Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN GURU DINIYAH DALAM PEMBENTUKAN SIKAP MODERAT SISWA Nahdly, M. Asad; Fahman, Ahmad Amiq
Al-Muttaqin : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mmojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/almuttaqin.v5i1.213

Abstract

Artikel ini membahas penelitian tentang pembentukan sikap moderat pada siswa Madrasah Diniyah Darul Hikmah di Dusun Prasung Tani, Desa Prasung, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, yang dicapai melalui peran dan strategi guru dalam pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberhasilan guru madrasah dalam mengubah pandangan masyarakat yang sebelumnya menganggap pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) tidak bermanfaat, menjadi pandangan positif yang mengakui kontribusi besar Madin dalam membentuk karakter siswa dan masyarakat. Sebelumnya, banyak kegiatan negatif di desa, seperti mabuk-mabukan, dan masih ada pengaruh keyakinan leluhur seperti aliran Kapitayan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dengan hasil berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian menunjukkan berbagai peran guru dalam membentuk sikap moderat, seperti Murabbi, Muaddib, Muallim, Mursyid, dan Mudarris, serta keteladanan guru baik dalam maupun luar pembelajaran. Strategi yang digunakan meliputi persiapan materi yang mendalam dan pengelolaan kelas melalui metode ceramah dan tanya jawab.
Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Meningkatkan Pemahaman Mata Pelajaran Fiqih Kelas VII Anam, Saeful; Fahman, Ahmad Amiq
FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam Vol. 9 No. 2 (2020): FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam meningkatkan pemahaman mata pelajaran Fiqih Kelas VII di MTs Mambaus Sholihin Gresik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field Research) yang akan dilaksanakan di MTs Mambaus Sholihin, Sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini data yang dihasilkan berupa data deskriptif yang diperoleh dari data-data berupa tulisan, kata-kata dan dokumen yang berasal dari sumber atau informan yang diteliti dan dapat dipercaya. Sedangkan teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasli penelitian menyimpulkan bahwa model pembelajaran PBL yang di terapkan di MTs Mambaus Sholihin telah berjalan sesuai teori dan definisi meski agak sedikit berbeda dalam langkah-langkah. Namun begitu, esensi dari langkah-langkah PBL yang di lakukan para guru Fiqih MTs Mambaus Sholihin tetaplah sama dengan esensi yang di rumuskan para ahli yakni bisa melakukan proses pembelajaran berdasarkan masalah dan menuntut peserta didik lebih aktif dalam berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Suatu proses pembelajaran apapun modelnya, para guru di tuntut harus lebih kreatif, inovatif dan sebisa mungkin membuat siswa bahagia dalam mengikuti proses pembelajaran. Begitu juga dalam menerapkan model pembelajaram PBL ini, selain harus kreatif, inovatif dan sabar, guru juga harus menyiapkan materi seringkas mungkin dan menyiapkan masalah-masalah yang dapat merangsamg siswa agar semangat dalam mengikuti proses pembelajaran.
Dialog Pemikiran Islam dan Filsafat Barat: Studi atas Pemikiran Martin Heidegger Nahdly, M. As’ad; Fahman, Ahmad Amiq
Al-Faruq: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam Vol. 3 No. 2 (2024): Al-Faruq : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Hukum Islam
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/al-faruq.v3i2.3798

Abstract

This study discusses the comparison between Martin Heidegger's existential thinking in Western philosophy with the Islamic view of human existence and the purpose of life. Heidegger, through the concept of Dasein, emphasizes the importance of awareness of death and time as the basis of authentic life. Meanwhile, in Islam, humans are seen as creatures created to serve God, with a life orientation centered on the afterlife. This study uses a qualitative approach and comparative analysis method to the works of Heidegger, classical Muslim philosophers, and the texts of the Qur'an and Hadith. The results of the study show that although they come from different metaphysical backgrounds, there is an important meeting point between the two views, especially in terms of awareness of the limitations of life and moral responsibility. Heidegger's thinking contributes to broadening the perspective on human authenticity, which in Islam is transformed into a life that is subject to the will of God. This study also underlines the relevance of Heidegger's existential concept in contemporary Islamic education as a reflective approach to forming self-awareness, responsibility, and a transcendental life orientation.