Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

THE STATUS OF ADOPTED CHILDREN IN INHERITANCE ACCORDING TO THE CUSTOMARY LAW OF KAILI TRIBE IN CENTRAL SULAWESI Aifan, Aifan; Dewi, Marini Citra
Tadulako Law Review Vol 5, No 2 (2020)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the goals of marriage is to achieve happiness and continue offspring. As stated in the provisions of Article 1 of Law Number 1 of 1974, that the purpose of marriage is to form a happy family and to have a close relationship with offspring. But in reality, it is not uncommon in a marriage or a family not to get offspring for various reasons, therefore it is done by taking over someone else's child which is then put into a family member as a substitute for children that cannot be obtained naturally. In this research, the juridical empirical approach method is used, while the research specification is descriptive analysis with data obtained through literature and field results. The position of adopted children as heirs of their adoptive parents and the distribution of inheritance to adopted children based on the Kaili customary law in Central Sulawesi are very important. Adopted children are often in a difficult position. Adoptive parents are always careful in the implementation of the distribution of inheritance to adopted children, the goal is to avoid inheritance disputes between their heirs, but must always adhere to the customary law adopted in the community. As for the problems that the author raises regarding 1, How is the inheritance system for adopted children in customary law? 2, What is the position of adopted children in inheriting the inheritance according to the Kaili customary law in Central Sulawesi? Although the position of adopted children is the same as that of biological children as family members of adoptive parents, in certain cases, for example, in obtaining the assets of their adoptive parents according to customary inheritance law in each region in Indonesia is not the same.
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI ERA PANDEMI COVID-19 DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Aifan Aifan; Rosnani Lakuna
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v2i1.2949

Abstract

Pancasia lahir dari perjalanan sejarah bangsa yang dirumuskan oleh para pendiri bangsa ini. Pancasila yang termaktub dalam pembukaan UUD 1945 alenia ke-4 diharapkan dapat dijadikan pedoman hidup bangsa Indonesia. Memaknai nilai-nilai Pancasila harus tetap diamalkan dalam kehidupan sehari-hari bangsa Indonesia, oleh sebab itu keberadaannya tidak hanya dijadikan simbol semata. Nilai-nilai Pancasila harus dipahami secara menyeluruh sehingga tercipta kerukunan bangsa. Sila-sila Pancasila dapat menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia untuk mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dalam menghadapi berbagai tantangan. Di masa pandemi Covid-19, nilai-nilai Pancasila sangat penting diimplementasikan dalam masyarakat Indonesia, yaitu gotong royong.yang merupakan suatu ciri khas atau karakter dari warganegara Indonesia
PENANAMAN NILAI DAN PRINSIP ANTI KORUPSI MELALUI SOSIALISASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DI SMK NEGERI 6 PALU Andi Nurul Isnawidiawinarti Achmad; Asriyani Asriyani; Aifan Aifan
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v2i2.2984

Abstract

Permasalahan korupsi di Indonesia kian mengkhawatirkan, sehingga perlu dilakukan upaya yang cukup massif dalam hal pencegahan. Upaya pencegahan yang tengah digalakkan adalah dengan memberikan pendidikan anti korupsi sejak dini kepada generasi muda bangsa, sejak tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi. Pengabdian bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya menumbuhkan nilai dan prinsip anti korupsi dalam rangka memberantasan dan mencegahan tindak korupsi. Sasaran dalam pengabdian ini adalah siswa SMK Negeri 6 Palu. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah dengan menggunakan metode langsung, dimana Tim Pengabdi langsung mendatangi SMK Negeri 6 Palu dan memberikan penjelasan langsung kepada siswa SMK Negeri 6 tentang prinsip dan nilai anti korupsi. Selama proses pengabdian, siswa SMK Negeri 6 sangat antusias dalam mengikuti materi yang diberikan dan aktif dalam sesi tanya jawab.
PENYULUHAN TENTANG KETENTUAN NIKAH SORO PADA PERKAWINAN SUKU KAILI DI KABUPATEN DONGGALA aifan, aifan; Lakuna , Rosnani
Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/sambulu_gana.v4i2.6202

Abstract

his service is entitled Counseling on Soro Marriage Provisions forKaili Tribe Marriages in Donggala Regency. The service in the backgroundof the Soso Marriage Procession still causes debate among certaincommunity groups, because many things can happen. Soro marriages mustnot be registered with the local Population and Civil Registry Serviceor at the Office of Religious Affairs in recognition by the state. Thisprocession is only known to the family and community leaders who can betrusted or appointed by the family carrying out the celebration. Withthis mechanism, it can have an impact on the social conditions of societyas well as other legal aspects. Thus, the Service Team as academics musthelp the community find the root of the problems that arise. Of coursethey must be found. For the purpose of knowing the factors that influencethe occurrence of a kasoro marriage in Kaili tribe marriages and thelegal aspects of carrying out a kasoro marriage based on applicableregulations. The method of this activity is the lecture method andquestion and answer method with the delivery of theoretical mainmaterial, where the material is presented by several people aspresenters with the target being the Kola-Kola Village Office, Kec.Central Banawa Donggala Regency.Keywords: Kaili tribe; Marriage; Soro's marriage.
Aspek Hukum Nikah Soro pada Perkawinan Suku Kaili di Kabupaten Donggala Aifan; Lakuna, Rosnani
Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin
Publisher : Indra Institute Research & Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58707/jipm.v5i3.1083

Abstract

Prosesi Nikah Soro tersebut masih menimbukan perdebatan di kalangan masrakat tertentu, karena banyak hal bisa terjadi. Pranikah atau Nikah Ssoro  tidak harus  didaftarkan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat.atau di Kantor Urusan Agama untuk  pengakuan oleh negara  Prosesi tersebut hanya diketahui oleh keluarga dan tokoh masyarakat yang dapat di percaya atau di tunjuk oleh keluarga yang melaksanakan hajatan tersebut. Dengan mekanisme demikian maka dapat  menimbulkan dampak bagi kondisi sosial masyarakat sekaligus aspek hukum lainnya. Tujuan dari Penelitian ini yakni  untuk mengetahu faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya nikah soro pada perkawinan suku kaili dan mengetahui aspek hukum  dalam melakukan nikah kasoro berdasarkan ketentuan  yang berlaku. Peneliti menggunakan metode penelitian yuridis empiris yang dengan dimaksudkan kata lain yang merupakan jenis penelitian hukum sosiologis dan dapat disebutkan dengan penelitian secara lapangan.walaupun tidak mengesampingkan  pendekatan Yuridis Normatif. Adapaun hasil penelitian, bahwa faktor terjadinya Nikah Soro yaitu faktor keluarga, waktu, jarak ekonomi, dan kepercayaan/budaya. Aspek hukum  pelaksanaan Nikah Soro tersebut terbentuknya hubungan hukum anatara pihak laki dan pihak istri karena kedua belah pihak memenuhi persyaratan Rukun Nikah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.