Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Warta AKAB

Pengaruh Plasma Ozon dari Reaktor Berpenghalang Dielektrik Ganda Terhadap Masa Simpan Produk Holtikultura dan Hewani Aini, Alvina Nur; Hanafi, Hanafi; Nurhasanah, Nurhasanah; Sirait, Septilina Melati; Rochaeni, Henny; Yudianto, David
Journal Warta AKAB Vol 49, No 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v49i1.243

Abstract

Salah satu teknik preservasi bahan pangan adalah dengan plasma ozon. Perkembangan terbaru teknik pelepasan plasma dengan metode listrik tegangan tinggi yaitu dengan reaktor berpenghalang dielektrik ganda. Reaktor ini dapat secara bersamaan menghasilkan dua zona plasma seragam di kedua sisi pelat dielektrik, sehingga menghasilkan efisiensi energi yang tinggi dan konsentrasi ozon yang lebih tinggi. Dengan menggunakan reaktor jenis ini, diharapkan proses ozonasi produk pangan dapat berlangsung lebih maksimal dan produk pangan dapat bertahan lebih lama. Mesin plasma ozon mampu menghasilkan konsentrasi ozon terlarut sebesar 0,25 mg/L. Mesin dapat digunakan untuk memperpanjang masa simpan stroberi, tomat, daging sapi, dan daging ayam sampai 9 (sembilan) hari. Ozon yang dihasilkan mampu membunuh bakteri pada sampel uji yang ditunjukkan dari hasil pengujian ALT. Ozon tidak signifikan mempengaruhi sifat kimia sampel, seperti Total Asam Tertitrasi (TAT) dan bilangan peroksida, sehingga kualitas sampel tetap terjaga.
Pemanfaatan Biji Rambutan Sebagai Produk Pangan Inovasi Martabak Tepung Biji Rambutan Sirait, Septilina Melati; Harpil, Ade Nabila; Alma, Dea Try; Andika, Dony; Shakti, Farrel Fachrezy; Solihin, Muhammad Alvin Azhar; Putra, Sultan Malikussaleh Suryana
Journal Warta AKAB Vol 47, No 1 (2023): Warta AKAB
Publisher : Politeknik AKA Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55075/wa.v47i1.175

Abstract

Biji rambutan memiliki banyak fungsi yang baik untuk kesehatan, diantaranya adalah sumber antioksidan, mengatasi masalah pencernaan, dan mencegah kanker. Pemanfaatan biji rambutan menjadi produk pangan inovasi salah satunya yaitu martabak dilakukan dengan mengolah biji rambutan yang diolah menjadi tepung untuk bahan baku pada martabak. Untuk mengurangi rasa pahit dari produk martabak yang dibuat, dilakukan perbandingan komposisi tepung biji rambutan dan tepung tapioka sebesar 70 : 30. Kemudian dilakukan pengujian kimia dengan hasil kadar abu sebesar 0,74% , kadar karbohidrat sebesar 29,28 %, kadar protein sebesar 2,69 % dan kadar lemak sebesar 12,98 %. Jumlah karbohidrat, protein dan lemak dalam satu takaran saji (15 gram) secara berturut-turut sebanyak 2, 0,4, dan 4 gram dengan % AKG secara berturut-turut sebesar 3%, 0,7%, dan 1%. Martabak tepung biji rambutan dapat bertahan selama 1 hari di suhu ruang dan 2 hari di suhu dingin. Pengujian organoleptik pada tepung martabak biji rambutan dari segi rasa, tekstur, warna dan penampakan memiliki nilai rata-rata secara berturut-turut sebesar 4.27, 5.13, 5.20, dan 5.33. Dapat diketahui dari segi tekstur, warna dan penampakan produk masuk kedalam kategori agak suka-suka sedangkan dari segi rasa masuk kedalam kategori netral-agak suka.