Maola, Putri Sofiatul
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Relevansi Konsep Pendidikan Ibnu Khaldun dalam Menciptakan Profesionalisme Tenaga Pendidik Sekolah Dasar Maola, Putri Sofiatul; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.595 KB)

Abstract

Penelitian dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis pemikiran tokoh Ibnu Khaldun mengenai konsep pendidikan serta relevansinya dalam menciptakan profesionalisme tenaga pendidik Sekolah Dasar. Setiap harinya manusia membutuhkan asupan makanan dan minuman untuk menunjang hidupnya berlangsung, begitu pula manusia tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan sebagai upaya pemahaman dan pengembangan diri. Penelitian ini berfokus bagaimana konsep pendidikan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi deskriptif secara analitis. Dimana teori ataupun dasar pembahasan yang diambil tidak perlu di luar ruangan, tetapi berdasarkan dari studi kepustakaan seperti jurnal, artikel dan buku. Pada teori pemikiran Ibnu Khaldun diperoleh hasil bahwa suatu kegiatan belajar mengajar, perlu disertai dengan beberapa kali pengulangan hingga benar-benar paham dan mengerti. Beliau menjelaskan dalam proses pembelajaran perlu disertai konsep biar sedikit asal mengerti untuk ditanamkan kepada guru Sekolah Dasar agar memiliki profesionalisme dalam mengajar yang kemudian diterapkan kepada siswanya. Tentu hal ini perlu direalisasikan untuk guru Sekolah Dasar saat ini.
Relevansi Konsep Pendidikan Ibnu Khaldun dalam Menciptakan Profesionalisme Tenaga Pendidik Sekolah Dasar Maola, Putri Sofiatul; Kuswanto, Kuswanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis pemikiran tokoh Ibnu Khaldun mengenai konsep pendidikan serta relevansinya dalam menciptakan profesionalisme tenaga pendidik Sekolah Dasar. Setiap harinya manusia membutuhkan asupan makanan dan minuman untuk menunjang hidupnya berlangsung, begitu pula manusia tidak dapat dipisahkan dengan pendidikan sebagai upaya pemahaman dan pengembangan diri. Penelitian ini berfokus bagaimana konsep pendidikan dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi deskriptif secara analitis. Dimana teori ataupun dasar pembahasan yang diambil tidak perlu di luar ruangan, tetapi berdasarkan dari studi kepustakaan seperti jurnal, artikel dan buku. Pada teori pemikiran Ibnu Khaldun diperoleh hasil bahwa suatu kegiatan belajar mengajar, perlu disertai dengan beberapa kali pengulangan hingga benar-benar paham dan mengerti. Beliau menjelaskan dalam proses pembelajaran perlu disertai konsep biar sedikit asal mengerti untuk ditanamkan kepada guru Sekolah Dasar agar memiliki profesionalisme dalam mengajar yang kemudian diterapkan kepada siswanya. Tentu hal ini perlu direalisasikan untuk guru Sekolah Dasar saat ini.
Implementasi Strategi Guru melalui Pendekatan Saintifik dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas 5 di SD Lab School UPI Cibiru Maola, Putri Sofiatul; Karai Handak, Indira Syifa; Septiani, Isfi Aulia; Prihantini, Prihantini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4100

Abstract

Saat ini dengan semakin berkembangnya zaman tentunya dalam bidang pendidikan juga harus ikut berperan aktif dengan mencetak generasi emas yang unggul. Disinilah menjadi suatu tantangan tersendiri bagi guru ketika hendak menyampaikan materi belajar kepada siswa yakni perlu adanya suatu perubahan agar proses belajar lebih menarik dan tidak monoton. Oleh sebab itu, pemilihan strategi dengan pendekatan yang tepat merupakan dasar yang sangat penting. Salah satunya, menggunakan pendekatan saintifik karena dapat melatih tingkat berpikir kritis siswa dengan kegiatan di dalamnya seperti menanya, mengamati, menalar, mengumpulkan informasi (menyoba atau mencipta) dan mengkomunikasikan. Berangkat dari hal-hal tersebut, maka tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan pendekatan saintifik, adapun tempat pelaksanaan yang menjadi target kita adalah SD Labschool UPI Cibiru kelas 5. Untuk metode penelitiannya menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara kepada guru serta siswa terkait. Di SD Labschool UPI Cibiru juga telah menerapkan pendekatan saintifik dan ketika pelaksanaan siswa menjadi lebih aktif, penuh percaya diri serta dapat mengasah keterampilan dan kemampuan berpikir secara interaktif sehingga mewujudkan peserta pendidik yang berkarakter di masa depan sesuai tuntutan zaman yang ada.
MEMBANGKITKAN SIKAP NASIONALISME BAGI GENERASI MUDA MELALUI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI-NILAI PANCASILA Maola, Putri Sofiatul; Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda) Vol 4, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Guru Sekolah Dasar (JPPGuseda)
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55215/jppguseda.v4i3.4768

Abstract

GENERATING AN ATTITUDE OF NATIONALISM FOR THE YOUNG GENERATION THROUGH THE IMPLEMENTATION OF PANCASILA VALUES EDUCATIONThe research aims to arouse an attitude of nationalism in the spirit of youth through the implementation of Pancasila values. As, Pancasila is the basis of the State which should be instilled in the soul of each individual, especially the younger generation. This research was conducted using a qualitative method through a descriptive analytic approach, in which the theory or basis of discussion was taken from the results of literature studies such as books, articles and journals. In this era of globalization, there have been many changes in the tantalizing patterns of human life in the world in terms of technology, communication and dress, so this globalization can have positive and negative impacts. As the nation's successor, we must be able to filter out the negative effects of globalization by implementing or applying Pancasila values, this can be achieved by fostering an attitude of nationalism, one of which is loving domestic products. In Pancasila, there are many noble values that reflect the nation's culture. These values are reflected in each of the precepts in Pancasila. Therefore, through the implementation of Pancasila values, it is hoped that it can become a reference for the younger generation who are the nation's successors who are still guided by Pancasila in life.
PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Maola, Putri Sofiatul; Karai Handak, Indira Syifa; Herlambang, Yusuf Tri
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24772

Abstract

AbstractArtificial Intelligence (AI) is a contemporary term stemming from the Fourth Industrial Revolution, representing human-created intelligence. Its implementation spans various sectors, including education, as the evolving digital era necessitates such technology to enhance the educational process. The aim is to explore the application of AI in relation to education. The research methodology employed is a literature review. The integration of AI in the realm of education significantly influences learning, particularly in terms of instructional methods. This greatly facilitates both teachers and students in adapting to the teaching and learning activities. Teachers find ease in administrative tasks and student assessments. In the era of the Fourth Industrial Revolution, students are expected to be technologically literate. AI employs systems that assist and enable activities to align with individual abilities and learning styles. However, it's important to note that AI's usage sometimes comes with negative impacts. As a generation in the Fourth Industrial Revolution, it is crucial for us to utilize AI wisely and positively, considering its potential drawbacks.Keywords: Artificial Intelligence, Industrial Revolution 4.0, Education AbstrakArtificial Intelligence (AI) merupakan istilah baru dari Revolusi Industri 4.0 sebagai kecerdasan buatan manusia. Penerapan AI tentunya banyak digunakan di beberapa sektor, termasuk di bidang pendidikan. Pendidikan yang berkembang ke era digital memerlukan teknologi semacam ini untuk membantu meningkatkan pendidikan. Tujuannya untuk mengetahui penerapan AI dalam kaitannya dengan pendidikan. Sedangkan metode penelitian yang digunakan menggunakan metode studi kepustakaan. Penerapan AI dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh khususnya dalam hal pembelajaran. Hal ini tentunya sangat memudahkan guru dan siswa dalam menyesuaikan diri dengan kegiatan belajar mengajar. Manfaat yang diperoleh guru adalah mempermudah dalam hal administrasi dan penilaian siswa. Dengan adanya revolusi industri 4.0, pelajar dituntut untuk mampu melek teknologi. AI tersebut menggunakan sistem yang membantu dan memungkinkan dilakukannya kegiatan sesuai dengan kemampuan dan gaya belajarnya. Namun terkadang AI juga mempunyai tantangan dalam penggunaannya, sehingga kita sebagai generasi revolusi industri 4.0 perlu memanfaatkannya secara bijak dan positif dengan memaksimalkan kekuatan yang kita miliki.Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Revolusi Industri 4.0, Pendidikan