Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Criminal Policy on Adultery in Indonesia within Law Number 1 of 2023 Concerning the Criminal Code Maesyaroh, Dewi; Sulistyanta
International Journal of Sustainability in Research Vol. 2 No. 4 (2024): July 2024
Publisher : MultiTech Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59890/ijsr.v2i4.2004

Abstract

The criminal policy for handling adultery offenses in Indonesia has undergone significant changes with the enactment of Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code (KUHP). Article 411(1) in the new KUHP expands the definition of adultery, covering not only sexual relations between a man and a woman where one or both are married but also including sexual relations outside of marriage, whether the partners are married or not. This study aims to evaluate this criminal policy by examining the legal, social, and human rights implications of the expanded definition of adultery. The methodology used in this research is normative juridical analysis with a legislative and conceptual approach. The results of the study indicate that although this policy is intended to uphold the moral and ethical values of society, the expanded definition of adultery may raise controversies related to individual privacy and the potential criminalization of consensual adult behavior. This research recommends further evaluation of the implementation of this policy, considering the balance between protecting the moral values of society and respecting human rights.
Peran Digital Forensik Terhadap Pencurian Data Pribadi Di Sektor Perbankan Digital Maesyaroh, Dewi
DATIN LAW JURNAL Vol 5, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/dlj.v5i2.1698

Abstract

ABSTRAKDigital Forensik adalah suatu disiplin ilmu yang berkaitan dengan pengumpulan, analisis, interpretasi, dan presentasi bukti digital (seperti data elektronik, file, log, dan jejak digital lainnya) dalam bidang investigasi hukum atau keamanan. Permasalahan penelitian ini mencakup dua aspek utama. Pertama, mencari dasar hukum yang mengatur bidang digital forensik. Kedua, menyelidiki peran digital forensik dalam kasus pencurian data pribadi di sektor perbankan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode yuridis normatif dengan pendekatan undang-undang, dan pendekatan konseptual. Penelitian ini juga melibatkan studi kasus dan analisis terhadap pencurian data yang menyerang beberapa bank digital terkemuka. Melalui analisis bukti digital, penelitian ini membahas teknik dan metodologi forensik digital yang diterapkan untuk mendeteksi insiden, merekonstruksi kejadian, dan mengumpulkan bukti yang dapat digunakan dalam proses hukum. Tujuannya adalah pada pengungkapan kejahatan cyber, identifikasi pelaku, dan penyelidikan forensik terhadap serangan yang terjadi di lingkungan perbankan digital. Hasil penelitian menunjukkan peran forensik digital dalam meningkatkan keamanan sistem perbankan, dengan mengidentifikasi potensi kelemahan keamanan dan menyusun langkah-langkah pencegahan untuk melindungi data pribadi nasabah. Penelitian juga dapat memberikan saran bagi lembaga perbankan dan penegak hukum untuk meningkatkan ketahanan mereka terhadap ancaman pencurian data pribadi di era perbankan digital.Kata Kunci: Digital Forensik, Pencurian Data Pribadi, Perbankan Digital.