Putra, Juliana Suhindro
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Permainan Kartu Bahasa Indonesia dengan Three Layered Thinking Model Putra, Juliana Suhindro
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol 5, No 2 (2024): Design As Strategy Case Studies - Part 1
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v5i2.7417

Abstract

Perancangan ini mengatasi tantangan pengajaran topik drama yang dihadapi oleh Guru Bahasa Indonesia di sebuah SMP di Tangerang. Meskipun telah mencoba metode roleplay, siswa merasa malu dan kurang percaya diri karena harus mengikuti naskah buku pelajaran. Sebagai solusi, penulis mengembangkan media pembelajaran menggunakan permainan kartu dengan konsep Game Based Learning (GBL), yang menggabungkan aspek permainan dalam proses belajar. GBL ini dirancang dengan menggunakan Three Layered Thinking Model, terdiri dari tahap Pedagogic Level (tujuan pembelajaran & tujuan permainan), Design Level (desain permainan), dan Achievement Level (capaian tujuan dengan tantangan, kepuasan, dan peningkatan keterampilan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dan permainan yang langsung berkaitan dengan tujuan pembelajaran memberikan dampak positif pada efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam topik drama. Temuan ini dapat menjadi acuan berharga untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif di masa depan.
Concept art for 2D animation film adaptation of short story Colorful Mind Putra, Juliana Suhindro; Yosela, Suksan; Laurencia, Jessica
Cipta Vol 2, No 3 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i3.2707

Abstract

The concept of short story titled 'Colorful Mind' is written in the third person. Its plot was inspired by the fact that education still prioritizes logic over all else and hence dismisses creative thinking.  This stigma drives children to choose logic-based academic disciplines over creative subjects, even if this is not their true calling. Using this issue as the story's moral, the production of the film 'Colorful Mind' intends to encourage children of this generation to pursue their love and calling for art without getting swayed by society's old-fashioned stigma. The concept art for 'Colorful Mind' hopes to communicate successfully to its viewers through its visual features by employing solid research and theories, so that the message of the story may be easily grasped to its target of 7-8-year-old children.
Perancangan Permainan Kartu Bahasa Indonesia dengan Three Layered Thinking Model Putra, Juliana Suhindro
Jurnal Strategi Desain dan Inovasi Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Design As Strategy Case Studies - Part 1
Publisher : School of Design Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37312/jsdis.v5i2.7417

Abstract

Perancangan ini mengatasi tantangan pengajaran topik drama yang dihadapi oleh Guru Bahasa Indonesia di sebuah SMP di Tangerang. Meskipun telah mencoba metode roleplay, siswa merasa malu dan kurang percaya diri karena harus mengikuti naskah buku pelajaran. Sebagai solusi, penulis mengembangkan media pembelajaran menggunakan permainan kartu dengan konsep Game Based Learning (GBL), yang menggabungkan aspek permainan dalam proses belajar. GBL ini dirancang dengan menggunakan Three Layered Thinking Model, terdiri dari tahap Pedagogic Level (tujuan pembelajaran & tujuan permainan), Design Level (desain permainan), dan Achievement Level (capaian tujuan dengan tantangan, kepuasan, dan peningkatan keterampilan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dan permainan yang langsung berkaitan dengan tujuan pembelajaran memberikan dampak positif pada efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam topik drama. Temuan ini dapat menjadi acuan berharga untuk mengembangkan metode pembelajaran yang lebih inovatif di masa depan.