Keterampilan proses sains mengarahkan siswa untuk mengerjakan tidak hanya memahami. Learning cycle merupakan model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran, mengeksplor pengetahuan awalnya, dan membuktikan sendiri kebenaran pengetahuan awal tersebut. Terlihat ada keterkaitan antara learning cycle dan keterampilan proses sains. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model learning cycle terhadap keterampilan proses sains siswa SD kelas IV dengan materi hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen murni. Hasil penelitian menunjukkan pada kelas kontrol dan eskperimen terdapat peningkatan keterampilan proses sains siswa dengan nilai hasil uji beda dua rerata pre test dan post test masing-masing yaitu 0,000. Sedangkan, hasil uji beda dua rerata nilai post test kelas eksperimen dan kontrol menunjukkan nilai 0,828. Kesimpulannya, tidak terdapat perbedaan peningkatan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dengan peningkatan keterampilan proses sains siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model learning cycle.Kata Kunci : Model learning cycle, pembelajaran konvensional, keterampilan proses sains.