Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY BASED LEARNING Muh. Irfan; Nur Islamiati; Aidin Aidin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.22023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kamampuan berpikir kritis siswa pada penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) dan bagaimanakah persepsi siswa pada Inquiry Based Learning (IBL). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis deskriptif. Tempat penelitian dilakukan di sekolah MAN Dompu. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa kelas XI. Intrumen penelitian menggunakan tes dengan jenis esai dan lembar angket dengan jenis anget Skala Likert. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) yang terlihat dari analisis data perindikator yaitu memberikan penjelasan sederhana, membangun keterampilan dasar, menarik kesimpulan, memberikan penjelasan lebih lanjut dan taktik dan strategi. Secara keseluruhan kemampuan berpikir kritis siswa sebelum penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) memperoleh rata-rata sebesar 13 dan persentasi 66 dengan kategori cukup. Kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model pembelajaran Inquiry Based Learning (IBL) memperoleh rata-rata sebesar 16,32 dan persentasi 81,6 dengan kategori baik. Persepsi siswa dinilai dengan beberapa aspek diantaranya aspek interaksi siswa dan guru, aspek mampu memotivasi siswa dalam belajar, aspek memahami konsep atau materi, Aspek berpikir kritis dan hasil belajar dan aspek kesesuaian model dengan materi. Secara keseluruhan dai setiap aspek persepsi siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 16 dan persentasi sebesar 82 dengan kategori baik.
Pembelajaran Matematika Berbasis Etnomatematika: Kajian Analisis Geometri Rumah Adat "Uma Lengge" Nur Islamiati; Purnamansyah Purnamansyah
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1458

Abstract

Sebagian besar siswa masih percaya bahwa pelajaran matematika sulit dan membosankan. Untuk kepentingan kehidupan siswa, pembelajaran perlu menjadi lebih signifikan dan relevan. Pendekatan etnomatematika, yang menggabungkan komponen budaya dan pengetahuan lokal ke dalam studi matematika, adalah salah satu strategi yang dapat diterapkan. Karena bentuk, proporsi, dan pola ukiran, bangunan tradisional "Uma Lengge" menjadi subjek studi yang menarik untuk pertimbangan estetika dan filosofis. Dalam pembelajaran matematika, aspek geometris dapat diakui dan digunakan. Hasilk penelitian menunjukkan bahwa masyarakat tradisional Bima menggunakan berbagai teknik pengukuran, mulai dari penggunaan jari, sakimi (kepalan tangan), pengukuran casing (satu depa) dengan siku, dan pada ukuran lebih dari satu meter, meregangkan satu bagian tangan dan melipat setengahnya. Desain bangunan Uma Lengge juga mencakup ide geometri, datar, dan ruang. Desain bangunan Uma Lengge berupa struktur datar, yang mencakup konsep dan prinsip segitiga serta pola kotak pada lante dan pola persegi panjang pada tadancai tabu. Selain itu, prinsip desain arsitektur Uma Lengge, termasuk ide dan desain prisma segitiga pada atap.
Analisis Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Kurikulum Merdeka Nur Islamiati; Habiburrahman Habiburrahman
JADIKA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jadika.v2i1.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi numerasi siswa Sekolah Dasar dalam pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka di SDN 28 Dompu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa Sekolah Dasar di SDN 28 Dompu pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui tes literasi numerasi dan observasi pembelajaran. Tes literasi numerasi disusun berdasarkan indikator kemampuan memahami masalah, menggunakan konsep dan prosedur matematika, serta menafsirkan dan menyelesaikan masalah matematika kontekstual. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa masih berada pada kategori sedang hingga rendah. Sebanyak 35% siswa mampu menyelesaikan soal matematika kontekstual dengan benar, sementara 65% siswa masih mengalami kesulitan. Hasil observasi menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih didominasi oleh aktivitas berpusat pada guru. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi numerasi perlu dilakukan melalui pembelajaran matematika yang lebih kontekstual dan berpusat pada siswa sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
Analisis Kesulitan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Nur Islamiati; Imam Setiadi Putra
JIBAS: Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Sastra Vol 1 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM “AMANAH”

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66371/jiibas.v1i1.20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan yang dialami oleh siswa kelas IX SMPN 1 Woja dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Soal cerita merupakan bagian penting dalam pembelajaran matematika karena menuntut kemampuan berpikir logis, pemahaman konsep, dan penerapan matematika dalam konteks kehidupan nyata. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui tes tertulis, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IX yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan pada beberapa tahap, yaitu memahami isi soal, menyusun model matematika, menyelesaikan perhitungan, dan menarik kesimpulan yang sesuai dengan konteks soal. Kesulitan memahami soal merupakan kendala yang paling dominan, diikuti oleh ketidakmampuan dalam mengubah kalimat verbal ke bentuk matematis. Faktor penyebab kesulitan meliputi rendahnya kemampuan literasi matematika, kurangnya latihan soal cerita, dan pendekatan pembelajaran yang belum kontekstual. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru lebih menekankan pada latihan soal cerita, meningkatkan kemampuan literasi siswa, dan menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah secara sistematis untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menghadapi soal cerita matematika.