Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Translokalitas Budaya Sorkam pada Penggunaan Ruang Untuk Kegiatan Sehari-hari Masyarakat di Perumahan Bumi Yapemas Indah, Bekasi Aisha, Heidi; Ekomadyo, Agus S.
ARSITEKTURA Vol 19, No 1 (2021): Arsitektura : Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan
Publisher : Universitas Sebelas Maret Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/arst.v19i1.48283

Abstract

Indonesia has various ethnic societies that have been migrated from their origin places and settled in other regions. It also occurs where Sorkam community, a coastal ethnic communities originalle placed in Central Tapanuli, North Sumatra, have moved and settled in Bumi Yapemas Indah Housing, South Tambun, Bekasi Regency. This article discusses how specific ethnic communities lives in a modern gated-community in everyday life. It examines how communities using space in everyday lives and and their cultural forms is maintained in translocal living spaces. By Lefebvre’s rhythmanalysis approach, research is conducted with interviews with community leaders and a sample of residents, and also field observation. It is found that the traditional culture of the Sorkam people did not have a direct effect on the architecture and use of space, but the similarity in the culture of the community encouraged the interaction between the rhythms of people's lives. Cultural similarity encourages interaction between the rhythms of people's lives so that the phenomenon of space use is reinforced according to the Eurhythmia concept. The phenomena of using the space include: 1) the emergence of a sense of security and comfort in using spaces 2) utilization of indoor and outdoor spaces as a social space, and 3) adjustment of space according to the culture of the local community. It is hope this article will contribute to the studies of social production of space by specific community.
Preferensi Desain Tempat Makan menurut Kelompok Pengunjung Utilitarian, Hedonik, dan Hibrid Aisha, Heidi; Bachtiar, Jasmine C. U.
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 10 No. 4 (2021): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.562 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v10i4.6

Abstract

Berkembang pesatnya bisnis tempat makan di Indonesia membuka peluang sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi penggiat bisnis tempat makan. Terdapat banyak strategi yang dapat dilakukan guna meningkatkan daya saing suatu tempat makan, salah satunya dengan menyesuaikan karakteristik tempat makan sesuai dengan preferensi segmen pasar yang dituju. Tujuan penelitian adalah ingin mengetahui preferensi pengunjung rumah makan terhadap desain yang mereka inginkan. Penelitian ini dilakukan pada sejumlah tempat makan yang dianggap memiliki karakter kuat mewakili segmentasi pengunjung tertentu. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan grounded theory yang menggunakan kuesioner daring. Pengolahan data (N=171) dilakukan menggunakan conventional content analysis. Dari hasil analisis terungkap bahwa terdapat tiga kelompok pengunjung: yaitu kelompok utilitarian, hedonik, dan hibrida. Kelompok utilitarian adalah kelompok yang datang ke tempat makan hanya untuk kegiatan kuliner saja, kelompok hedonik menghabiskan waktunya di tempat makan untuk kuliner dan kegiatan hobi. Hibrida adalah transisi kelompok pengunjunghedonik dan utilitarian. Hasil penelitian berkontribusi bagi pengusaha tempat ketika mendesain fasilitas sesuai dengan sasaran pengguna yang dituju.
Korelasi antara Atribut Restoran, Kegiatan dan Motivasi Pengunjung Aisha, Heidi; Bachtiar, Jasmine C. U.
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 9 No. 4 (2020): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.087 KB) | DOI: 10.32315/jlbi.v9i4.39

Abstract

Kegiatan kuliner telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Berkembang pesatnya bisnis tempat makan di Indonesia membuka peluang sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi penggiat bisnis tempat makan. Terdapat banyak strategi yang dapat dilakukan guna meningkatkan daya saing suatu tempat makan, salah satunya dengan menyesuaikan karakteristik tempat makan sesuai dengan preferensi segmen pasar yang dituju. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan korelasi antara atribut restoran, kegiatan dan motivasi pengunjung. Penelitian ini dilakukan pada atribut tempat makan, kegiatan yang dilakukan pengunjung, dan motivasi pengunjung. Penelitian terbagi atas dua tahap, yaitu tahap pertama berupa penelitian ekploratif-kualitatif (N=171) dan tahap kedua berupa penelitian eksplanatori-kuantitatif (N=100). Pengolahan data dilakukan menggunakan conventional content analysis dan studi korelasi. Hasil penelitian dapat digunakan untuk pengusaha tempat makan agar menyediakan tempat makan yang dapat menaungi berbagai jenis kegiatan pengunjung sesuai dengan motivasinya.