Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Performance of Biophysical Mangrove Ecosystems in Kuala Indragiri Sub-District, Indragiri Hilir Surayah, Lutfiah; Kusmana, Cecep; Rusdiana, Omo
Journal of Tropical Silviculture Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Silvikutur Tropika
Publisher : Departemen Silvikultur, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan, Institut Pertanian Bogor (IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/j-siltrop.15.02.94-99

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki fungsi ekologi yang penting sebagai penjaga stabilitas ekosistem pesisir. LPHD Sapat sebelum mendapatkan hak penguasaan hutan desa menghadapi tantangan pengelolaan berupa pemanenan hasil perikanan dengan racun dan setrum serta tekanan illegal logging mangrove. Setelah lima tahun mendapatkan pendampingan dari konsorsium pengelolaan pesisir perlu dilakukan penelitian untuk menganalisis kondisi biofisik ekosistem mangrove. Metode penelitian menggunakan kombinasi jalur berpetak, pengambilan sampel tanah dan air. Hasil analisis vegetasi menunjukkan bahwa nilai INP tertinggi ada pada jenis R. apiculata. Analisis kation dn anion tanah menunjukkan bawa kadar C/N senilai 16. Kualitas air menunjukkan bahwa konsentrasi Nitrat (NO3) sebesar 0,44 m.e./L dan Boron (B) dalam air melebihi baku mutu sebesar 2,51 mg/L yang dapat mempengaruhi kondisi ekosistem mangrove dan kehidupan biota. Kata kunci: LPHD Sapat, mangrove, INP, air, tana
Pengelolaan Lahan Gambut Tanpa Bakar: Upaya Alternatif Restorasi pada Lahan Gambut Basah Afriyanti, Dian; Humam, Ivan A; Nugraha, Fajar C; Wetadewi, Rahmawati I; Surayah, Lutfiah; Nugroho, Adi; Antonius, Sarjiya; Gunawan, Haris
Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Vol 10 No 4 (2020): Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (JPSL)
Publisher : Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, IPB (PPLH-IPB) dan Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB (PS. PSL, SPs. IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jpsl.10.4.668-678

Abstract

Dua dekade terakhir, tata kelola gambut menyebabkan rentannya gambut terhadap kebakaran baik dari aspek degradasi lahan karena drainase, iklim maupun budaya bertani masyarakat. Rewetting adalah upaya mutlak dalam restorasi gambut. Tetapi kebutuhan produksi perlu upaya antara yang mengantarkan gambut terestorasi secara hidrologi, yang mana pengelolaan lahan tanpa bakar merupakan salah satunya. Pengelolaan lahan tanpa bakar di lahan gambut dengan teknologi penyediaan unsur hara secara organik memiliki persyaratan aplikasi ameliorant pada gambut yang basah. Sehingga diperoleh dampak penyediaan unsur hara dengan tidak mengaktifkan mikroogranisme aerob mendekomposisi bahan gambut. Sejalan dengan penataan hidrologi gambut, pertanian di lahan gambut fungsi budidaya perlu memperhitungkan zona air dari kesatuan hidrologi gambut yang luas