Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam integrasi antara perencanaan serta pengembangan karir dengan sistem kompensasi sebagai strategi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di organisasi pendidikan Islam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengakses berbagai sumber, seperti buku, jurnal, dan riset-riset terkait yang sudah ada untuk memperoleh informasi yang relevan mengenai yang membahas hubungan sinergis antara manajemen karir dan kebijakan kompensasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan dan pengembangan karir yang terarah mampu meningkatkan kompetensi, motivasi, loyalitas, serta kesiapan karyawan dalam menghadapi tuntutan pekerjaan yang terus berkembang. Di sisi lain, kompensasi yang adil, transparan, dan berbasis kinerja berfungsi sebagai penguat motivasi ekstrinsik sekaligus sarana retensi pegawai yang efektif. Integrasi kedua aspek ini menghasilkan sistem manajemen SDM yang saling memperkuat: perencanaan karir memberikan arah dan peluang pertumbuhan bagi individu, sementara kompensasi memastikan adanya penghargaan yang sepadan dengan kontribusi dan pencapaian kinerja. Dalam konteks pendidikan Islam, integrasi tersebut tidak hanya meningkatkan kinerja dan kesejahteraan pegawai, tetapi juga menumbuhkan nilai profesionalisme yang selaras dengan etika kerja Islami, seperti amanah, kejujuran, dan tanggung jawab. Secara strategis, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan SDM tidak dapat dipisahkan dari sinergi antara sistem karir yang jelas dan kompensasi yang berkeadilan. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan model kebijakan SDM berbasis integrasi karir–kompensasi yang adaptif, berorientasi kinerja, serta berlandaskan nilai spiritual dan keberlanjutan organisasi.