Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengembangkan Minat dan Bakat Siswa di SMA PGRI 4 Banjarmasin Pebriany, Dewy Nurchaifa; Hartini, Aditya
Jurnal Pengabdian Getek Vol. 1 No. 2 (2023): Getek : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UNIVERSITAS ACHMAD YANI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/getek.v1i2.602

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi siswa-siswi mengenai pentingnya minat dan bakat, memberikan pemahaman dan bimbingan mengenai cara mengembangkan minat dan bakat yang sesuai dengan potensi diri dan kemampuan yang dimiliki siswa, selain itu juga menjelaskan dan memberikan gambaran mengenai manfaat jika belajar dan bekerja sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki. Mitra sekolah dari kegiatan ini adalah siswa di SMA PGRI 4 Banjarmasin. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 19 Juni 2021 diikuti oleh 28 orang peserta dengan menggunakan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta bimbingan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) secara keseluruhan berjalan dengan lancar, terlihat dari respon positif para perserta dengan menunjukkan ketertarikan, memberikan pertanyaan, dan tanggapan terhadap materi yang disampaikan. Selain itu, kegiatan ini juga membantu siswa untuk lebih memahami mengenai minat dan bakat agar tidak mengalami kebimbangan dalam menentukan pendidikan atau pekerjaan di masa depan yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Dini di MAN 3 Banjarmasin Pebriany, Dewy Nurchaifa; Mahrita; Ulfah, Maria; Meilida, Annisa
Jurnal Pengabdian Getek Vol. 3 No. 1 (2025): Getek : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LP2M UNIVERSITAS ACHMAD YANI BANJARMASIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan memberikan edukasi pencegahan pernikahan dini. Pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang memiliki dampak besar terhadap individu, terutama perempuan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Banyak faktor yang mendorong terjadinya pernikahan dini, seperti kemiskinan, kurangnya akses pendidikan, serta norma dan budaya yang masih mendukungnya. Dampak dari pernikahan dini sangat signifikan, di antaranya adalah terbatasnya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, meningkatnya risiko kesehatan pada ibu hamil muda, serta terhambatnya pengembangan potensi diri. Pencegahan pernikahan dini sangat penting dilakukan untuk memastikan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Upaya ini memerlukan kolaborasi antara keluarga, masyarakat, pemerintah, dan lembaga pendidikan untuk memberikan edukasi, pemahaman, dan akses yang lebih baik dalam hal pendidikan serta perlindungan terhadap anak-anak dan remaja. Melalui langkah-langkah preventif, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang individu, menghindarkan mereka dari pernikahan dini, serta memberikan kesempatan yang lebih besar untuk mencapai kehidupan yang sejahtera dan penuh potensi .