriani; Hamzah, Wardiah; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 1 No. 5 (Februari, 2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v1i5.230

Abstract

Penerapan quality of work life yang baik akan berpengaruh pada tingkat kepuasan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan quality of work life dengan kepusan kerja pada pegawai honor bagian keperawatan di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan secara cross sectional study. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 55 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian hubungan antara variabel komunikasi dengan kepuasan kerja adalah tidak berhubungan, dimana (ρ = 0,621 > α = 0,05). Sementara untuk variabel partisipasi dengan kepuasan kerja didapatkan hasil bahwa ada hubungan dimana (ρ = 0,037 < α = 0,05). Pada variabel penyelesaian konflik dengan kepuasan kerja mendapatkan hasil positif (berhubungan) dimana (ρ = 0,001 < α = 0,05). Kemudian untuk variabel fasilitas dengan kepuasan kerja, didapatkan hasil bahwa tidak berhubungan dengan (ρ = 0,267 > α = 0,05). Dari hasil penelitian tersebut di simpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara komunikasi dan fasilitas dengan kepuasan kerja, dan terdapat hubungan antara partisipasi kerja dan penyelesaian konflik dengan kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan untuk pihak rumah sakit lebih meningkatkan hubungan komunikasi baik dengan atasan maupun sesama rekan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan harmonis.
Hubungan Quality of Work Life Dengan Kepuasan Kerja Pada Pegawai Honor di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba Astriani; Wardiah Hamzah; Septiyanti
Window of Public Health Journal Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v2i1.130

Abstract

Penerapan quality of work life yang baik akan berpengaruh pada tingkat kepuasan pegawai terhadap pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan quality of work life dengan kepusan kerja pada pegawai honor bagian keperawatan di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Kabupaten Bulukumba. Jenis penelitian kuantitatif dan pendekatan secara cross sectional study. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 55 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Metode analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji korelasi chi-square. Hasil penelitian hubungan antara variabel komunikasi dengan kepuasan kerja adalah tidak berhubungan, dimana (ρ = 0,621 > α = 0,05). Sementara untuk variabel partisipasi dengan kepuasan kerja didapatkan hasil bahwa ada hubungan dimana (ρ = 0,037 < α = 0,05). Pada variabel penyelesaian konflik dengan kepuasan kerja mendapatkan hasil positif (berhubungan) dimana (ρ = 0,001 < α = 0,05). Kemudian untuk variabel fasilitas dengan kepuasan kerja, didapatkan hasil bahwa tidak berhubungan dengan (ρ = 0,267 > α = 0,05). Dari hasil penelitian tersebut di simpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara komunikasi dan fasilitas dengan kepuasan kerja, dan terdapat hubungan antara partisipasi kerja dan penyelesaian konflik dengan kepuasan kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diharapkan untuk pihak rumah sakit lebih meningkatkan hubungan komunikasi baik dengan atasan maupun sesama rekan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan harmonis.
PERAN KADER DALAM PENGENDALIAN HIPERTENSI Astriani; Wijaya, Leni
Jurnal Kesehatan dan Pembangunan Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan dan Pembangunan
Publisher : LPPM STIKes Mitra Adiguna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52047/jkp.v16i1.451

Abstract

Hypertension is one of the Non-Communicable Diseases (NCDs) whose prevalence continues to increase and is at risk of causing serious complications to death. Efforts to control hypertension in the community can be done through the empowerment of Posbindu PTM cadres. This study aims to determine the role of cadres in controlling hypertension at Sungai Lumpur Health Center in 2025. This study uses quantitative methods with a descriptive survey approach. The sample in this study were all cadres of Posbindu PTM totaling 56 people, who were selected using total sampling technique. The instrument used in this study was a closed questionnaire. The results showed that 54 cadres (96.4%) had a role that was classified as moderately active, while 2 cadres (3.6%) showed a less active role. The involvement of cadres is reflected in activities such as data collection of residents at risk of hypertension, counseling on hypertension prevention, and routine implementation of posbindu. These results indicate that posbindu cadres have a fairly active role in controlling hypertension. Cadres are expected to increase active participation in all hypertension control activities to support program effectiveness, and play an active role in the five main functions, namely as coordinators, mobilizers, monitors, counselors, and recorders in the implementation of routine posbindu activities.
HUBUNGAN PERILAKU PENCEGAHAN GIGITAN NYAMUK ANOPELES DENGAN KEJADIAN MALARIA DI PA’LALAKANG Hadriyanti; Resty Amalia Putri; Astriani
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 14 No 2 (2025): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v14i2.3146

Abstract

Malaria merupakan penyakit infeksi parasit yang terpenting di dunia dengan perkiraan satu miliar orang berada dalam risiko tertular penyakit ini. Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar merupakan daerah pesisir pantai, hal ini terkait dengan kondisi lingkungan daerah yang kebanyakan daerah rawa-rawa yang menjadi tempat potensi nyamuk Anopheles untuk berkembang biak. Secara keseluruhan temuan penderita malaria di Kecamatan Galesong tiga tahun berturut-turut dengan jumlah penduduk yang berisiko 5.611 orang. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubugan perilaku menghindari gigitan nyamuk Anopheles dengan kejadian malaria. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Observasional dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Pa’lalakang Kecamatan Galesong Sampel penelitian sebanyak 140 responden yang diambil dengan menggunakan program SPSS dan Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa berdasarkan variabel penggunaan kelmabu, penggunaan kawat kasa, penggunaan obat nyamuk, kebiasaan berada diluar rumah dimalam hari dan penggunaan pakaian lengan panjang tidak memiliki hubungan dengan kejadia nmalaria dikarenakan nilai Ho (p >0,05). Penelitian ini menyarankan kepada masyarakat agar memperbaiki lingkungan dalam rumah seperti memasang kawat kasa pada ventilasi rumah, menggunakan kelambu dan obat nnyamuk waktu tidur, menghindari kegiatan diluar rumah pada malam hari pada jam aktif nyamuk Aopheles mengigit dan memakai pakaian pelindung.