p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik ITS
Lazuardi, Siti Dwi
Departemen Teknik Transportasi Laut Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisa Penerapan International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code di Indonesia Abdurrasyid, Muhammad Raihan; Nur, Hasan Iqbal; Lazuardi, Siti Dwi
Jurnal Teknik ITS Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v12i2.113948

Abstract

Dengan adanya International Ship and Port Facility Security (ISPS Code) diharapkan dapat megurangi risiko-risiko terhadap keamanan dan keselamatan terhadap beberapa aspek seperti wilayah pelabuhan, sarana dan prasarana, awak kapal, penumpang, dan terhadap kapal muatannya. ISPS Code harus bekerja secara optimal agar sistem keamanan pelabuhan terjamin kelancarannya dalam proses transportasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan ISPS Code pada Pelabuhan utama di Indonesia yaitu Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Tanjung Perak dalam pelaksanaan prosedur kemanan dan keselamatan sesuai dengan ISPS Code serta bagaimana kondisi penerapannya. Metode yang digunakan adalah analisa risiko ancaman, kerentanan, dan dampak, serta analisa risiko probabilitas pada tingkat penerapan ISPS Code pada Terminal Penumpang Tanjung Priok, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara, dan PT. ISM Bogasari Flour Mills berdasarkan data-data yang berhubungan. Didapatkan hasil nilai risiko ancaman, kerentanan, dan dampak bahwa dari 9 skenario yang ada, Terminal Penumpang Tanjung Priok memiliki prioritas tindakan “Document” pada 9 skenario, Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara memiliki prioritas tindakan 2 “Consider” dengan skenario 1 pada matriks risiko 13,68 dengan probabilitas sangat rendah dan pada skenario 2 sebesar 10,48 dengan probabilitas sangat rendah, dan 7 “Document”, dan PT. ISM Bogasari Flour Mills memiliki prioritas tindakan 2 “Consider” dengan skenario 1 pada matriks risiko sejumlah 18,21 dengan probabilitas sangat rendah dan pada skenario 5 sebesar 36,57 dengan probabilitas rendah dan 7 “Document”. Selain itu, dilakukan strategi peningkatan pada ketiga lokasi.
Model Perencanaan Distribusi Limbah Udang Pakpahan, Letarensky Thereshanauly Atanasia; Hadi, Firmanto; Lazuardi, Siti Dwi
Jurnal Teknik ITS Vol 13, No 2 (2024): IN PRESS (Artikel masih bisa bertambah)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j23373539.v13i2.130853

Abstract

Udang merupakan komoditas dengan tingkat produksi cukup tinggi di Indonesia setelah nila dan lele serta memiliki potensi pasar domestik dan ekspor yang besar. Dengan potensi pasar yang besar serta dorongan pertumbuhan produksi komoditas udang melalui program Percepatan Tambak Udang Nasional produksi udang saat ini terus mengalami kenaikan. Akan tetapi, dengan kenaikan produksi udang, terdapat konsekuensi akan meningkatnya produk limbah udang yang saat ini masih belum memiliki model distribusi yang jelas. Oleh sebab itu, pada tugas akhir ini dilakukan Perencanaan model distribusi limbah udang dari wilayah luar Jawa Timur menuju wilayah Jawa Timur yang memiliki permintaan akan limbah udang cukup besar serta model distribusi dari hasil dari pengolahan limbah udang yaitu pakan udang menuju area tambak di Indonesia. Metode yang digunakan adalah set covering dan TSP untuk rute pabrik udang menuju pabrik limbah udang, optimasi pada rute serta armada pelayaran terpilih, optimasi penjadwalan keberangkatan kapal pengangkut limbah udang, serta CVRP dalam menentukan rute pabrik limbah udang menuju pabrik pakan udang dan seluruh biaya yang dibutuhkan dalam mengangkut limbah udang dan pakan udang. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa dalam pengiriman limbah udang dengan moda transportasi laut, skenario rute direct merupakan skenario optimum dalam mengirimkan limbah udang dengan total frekuensi kapal sebanyak 117 kali /tahun. Total biaya untuk mendistribusikan limbah udang dari pabrik udang beku menuju pabrik pakan udang sebesar Rp10.376.554.357 /tahun. Kemudian untuk distribusi pakan udang didapatkan total biaya Rp18.993.747.200 /tahun.