Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

KEPEMIMPINAN IDEAL PADA ERA GENERASI MILENIAL UNTUK MENUJU FISIP YANG BERSINERGI Hasanah, Usrotul
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 4 No 01 (2025): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v4i01.6038

Abstract

Abstrak Keberhasilan manajemen tergantung pada gaya manajemen yang digunakan dan kepuasan bawahan. Menjadi pemimpin yang baik bagi generasi sekarang dan mendatang merupakan sebuah tantangan besar. Seiring berjalannya waktu, banyak pemimpin bermunculan tergantung pada tuntutan lingkungan. Pengelolaan yang efektif di era generasi milenial akan dimungkinkan dengan mengkualifikasikan pemimpin sebagai pemimpin yang handal, berintelektual, dan bertalenta secara intelektual dengan visi jangka panjang. Kepemimpinan milenial harus mendukung kemandirian dan semangat kewirausahaan generasi milenial. Penguatan bangsa memerlukan semangat kemandirian dan kewirausahaan yang menjadi landasan terpenting. Pemimpin milenial harus mendorong dan mendukung semangat inovasi, kreativitas dan keberanian dalam menciptakan peluang baru dan mengatasi tantangan dengan pendekatan mandiri dan kewirausahaan. Tujuan dari pengabdian memberikan motivasi kepada calon pemimpin muda bagaimana menyeleraskan memimpin organisasi dengan kebutuhan masyarakat di era melenial. Sedangkan metode yang digunakan sosialisasi dan diskusi serta kualitatif adapun hasilnya Generasi Milenial telah membawa perubahan signifikan dalam dunia kepemimpinan. Mereka menghargai pemimpin yang tidak hanya mahir dalam teknologi digital tetapi juga yang dapat membangun 64 Jurnal Abdi Publik , Vol 04, N0 01, 2024 hubungan yang kuat, memberikan tantangan yang memotivasi, dan mendorong kolaborasi yang efektif. Pemimpin di era ini harus lincah, responsif, dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan untuk memastikan kesuksesan organisasi. Kepemimpinan yang fleksibel dan adaptif menjadi kunci dalam menghadapi dinamika yang dibawa oleh Generasi Milenial. Kata Kunci : kepemimpinan, generasi, pemimpin yang baik
PENGUATAN KARAKTER MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI CRITICAL THINKING DESA WONOKOYO, KECAMATAN KAPONGAN Hasanah, Usrotul
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 2 No 01 (2024): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v2i01.3961

Abstract

Permasalahan sosial yang terjadi pada kalangan muda era modern terlebih di tengah-tengah perkembangan glob-alisasi yang semakin pesat tentunya berdampak besar pada tingkat moralitas dan pembentukan karakter generasi muda bangsa. Hal ini dibuktikan dengan bagaimana permasalahan sosial yang banyak ditemukan di tengah-tengah masyarakat dari desa hingga kota, dari yang terpencil hingga yang serba ada. Penyebabnya pun banyak dikarenakan oleh pola pikir dan pendidikan karakter yang masih minim di masyarakar. Fenomena tersebut ditemukan salah satunya di Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo. Cara menanggulangi permasalahan yang terjadi yaitu dengan cara pendampingan melalui sosialisasi kepada generasi muda melalui lembaga dan kegiatan masyarakat. Data diperoleh dari observasi dan wawancara kepada pihak-pihak yang berkompeten, sosialisasi melibatkan siswa dari beberapa lembaga dan pemuda desa yang tergabung dalam kelompok masyarakat yang ada. Kata Kunci : Penguatan Karakter, Critical Thinking, Wonokoyo
PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PEMBANGUNAN DILIHAT DARI PERSPEKTIF SOSIOLOGI DI KABUPATEN SITUBONDO Hasanah, Usrotul
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v1i01.3147

Abstract

Justify Text Persepsi gender yang diasosiasikan sebagai perempuan merupakan sebuah tindakan diskriminatif. Ini karena dalam pengertiannya, gender berkaitan dengan jenis kelamin (laki-laki dan perempuan). Pemerintah telah mulai menekankan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan, yang ditandai dengan dikeluarkannya berbagai kebijakan tentang Strategi Nasional Percepatan Pengarusutamaan Gender. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah menginginkan untuk mempercepat pelaksanaan kebijakan tersebut pada semua lini pemerintahan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Kebijakan pembangunan yang responsif gender dimaksudkan untuk meningkatkan keadilan dan kesetaraan gender dalam pembangunan. Tujuan dari sosialisasi PUG ditujukan untuk pembangunan yang lebih adil dan merata bagi seluruh masyarakat, baik laki-laki maupun perempuan, serta mengurangi kesenjangan antara laki-laki dan perempuan dalam mengakses dan mengontrol sumber daya, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan proses pembangunan, serta mendapatkan manfaat dari kebijakan dan program pembangunan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu: pertama, melakukan sosialisasi tentang pengarusutamaan gender, kedua, wawancara, dan ketiga, dengan menyebarkan kuesioner. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah antusiasme perempuan dalam mengikuti kegiatan. Sehingga dari kegiatan pengabdian ini diharapkan perempuan dan laki-laki memiliki akses yang sama kepada sumber daya pembangunan, berpartisipasi yang sama dalam proses pembangunan, mempunyai kontrol yang sama atas sumber daya pembangunan, dan memperoleh manfaat yang sama dari hasil pembangunan.
SOSIALISASI PENDIDIKAN KARAKTER BAGI MAHASISWA PENERIMA KIP-KULIAH UNIVERSITAS ABDURACHMAN SALEH SITUBONDO Hasanah, Usrotul
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 1 No 01 (2023): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v1i01.3148

Abstract

Proses globalisasi secara terus-menerus akan berdampak pada perubahan karakter masyarakat Indonesia. Kurangnya pendidikan karakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada perilaku negatif di masyarakat, misalnya pergaulan bebas, penyalahgunaan obat-obat terlarang, pencurian, kekerasan terhadap anak, dan lain sebagainya. Pendidikan ini dapat membantu meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Sebagian mahasiswa tidak bisa membentuk karakter yang kuat untuk dirinya di tempat lain. Dapat membentuk individu yang menghargai dan menghormati orang lain dan dapat hidup di dalam masyarakat yang majemuk. Sebagai upaya mengatasi akar masalah moral-sosial, seperti ketidakjujuran, ketidaksopanan, kekerasan, etos kerja rendah, dan lain-lain. Merupakan cara terbaik untuk membentuk perilaku individu sebelum masuk ke dunia kerja/ usaha. Sebagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai budaya yang merupakan bagian dari kerja suatu peradaban. Tujuan utama pendidikan karakter adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, di mana masyarakatnya berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong. Metode pelaksanaan Pendidikan Karakter dengan cara sosialisasi kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah serta melakukan personal agar kita dapat mengetahui dan memantau bagaimana mahasiswa mengelola keuangan beasiswanya selain itu pendekatan kepada wali mahasiswa, melakukan kunjungan kepada keluarga mahasiswa penerima, memberi contoh keteladanan perilaku sebagai bentuk penguatan karakter terhadap mahasiswa, melakukan evaluasi akademik mahasiswa. Hasil dan pengabdian ini Pendidikan Karakter sebagai salah satu jalan untuk mengembalikan manusia pada kesadaran moralnya harus selalu dikawal oleh semua pihak. Keluarga, lembaga pendidikan, media massa, masyarakat, dan pemerintah harus bahu membahu bekerjasama dalam tanggung jawab ini. Tanpa keterlibatan semua pihak, ideal-ideal dari dilakasanakannya pendidikan karakter hanya akan berakhir di tataran wacana dan gagasan. Oleh karena itu perlu program aksi secara menyeluruh dari semua komponen bangsa ini.
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DAN PERANGKAT DESA DALAM PENYUSUNAN PERATURAN DESA DI DESA WONOKOYO, KECAMATAN KAPONGAN KABUPATEN SITUBONDO Hasanah, Usrotul
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 3 No 01 (2024): JURNAL ABDI PUBLIK
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v3i01.5957

Abstract

Masyarakat desa dan perangkat desa sebagai pelaksana program yang ada dalam peraturan desa, seringkali terkendala karena keterbatasan mereka dalam memahami sehingga banyak kegiatan desa tdak terlaksana dengan sesuai tujuan yang diinginkan. Pengabidian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan perangkat desa dalam penyusunan peraturan desa di Desa Wonokoyo. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pendekatan langsung, yaitu peneliti terjun langsung ke masyarakat dengan melakukan sosialisasi atau penyuluhan mengenai penyusunan peraturan desa sehingga meningkatkan pemahaman masyarakat dan perangkat desa dalam penyusunannya. peraturan desa. Hasil yang dicapai pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Desa Wonokoyo Kecamatan Kapongan Kabupaten Situbondo dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dan perangkat desa dalam penyusunan peraturan desa di Desa Wonokoyo antara lain: Sosialisasi Kewenangan Desa dan peran serta masyarakat dalam Pembentukan Peraturan Desa, Teknik Penyusunan Peraturan Desa, Pelatihan Penyusunan Peraturan Desa, Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa tentang Pengelolaan Aset Desa, Pembahasan Materi Isi RUU dengan Pemerintah Desa Wonokoyo tentang Pengelolaan Aset Desa, dan Penyusunan dan sosialisasi Buku Pedoman Pembentukan Peraturan Desa. Kata kunci: Pemahaman Masyarakat; Perangkat Desa; Peraturan Desa
Unars, Situbondo, Membangun Pola Leadership dengan Program Pelatihan Soft Skills pada Mahasiswa Generasi Milenial dan Gen Z di Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Hasanah, Usrotul; Senain, Senain; Hanum, Farida
Jurnal Abdi Publik (JAP) Vol 5 No 01 (2026): Transformasi Kepemimpinan dan Partisipasi Politik: Dialektika Gender di Era Gene
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/jap.v5i01.7932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan pada mahasiswa Generasi Z melalui program pelatihan soft skills. Mengingat karakteristik unik dari Generasi Z seperti keterampilan digital yang tinggi dan pendekatan kolaboratif, program ini dirancang untuk memperkuat aspek komunikasi, kerjasama tim, dan pemecahan masalah. Metode penelitian mencakup tiga tahap utama: Identifikasi Kebutuhan Pelatihan, Desain Program Pelatihan, dan Implementasi serta Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi kepemimpinan mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test. Hasilnya, skor rata-rata keterampilan komunikasi meningkat dari 60 menjadi 85 (41.67%), kerjasama tim dari 65 menjadi 90 (38.46%), pemecahan masalah dari 70 menjadi 88 (25.71%), dan pemanfaatan teknologi dari 75 menjadi 92 (22.67%). Dengan demikian, program ini berhasil memenuhi kebutuhan khusus dari mahasiswa Generasi Z, mempersiapkan mereka sebagai pemimpin masa depan yang lebih adaptif dan kompeten. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut mencakup integrasi proyek nyata, mentorship, penggunaan teknologi canggih, dan fokus pada pengembangan keterampilan interpersonal. Kata Kunci: Generasi Z, kepemimpinan, soft skills
IMPLEMENTASI PROGRAM SERTIFIKASI HAK ATAS TANAH (SeHAT) NELAYAN DI DESA AGEL KECAMATAN AGEL KABUPATEN SITUBONDO Hasanah, Usrotul; Rosida, Kholifa Ayu
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.6379

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo yang mengalami kesulitan dalam menentukan lokasi diluar program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), kurangnya penyampaian informasi terkait Program Sertifikasi Hak Atas Tanah (SeHAT) Nelayan serta proses pelaksanaan program tiap tahunnya mengalami keterlambatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Program Sertifikasi Hak Atas Tanah (SeHAT) Nelayan di Desa Agel Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo. Metode penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah primer dan sekunder yakni dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggali informasi dan data dengan wawancara kepada informan yang telah ditentukan sedangkan analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Sertifikasi Hak Atas Tanah (SeHAT) Nelayan di Desa Agel Kecamatan Jangkar Kabupaten Situbondo sebagian besar sesuai dengan sop yang tercantum, akan tetapi ditemukan beberapa kendala seperti susahnya menentukan lokasi yang sesuai kriteria, kurangnya informasi yang disampaikan kepada masyarakat, dan komunikasi antara tim Pemerintah Desa Agel dengan tim Badan Pertanahan Nasional Situbondo yang kurang mengakibatkan proses pendataan terlambat.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA (APBDES) DALAM PELAKSANAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI DESA CERMEE KABUPATEN BONDOWOSO Yudistira, Excy; Hasanah, Usrotul
ACTON Vol 21 No 02 (2025): NOPEMBER
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/acton.v21i02.7570

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Cermee, dengan fokus pada kesesuaiannya dengan hasil Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes). APBDes merupakan rencana keuangan tahunan desa yang disusun berdasarkan musyawarah perwakilan masyarakat dan disetujui Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Studi ini menyoroti kendala yang dihadapi Pemerintah Desa Cermee akibat pandemi Covid-19, yang mewajibkan realokasi dana desa untuk penanggulangan bencana, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), sehingga berdampak pada penundaan prioritas pembangunan infrastruktur yang telah direncanakan sebelumnya, seperti pavingisasi, pembangunan gorong-gorong, drainase, dan jamban. Pengelolaan keuangan desa di Desa Cermee dikaji berdasarkan empat asas pengelolaan yang baik sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 113 Tahun 2014, yaitu transparan, akuntabel, partisipatif, serta tertib dan disiplin. Pengumpulan data dilakukan melalui kajian pustaka, observasi lapangan, dan wawancara dengan aparatur desa serta informan terkait. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan anggaran APBDes di Desa Cermee secara umum dapat dikatakan baik. Meskipun menghadapi tantangan realokasi anggaran akibat pandemi, pemerintah desa dinilai telah menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa dengan mematuhi asas transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, serta ketertiban dan disiplin sesuai dengan kerangka regulasi yang berlaku. Kepatuhan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam mengelola keuangan secara bertanggung jawab, meskipun terdapat hambatan eksternal dalam merealisasikan seluruh rencana pembangunan infrastruktur awal.