Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Enhancing Civil Servant Performance Through Digital Literacy and Organizational Adaptability Syahrir; Anjani, Rida; Alwi, Zulaikha Rumaisha
PROCURATIO: Jurnal Manajemen & Bisnis Vol. 4 No. 1 (2025): January - June
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62394/projmb.v4i1.197

Abstract

Purpose – This study aims to examine how digital literacy and organizational adaptability jointly influence civil servant performance within the context of Indonesia’s digital transformation agenda. While digital tools are increasingly integrated into public sector operations, limited attention has been paid to the interaction between individual digital competencies and institutional adaptability in determining work effectiveness. This research contributes to a more comprehensive understanding of civil servant performance by addressing this interdependence. Design/method/approach – A qualitative exploratory case study approach was employed, involving semi-structured interviews with 12 civil servants from two government institutions—one at the national level and one at the regional level. The participants were selected purposively based on their active involvement in digital administrative processes. Thematic analysis was conducted to identify patterns related to digital skill application, organizational support, and performance outcomes. Findings – The findings indicate that digital literacy enhances civil servants’ efficiency, confidence, and engagement, but its impact is highly contingent upon the organizational environment. Adaptive institutions that promote learning, flexibility, and supportive leadership enable civil servants to fully utilize their digital competencies. In contrast, rigid bureaucracies with limited innovation capacity tend to inhibit performance, even among digitally skilled employees. The interplay between individual and organizational factors emerges as a critical determinant of effective public service delivery. Implications – The study provides practical insights for policymakers and public managers seeking to improve civil service performance. It recommends integrated capacity-building strategies that simultaneously enhance digital skills and foster adaptive institutional cultures. Theoretically, it advances public administration literature by linking micro-level competencies with macro-level organizational dynamics. Novelty/Originality – This research offers original contributions by exploring the dual role of digital literacy and organizational adaptability in a developing country context, an area that remains underexplored. It bridges individual and institutional perspectives, offering a holistic lens on performance enhancement in the digital era
Peran Administrasi Kelurahan Dalam Pengelolaan Bantuan Sosial (Studi Kasus Di Kelurahan Tuguiha, Kecamatan Tidore Selatan, Kota Tidore Kepulauan) Ibrahim, Dahlia; Yahya, Muhammad Taurid; Alwi, Zulaikha Rumaisha
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 2 No. 1 (2025): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Harapan adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin yaitu keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan dan fasilitas layanan pendidikan yang tersedia serta penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya. PKH harus dilakukan secara profesional, sehingga tidak ada lagi RTSM yang tidak mendapatkan bantuan dari Program PKH tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prosedur dan kriteria yang digunakan oleh administrasi kelurahan dalam proses pendataan dan penyeleksian penerimaan bansos. Lokasi Penelitian di Kelurahan Tuguiha Kota Tidore Kepualaun, Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Menurut Sugiyono (2020:7) metode penelitian kualitatif deskriptif adalah pengumpulan data yang berbentuk katakata atau gambar-gambar, sehingga tidak menekankan pada angka. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka dapat ditarik kesimpullan bahwa Peran administrasi kelurahan dalam proses pendataan dan seleksi penerima bantuan sosial di Kelurahan Tuguiha sangatlah penting, yaitu untuk memastikan bahwa seluruh data penerima telah sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Langkah ini dilakukan guna mencegah kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial, seperti pemberian bantuan yang hanya berfokus pada keluarga kepala kelurahan atau staf kelurahan lainnya. Dalam pelaksanaannya, proses pengumpulan data calon penerima bantuan sosial di Kelurahan Tuguiha berjalan dengan lancar tanpa mengalami kendala berarti. Kondisi ini mencerminkan adanya kerja sama yang solid antara kepala kelurahan, sekretaris, dan seluruh staf kelurahan, sehingga pendataan dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
Peran Kepala Kelurahan Dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Di Kelurahan Gurabati Ismail, Siti Hajar; Yahya, Muhammad Taurid; Alwi, Zulaikha Rumaisha
Garolaha Social Humaniora Journal Vol. 2 No. 1 (2025): MARET
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nuku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dibutuhkan sosok pemimpin yang berkompeten agar terwujudnya pemerintahan yang (good governance) baik di pemerintahan pusat maupun kelurahan. Kelurahan merupakan lingkup pemerintahan mikro yang berhubungan langsung dengan masyarakat dan tetap berada dalam pengawasan kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahannya. Dalam hal ini kepala kelurahan memegang peran penting dalam mengoptimalkan pelayanan publik pada Kantor Kelurahan Gurabati Kecamatan Tidore selatan. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik yang sesuai dengan standar operasional dapat tercapai sesuai dengan fungsi kelurahan itu sendiri. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui Peran Kepala Kelurahan dalam mengoptimalkan pelayanan administrasi di Kelurahan Gurabati. Penelitian dilaksanakan di Kantor Kelurahan Gurabati Kecamatan Tidore Selatan selama 3 bulan, September-November 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif, dimana peneltian yang dilakukan bersifat deskriptif. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelayanan administrasi di Kelurahan Gurabati telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan prinsip-prinsip administrasi yang berlaku. Kepala kelurahan beserta staf memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran serta efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Pelatihan Promosi Digital Potensi Pariwisata Untuk Meningkatkan Keterampilan Masyarakat dalam Mengelola Wisata di Kelurahan Kalaodi Thaib, Fahrizal M; Haris, Rahmi; Ismail, Siti Hajar; Gani, Irfan A; Tanjung, Desi Arisanti; Alwi, Zulaikha Rumaisha
BARAKTI: Journal of Community Service Vol. 4 No. 2 (2026): Maret
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62394/barakati.v4i2.273

Abstract

Pengembangan pariwisata berkelanjutan mengharuskan setiap pengelola memiliki keterampilan dan kepiawaian menggunakan media digital untuk mempromosikan Lokasi wisata. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan di Kelurahan Kalaodi, Kecamatan Tidore Timur, Kota Tidore Kepulauan sebagai upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengenali, mengelola, dan mempromosikan potensi wisata lokal secara kreatif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu pendekatan partisipatif melalui edukasi langsung, Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi lapangan, wawancara, dan diskusi langsung dengan peserta kegiatan. Evaluasi pada kegiatan dilakukan dengan menguji kemampuan masyarakat dalam penggunaan digital untuk promosi wisata lokal.  penyusunan strategi promosi digital wisata lokal, serta pelatihan teknis dalam pembuatan konten promosi wisata. Kelurahan Kalaodi memiliki kekayaan sumber daya alam, budaya, serta sumber daya manusia yang besar, seperti wisata alam berupa air terjun dan ekowisata, ritual budaya paca goya, kerajinan tradisional, serta nilai kebersamaan masyarakat yang kuat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pemuda, dan warga setempat dalam menyusun strategi promosi yang lebih efektif. Selain meningkatkan kemampuan teknis, pelatihan ini juga menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pariwisata berbasis komunitas (community-based tourism), di mana masyarakat menjadi aktor utama dalam menjaga keberlanjutan wisata serta memperoleh manfaat ekonomi secara langsung. Dengan meningkatnya keterampilan promosi, diharapkan Kelurahan Kalaodi mampu berkembang menjadi destinasi wisata unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi lokal secara kreatif dan berkelanjutan.