Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Metode Tim dalam Pelayanan Keperawatan: Systematic Review Setyawan, Agus; Setiyadi, Noor Alis; Sugiharto, Sh
Jurnal Keperawatan Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v17i2.3574

Abstract

Keperawatan merupakan pelayanan profesional sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang profesional sehingga dapat berkontribusi dalam peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit khususnya pelayanan keperawatan. Metode pemberian asuhan keperawatan merupakan bagian dari fungsi pengorganisasian, terdapat beberapa metode yang meliputi metode fungsional, metode kasus, metode tim, metode modular dan metode primer. Tujuan Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode tim dalam pelayanan keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah review sistematik sesuai dengan tahapan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Review) yang dilakukan dengan mencari artikel terkait dengan metode tim dalam pelayanan keperawatan yang sudah dipublikasikan. Penelusuran literatur dilakukan pada bulan November 2024 melalui laman Google Scholar dan  terdapat  59.200  jurnal.  Setelah dilakukan eksklusi, ditemukan artikel yang sesuai tujuan penelitian kami sebanyak 6 jurnal artikel. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penerapan metode tim mempengaruhi kualitas penerapan standar asuhan keperawatan. Kinerja perawat yang diwujudkan dalam penerapan metode tim dalam pelayanan keperawatan juga berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Namun, masih terdapat beberapa kekurangan dalam penerapan metode tim di tatanan pelayanan kesehatan. Kekurangan tersebut dipengaruhi oleh faktor tingkat pendidikan, lama bekerja, dan motivasi perawat. Evaluasi penerapan metode tim di pelayanan kesehatan perlu dilakukan secara berkesinambungan untuk menentukan keefektifan implementasi.
Self-Care is Associated with Quality of Life in Chronic Kidney Disease Undergoing Hemodialysis Self-Care Dihubungkan dengan Kualitas Hidup pada Penyakit Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Rosyid, Fahrun Nur; Sugiharto, Sh; Dhani, Sheena Ramadhia Asmara; Vera, Lenia Septika; Safitri, Lisa Novia
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 10, No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v10i1.3073

Abstract

ABSTRACT Chronic Kidney Disease (CKD) significantly affects the quality of life of patients, often due to limitations in their ability to care for themselves. Effective self-care is crucial in managing CKD, as it directly affects daily routines and overall well-being. The aim of this study is to assess the relationship between self-care and the quality of life of CKD patients undergoing hemodialysis treatment. A quantitative, cross-sectional approach was used, involving 91 participants selected through accidental sampling. Data were collected using the "Chronic Kidney Disease Self-Care Index" and the "WHOQOL-BREF" questionnaire to evaluate self-care and quality of life. Chi-Square analysis at p 0.05 revealed a significant correlation between self-care and quality of life (p = 0.001). The study results indicate that 1.1% of participants are fully dependent on self-care, 61.5% are partially dependent, and 37.4% are independent. Specifically, all independent participants reported a good quality of life, while no participants were fully dependent. These findings underscore the importance of promoting self-care practices among CKD patients to improve their quality of life. Healthcare professionals are encouraged to provide support, motivation, and targeted guidance to foster self-care behaviors in this population. ABSTRAK Penyakit Ginjal Kronis (PGK) secara signifikan memengaruhi kualitas hidup pasien, sering kali karena keterbatasan kemampuan merawat diri sendiri. Perawatan diri yang efektif sangat penting dalam mengelola PGK, karena secara langsung memengaruhi rutinitas harian dan kesejahteraan secara keseluruhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai hubungan perawatan diri dengan kualitas hidup pasien PGK yang menjalani perawatan hemodialisis. Pendekatan kuantitatif, cross-sectional digunakan, yang melibatkan 91 peserta yang dipilih melalui metode accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan "Indeks Perawatan Diri Pasien Ginjal Kronis" dan survei "WHOQOL-BREF" untuk mengevaluasi perawatan diri dan kualitas hidup. Analisis Chi-Square pada p 0,05 mengungkapkan korelasi yang signifikan antara perawatan diri dan kualitas hidup (p = 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1,1% peserta sepenuhnya bergantung pada perawatan diri, 61,5% sebagian bergantung, dan 37,4% mandiri. Khususnya, semua peserta mandiri melaporkan kualitas hidup yang baik, sementara tidak ada peserta yang sepenuhnya bergantung. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mempromosikan praktik perawatan diri di antara pasien CKD untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Para profesional perawatan kesehatan didorong untuk memberikan dukungan, motivasi, dan bimbingan yang terarah untuk menumbuhkan perilaku perawatan diri pada populasi ini.