Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EPIGRAM (e-journal)

“PENYIMPANGAN SEKSUAL VOYEURISME DAN MASTURBASI PADA KLIEN DI RUMAH SAKIT SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN” Nabila Layalia Septiasari; Ajeng Nova Dumpratiwi
EPIGRAM (e-journal) Vol 19 No 1 (2022): Epigram Volume 19 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/epi.v19i1.4327

Abstract

Banyaknya kasus kekerasan seksual yang terjadi disekitar kita menjadi sebuah peringatan besar yang tidak boleh disepelekan. Salah satu hal yang berkaitan dengan kekerasan seksual adalah penyimpangan seksual yang terjadi pada individu, dimana penyimpangan seksual ini dapat merugikan berbagi pihak, baik korban maupun pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana penyimpangan seksual dapat terjadi pada salah satu klien di Rumah Sakit x berinisial S. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan Dekriptif Kualitatif dengan menggunakan Instrumen berupa Observasi, Wawancara serta Alat tes Psikologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa klien berinisial S mengalami penyimpangan seksual Voyeurisme dan Masturbasi disebabkan beberapa faktor yaitu pendidikan, pengamalan masa lalu, dan kurangnya pendidikan seksualitas yang diberikan, selain itu berdasarkan pendekatan Psikoanalisis, klien S memiliki kesulitan dalam mengelola dan mengendalikan nafsu seksualnya. Penelitian ini juga didukung dengan kajian literatur yang mana mengeksplorasi hasil penelitian-penlitian, artikel, berita yang relevan tentang Kekerasan Seksual dan Penyimpangan Seksual.
Kesadaran Diri Mantan Anak LPKA dalam Mengikuti Proses Konseling Online Khonsa Mardliyyah; Ajeng Nova Dumpratiwi
EPIGRAM (e-journal) Vol 19 No 1 (2022): Epigram Volume 19 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/epi.v19i1.4524

Abstract

Kesadaran diri anak dalam mengikuti proses konseling tergolong rendah karena saat mengikuti proses konseling anak tidak mampu menyelesaikan prosesnya hingga akhir karena saat proses konseling anak slowrespon ataupun tidak manjawab pesan dari konselor sehingga konselor tidak dapat melanjutkan proses konseling tersebut. Konselor juga terkadang mengamati bahwa anak tersebut tidak berkeinginan melanjutkan proses konseling. Instansi juga perlu melakukan peningkatan kesadaran diri anak dalam mengikuti proses konseling. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat kesadaran diri anak dalam mengikuti proses konseling di Yayasan Sahabat Kapas serta pemberian edukasi dalam meningkatkan kesadaran diri dalam mengikuti proses konseling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dokumen dan kuesioner pretest postest. Subjek dalam penelitian ini yaitu 12 anak berjenis kelamin laki – laki yang telah keluar dari LPKA dan pernah mengikuti proses konseling di Yayasan Sahabat Kapas. Hasil dari penelitian ini adalah masih kurangnya pemenuhan kesadaran diri anak dalam mengikuti proses konseling.