Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Integrasi Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Kewirausahaan di SMK Negeri 10 Kota Bandung Komara, Endang; Adiraharja, Mohamad Ibrahim
MIMBAR PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/mimbardik.v5i2.28870

Abstract

ABSTRAKSI: Pembelajaran berbasis kearifan lokal Sunda memiliki keunggulan tersendiri, karena dapat memanfaatkan kultur masyarakat Sunda untuk diintegrasikan dengan pembelajaran. “Babasan” dan “Paribasa” merupakan bagian dari nilai-nilai kearifan lokal, yang merupakan suatu tradisi lisan yang berkembang seiring tumbuh-kembangnya masyarakat Sunda. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan naturalistik kualitatif, yang mengacu pada kondisi lingkungan alamiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung dalam “Pupuh Sekar Ageung”, yang disebut dengan KSAD (Kinanti, Sinom, Asmarandana, dan Dangdanggula). Karakter yang muncul dalam “Pupuh” tersebut selaras dengan karakteristik kewirausahaan, yakni: bekerja keras, kreatif, mandiri, dan jujur; sedangkan dalam “Babahasan” dan “Paribasa” terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang selaras dengan sikap-sikap kewirausahaan. Dengan terciptanya pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal, maka siswa mampu bersaing di era globalisasi tanpa melupakan akar budayanya sendiri.KATA KUNCI: Integrasi Nilai-nilai; Kearifan Lokal Sunda; Pembelajaran Kewirausahaan. ABSTRACT: “The Integration of Local Wisdom Values in the Entrepreneurship Learning in Public Vocational High School 10 of Bandung City”. Sundanese local wisdom-based learning has its own advantages, because it can take advantage of Sundanese culture to be integrated with learning. “Babasan” (Adage) and “Paribasa” (Proverb) are part of local wisdom values, which are an oral tradition that develops along with the development of Sundanese society. The method used is descriptive method with a qualitative naturalistic approach, which refers to natural environmental conditions. The results showed that there were local wisdom values contained in “Pupuh Sekar Ageung” (Great Flower Song), which was called the KSAD (Kinanti, Sinom, Asmarandana, and Dangdanggula). The characters that appear in the “Pupuh” (Song) are in line with entrepreneurial characteristics, namely: working hard, being creative, independent, and honest; while in “Babahasan” and “Paribasa”, there are local wisdom values that are consistent with entrepreneurial attitudes. With the creation of integrated learning with local wisdom values, students are able to compete in the globalization era without forgetting their own cultural roots.KEY WORD: Integration of Values; Sundanese Local Culture; Entrepreneurship Learning.  About the Authors: Prof. Dr. Endang Komara adalah Guru Besar Magister Pendidikan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) di STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Pasundan, Jalan Permana No.32-B Cimahi, Jawa Barat, Indonesia. Mohamad Ibrahim Adiraharja, M.Pd. adalah Dosen FISS UNPAS (Fakultas Ilmu Sastra dan Seni, Universitas Pasundan), Jalan Dr. Setiabudhi No.193 Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia. Untuk kepentingan akademik, Penulis bisa dihubungi dengan alamat emel: endang_komara@yahoo.co.id dan adiraharja1983@gmail.comSuggested Citation: Komara, Endang Mohamad Ibrahim Adiraharja. (2020). “Integrasi Nilai-nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran Kewirausahaan di SMK Negeri 10 Kota Bandung” in MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, Volume 5(2), September, pp.117-130. Bandung, Indonesia: UPI [Indonesia University of Education] Press, ISSN 2527-3868 (print) and 2503-457X (online). Article Timeline: Accepted (May 2, 2020); Revised (July 3, 2020); and Published (September 30, 2020).
THE IMPLEMENTATION OF "MANEUH DI SUNDA" LOCAL WISDOM IN CHARACTER EDUCATION AT PURWAKARTA REGENCY Mohamad Ibrahim Adiraharja; Sri Suhartini
JOMANTARA Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No. 1 January 2023
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jijac.v3i1.7099

Abstract

The study aims to analyze the value of local culture "maneuh di sunda" in character education at Purwakarta Regency. The theory used is the theory of social construction through three elements of dialectics, namely externalization, objectivization and internalization, then strengthened by the concept of character education and local wisdom. The methodology used in this study is a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were observation, interviews and document studies. Interviews were conducted towards 30 respondents. Data analysis uses four stages of analysis; data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that Sundanese local wisdom, especially the value of "maneuh di sunda" was successfully applied to elementary school students in Purwakarta Regency. This is important because in the midst of the onslaught of technological and information advances that are so rapid, students need to expose towards local wisdom-based character education. Besides to fulfill the mandate of the law, it is also to preserve local cultural values that are ancestral heritage, so that students as a generation who live in a global environment do not forget the values of their local culture. The results of this study can also be a model for other schools and other regions to be adjusted to the character of their respective local cultures.
KONSTRUKSI SOSIAL PERILAKU EKOLOGIS PELAJAR MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER “TATANEN DI BALE ATIKAN” DALAM SIKAP KEWIRAUSAHAAN ADIRAHARJA, MOHAMAD IBRAHIM; Sri Suhartini; Wanwan Jamaludin A
OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Vol 9 No 1 (2024): OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis konstruksi sosial perilaku ekologis pelajar melalui pendidikan karakter Tatanen di Bale Atikan Dalam Sikap Kewirausahan di Purwakarta. Tatanen di Bale Atikan merupakan program pemerintah daerah dalam rangka penguatan pendidikan karakter yang telah dicanangkan pemerintah pusat. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger dengan melihat pada tiga proses yang dialektis yaitu 1) eksternalisasi, penyesuaian diri dengan dunia sosio kultural sebagai produk manusia dimana dalam proses eksternalisasi ini melahirkan opini dan sikap pelajar terhadap program pendidikan karakter. Habituasi yang dilakukan oleh pelajar sebagai proses penyesuaian diri terhadap peraturan yang baru; 2) objektivasi yaitu interaksi dalam dunia intersubjektif yang mengalami institusionalisasi melahirkan pola perilaku ekologi pelajar; 3) internalisasi yaitu  melekatnya nilai-nilai karakter secara utuh bahkan telah menyatu pada dirinya yang memiliki identitas sebagai pelajar Purwakarta berkarakter.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Analisis data menggunakan empat tahap analisis; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial, pendidikan karakter dan kearifan lokal.