Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA INSTAGRAM DI KALANGAN REMAJA PEREMPUAN USIA 18-20 TAHUN Mafiroh, Zulfaani Rizqi Putri; Azzahra, Nabila; Fauziah, Adelia Dita Nur; Meilina, Nanda Ariska; Putra, Andi Pratama
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v5i1.8520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan penggunaan bahasa gaul di platform media sosial Instagram, khususnya di kalangan remaja perempuan berusia 18-20 tahun. Metodologi yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Data yang diteliti mencakup kata-kata, frasa, dan klausa yang mengandung istilah bahasa gaul dalam interaksi di Instagram. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa gaul terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Perkembangan ini terlihat sangat pesat di berbagai platform media sosial, terutama Instagram. Penggunaan bahasa gaul dapat diamati melalui status, komentar, serta caption pada unggahan pengguna. Namun, fenomena ini dinilai kurang mencerminkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penggunaan bahasa gaul yang semakin meluas berpotensi mengikis penggunaan bahasa Indonesia yang tepat, khususnya di kalangan remaja perempuan usia 18-20 tahun. Situasi ini diperparah dengan maraknya penggunaan bahasa gaul oleh para selebritas di media massa, yang semakin mendorong remaja untuk mengadopsinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian dan kualitas penggunaan bahasa Indonesia di masa depan, terutama di kalangan generasi muda.
Promosi Audio-Visual dan Dampaknya terhadap Perilaku Pencegahan Bullying pada Remaja: Studi Cross-Sectional Saipullah, Saipullah; Muzaffar, Muzaffar; Putra, Andi Pratama; Zulfikar, Zulfikar; Putri, Rahmiati Tagore
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.1960

Abstract

Bullying merupakan perilaku yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan sosial siswa. Upaya pencegahan melalui pendekatan promosi kesehatan diperlukan untuk menekan kejadian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas promosi audio-visual terhadap faktor perilaku pencegahan bullying pada siswa/i SMA Negeri 2 Timang Gajah Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 113 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, dan dianalisis secara bivariat menggunakan uji chi-square. Penelitian dilaksanakan pada 11 Maret hingga 06 Mei 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,003), efikasi diri (p=0,000), dukungan sosial (p=0,000), dan promosi audio-visual (p=0,031) dengan perilaku pencegahan bullying. Responden yang memiliki pengetahuan baik, sikap positif, efikasi diri tinggi, dukungan sosial kuat, dan terpapar promosi audio-visual lebih banyak menunjukkan perilaku pencegahan. Promosi audio-visual efektif dalam memengaruhi faktor yang berperan terhadap perilaku pencegahan bullying. Sekolah disarankan untuk memanfaatkan media audio-visual sebagai bagian dari strategi edukatif dalam mencegah bullying secara sistematis dan berkelanjutan.
Hubungan Pengetahuan dan Pemakaian Masker Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Pada Pekerja Pabrik Pengolahan Gula Merah di Desa Blang Mancung Putra, Andi Pratama; Saipullah, Saipullah; Muzaffar, Muzaffar; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Promotif Preventif Vol 7 No 6 (2024): Desember 2024: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v7i6.1629

Abstract

Keluhan gangguan pernapasan adalah rasa tidak nyaman atau kesulitan yang dialami seseorang saat bernapas, seperti sesak napas, napas berat, atau terasa tidak cukup udara. Gejala ini dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, termasuk asma, infeksi saluran napas, alergi, atau masalah jantung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Dan Pemakaian Masker Dengan Keluhan Gangguan Pernapasan Pada Pekerja Pabrik Pengolahan Gula Merah Di Desa Blang Mancung. Jenis penelitian kuantitatif dengan Metode analitik dan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada 80 responden. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Analisis data menggunakan analisis chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hbungan Pengetahuan (pValue = 0,003), dan pemekaian masker (pValue = 0,002) dengan keluhan gangguan pernapasan pada pekerja pabrik pengolah gula merah di Desa Blang Mancung.
ANALISIS PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA INSTAGRAM DI KALANGAN REMAJA PEREMPUAN USIA 18-20 TAHUN Mafiroh, Zulfaani Rizqi Putri; Azzahra, Nabila; Fauziah, Adelia Dita Nur; Meilina, Nanda Ariska; Putra, Andi Pratama
Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa Vol. 5 No. 1 (2024): Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6734/argopuro.v5i1.8520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan penggunaan bahasa gaul di platform media sosial Instagram, khususnya di kalangan remaja perempuan berusia 18-20 tahun. Metodologi yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Data yang diteliti mencakup kata-kata, frasa, dan klausa yang mengandung istilah bahasa gaul dalam interaksi di Instagram. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa bahasa gaul terus berkembang seiring dengan kemajuan zaman. Perkembangan ini terlihat sangat pesat di berbagai platform media sosial, terutama Instagram. Penggunaan bahasa gaul dapat diamati melalui status, komentar, serta caption pada unggahan pengguna. Namun, fenomena ini dinilai kurang mencerminkan kecintaan terhadap bahasa Indonesia yang baik dan benar. Penggunaan bahasa gaul yang semakin meluas berpotensi mengikis penggunaan bahasa Indonesia yang tepat, khususnya di kalangan remaja perempuan usia 18-20 tahun. Situasi ini diperparah dengan maraknya penggunaan bahasa gaul oleh para selebritas di media massa, yang semakin mendorong remaja untuk mengadopsinya dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terhadap kelestarian dan kualitas penggunaan bahasa Indonesia di masa depan, terutama di kalangan generasi muda.