Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Posyandu pada Era Transformasi Layanan Primer di Kabupaten Kediri Yoto, Mohamad; Afif, Malik; Antika, Cicik Swi; Ridwanah, Azizah Andzar; Firdausi, Nurul Jannatul; Qoyyimah, Mazroatul; Rahmah, Fathiyah
Journal of Mandalika Literature Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v6i1.3975

Abstract

Transformasi kesehatan merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk mendorong implementasi layanan Posyandu secara terintegrasi, berkesinambungan dan komprehensif. Penulisan artikel ini dilakukan bertujuan untuk mengidentifikasi faktor pendukung, dan kendala yang dihadapi dalam mengimplementasikan integrasi layanan primer pada Posyandu. Penelitian ini merupakan suatu participatory action research yang dilakukan secara kualitatif di Puskesmas Pagu, Kabupaten Kediri. Pengambilan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) pada Tenaga Kesehatan Puskesmas. Hasil wawancara dan FGD antar pihak terkait kemudian dilakukan triangulasi dan disusun secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi integrasi layanan Posyandu di Kabupaten Kediri berjalan dengan baik. Dalam tahap persiapan, koordinasi antar kader dan respons cepat Perangkat Desa sangat penting untuk menerapkan integrasi layanan primer. Pada Tahap Pelaksanaan, implementasi integrasi dilakukan upaya pemberian layanan kesehatan untuk seluruh sasaran siklus hidup, dimulai dengan menggabungkan layanan. Peran kader dan dukungan Desa menjadi faktor penting untuk keberhasilan implementasi integrasi pelayanan primer pada Posyandu, meskipun upaya adaptasi secara bertahap perlu dilakukan secara terus menerus
Sociodemographic Factors Related to HIV Knowledge Among People in East Java Nuraidah, Lutfi Fajar; Afif, Malik; Mustika, Pungky Anggraeni; F, Yusnita Nur
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 17 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV prevention programs in Indonesia continue to be implemented, but public knowledge about HIV remains uneven. Understanding the factors that influence knowledge about HIV is crucial for designing effective education and prevention strategies.  This study aims to analyze the relationship between gender, age, and education level with knowledge about HIV among people in East Java. A cross-sectional quantitative study was conducted involving 5,284 respondents. Data were collected through an online survey using a structured questionnaire that was disseminated via social media platforms and networks of health facilities. HIV knowledge was assessed using a set of structured questions designed to measure respondents’ understanding of HIV transmission and prevention. Bivariate and multivariate logistic regression analyses were used to assess the relationship between sociodemographic variables and knowledge about HIV. Educational level was the strongest predictor of HIV knowledge. Respondents with higher education were more than 18 times more likely to have high HIV knowledge compared to those without formal education (OR = 18.537, p = 0.006). Women were significantly less likely than men to have high HIV knowledge(OR = 0.663, p < 0.001). Participants aged 12–25 years were significantly less likely to report HIV prevention behaviour compared with those aged >60 years (OR = 0.640, p = 0.031). Sociodemographic factors significantly influence HIV knowledge in East Java. Strengthening school-based and community-level HIV education is crucial to reducing knowledge gaps and supporting prevention efforts.