Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Innovation Computer Vision Technology With Internet Of Things (Iot) For Support Entrepreneurs In Fishery Sector Helmy Faisal Muttaqin; Ari Purno Wahyu
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.134 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i2.39

Abstract

Sektor perikanan memerankan peran utama ke dua setelah migas, indonesia merupakan negara dengan wilayah laut yang luas di Asia Tenggara dan menjadi penghasil ikan nomor satu wilayah tesebut, produk -produk perikanan indonesia telah mampu bersaing dipasar domestik dan pasar internasional, sektor perikanan saat ini mencoba membuat sebuah sistem quality control atau kendali produk yang dihasilkan dari mulai level hulu dan hilir, besarnya jumlah produk ikan di Indonesia menjadi andalan penghasilan devisa negara, sumber perikanan indonesia berumber pada perikanan air tawar dan sumber perikanan air laut. Agar mampu bersaing dipasar domestik diperlukan sebuah langkah dengan menjaga standar tempat pemeliharaan dan qualitas ikan, faktor qualitas ikan dipengaruhi dengan memperhatikan jenis pakan dan kualitas air, yang sangat berpengaruh pada habitat ikan tersebut, proses tersebut akan sulit jika dilakukan pada area yang luas serta menggunakan teknologi yang masih sederhana misalkan peternak ikan akan memberikan pakan ikan secara berkala dan manual mengecek keadaaan serta ukuran ikan yang masih menggunakan visual langsung, misalnya dengan mengukur bobot, kelengkapan tubuh ikan dan warna ukuran itu sendiri merupakan faktor yang sangat penting sebagai pengambilan keputusan bahwa ikan tersebut masuk kedalam kategori export atau tidak. Untuk memudahkan monitoring kualitas ikan tersebut saat ini bisa menggunakan sebuah bantuan metode Computer vision dengan teknik image processing dengan implementasi teknologi IOT (Internet Of Thing), pada metode tersebut qualitas suhu air kolom dan ukuran kondisi ikan bisa monitoring bahkan menghitung kondisi jumlah ikan yang hidup dikolam, metode bisa mempersingkat waktu dan mengkover area habitat ikan dalam zona yang lebih luas dan menghemat tenaga serta biaya sehingga hasilnya dari produk ikan lebih optimal dan berkualitas
Pemanfaatan Sarana dan Prasarana Media e-Learning atau Virtual Laboratory dalam Pembelajaran Jarak Jauh di Era Pandemi Covid-19 Sukenda Sukenda; Ari Purno Wahyu; Benny Yustim; Helmy Faisal Mutaqien; Ulil Surtia Zulpratita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2.1 Desember (2022): SPECIAL ISSUE
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Training activities, one of the community service activities, vocational high school teacher training activities. The purpose of the training is to provide an overview of learning subjects using e-learning or virtual laboratories. It is hoped that the training will take the form of learning and the learning process will be carried out with online learning during the covid-19 pandemic. The training discussed about e-learning or virtual laboratory learning to Vocational High School teachers. This model has the aim that competence in the field of learning and practice is carried out well. Learning development using online media, virtual laboratory is a practical learning media that is carried out online. E-learning, learning subjects using information technology media. The ability to manage and use e-learning and virtual laboratories is required in distance learning (PJJ). The development of distance learning or online is the right step in using e-learning or virtual laboratories in the covid-19 pandemic era.
IMPLEMENTASI BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK PENILAIAN MUTU PELAYANAN DOKUMEN ADMINDUK STUDI KASUS DISDUKCAPIL KOTA XYZ Helmy Faisal Muttaqin; Ari Purno Wahyu Wibowo
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v5i2.229

Abstract

Penerapan teknologi informasi untuk pelayanan publik pemerintahan telah mengubah cara pelayanan adminstrasi kependudukan (ADMINDUK) dan membuatnya semakin efisien serta mampu meningkatkan pelayanan ADMINDUK menjadi lebih baik. DISDUKCAPIL dituntut untuk memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga dapat melakukan Tata Kelola dengan baik. Tata Kelola yang dilakukan membutuhkan informasi untuk membuat keputusan dalam mengelola dan mengatur keberlangsungan pelayanan publik Adminduk. Salah satu teknologi mutakhir yang mampu mengolah data dan menampilkan informasi adalah Bisnis Intelijen (BI). Bisnis Intelijen merupakan infrastruktur, aplikasi, dan alat (tools) yang memungkinkan akses dan analisis informasi untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pengambilan keputusan internal organisasi dalam rangka untuk meningkatkan kinerja organisasi. Bisnis Intelijen dapat diterapkan di berbagai sektor, termasuk di sektor pelayanan publik DISDUKCAPIL
IMPLEMENTASI BUSINESS INTELLIGENCE UNTUK PENILAIAN MUTU PELAYANAN DOKUMEN ADMINDUK STUDI KASUS DISDUKCAPIL KOTA XYZ Faisal Muttaqin, Helmy; Wahyu Wibowo, Ari Purno
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 5 No. 2 (2023)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v5i2.229

Abstract

Penerapan teknologi informasi untuk pelayanan publik pemerintahan telah mengubah cara pelayanan adminstrasi kependudukan (ADMINDUK) dan membuatnya semakin efisien serta mampu meningkatkan pelayanan ADMINDUK menjadi lebih baik. DISDUKCAPIL dituntut untuk memaksimalkan sumber daya yang ada sehingga dapat melakukan Tata Kelola dengan baik. Tata Kelola yang dilakukan membutuhkan informasi untuk membuat keputusan dalam mengelola dan mengatur keberlangsungan pelayanan publik Adminduk. Salah satu teknologi mutakhir yang mampu mengolah data dan menampilkan informasi adalah Bisnis Intelijen (BI). Bisnis Intelijen merupakan infrastruktur, aplikasi, dan alat (tools) yang memungkinkan akses dan analisis informasi untuk meningkatkan dan mengoptimalkan pengambilan keputusan internal organisasi dalam rangka untuk meningkatkan kinerja organisasi. Bisnis Intelijen dapat diterapkan di berbagai sektor, termasuk di sektor pelayanan publik DISDUKCAPIL
Cyber Pandemic – The New Cybersecurity Risks Sukenda, Sukenda; Zulpratita, Ulil Surtia; Muttaqin, Helmy Faisal; Wahyu, Ari Purno; Yustim, Benny
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.4759

Abstract

We are amidst a digital pandemic. In 2020, COVID-19 sped up a change towards remote working and the product being utilized for these assaults has become more straightforward to execute, ransom ware assaults have risen quickly and keep on speeding up in 2021. The COVID-19 pandemic has changed both the actual world and the computerized space, where organizations and associations are being gone up against with overwhelming online protection challenges for which not many were prepared or prepared to confront. Attributable to the extreme change in working conditions, cyber attacks and information extortion presently rank third among the best worries of business pioneers, as detailed in the World Economic Forum's COVID-19 Risks Outlook. The likelihood of malignant digital movement is considerably more upsetting thinking about that 53% of organizations have never pressure tried their systems. The key focus point from these and a large group of other alarming probabilities is that readiness for any kind of digital emergency whatsoever levels of an association is critical. Top administration, network protection trained professionals and each representative should know how to treat an emergency hit. Cyber security centers around securing information, yet it is presently not adequate; organizations need cyber resilience.
Cyber Pandemic – The New Cybersecurity Risks Sukenda, Sukenda; Zulpratita, Ulil Surtia; Muttaqin, Helmy Faisal; Wahyu, Ari Purno; Yustim, Benny
Brilliance: Research of Artificial Intelligence Vol. 4 No. 2 (2024): Brilliance: Research of Artificial Intelligence, Article Research November 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendekiawan Al Khwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/brilliance.v4i2.4759

Abstract

We are amidst a digital pandemic. In 2020, COVID-19 sped up a change towards remote working and the product being utilized for these assaults has become more straightforward to execute, ransom ware assaults have risen quickly and keep on speeding up in 2021. The COVID-19 pandemic has changed both the actual world and the computerized space, where organizations and associations are being gone up against with overwhelming online protection challenges for which not many were prepared or prepared to confront. Attributable to the extreme change in working conditions, cyber attacks and information extortion presently rank third among the best worries of business pioneers, as detailed in the World Economic Forum's COVID-19 Risks Outlook. The likelihood of malignant digital movement is considerably more upsetting thinking about that 53% of organizations have never pressure tried their systems. The key focus point from these and a large group of other alarming probabilities is that readiness for any kind of digital emergency whatsoever levels of an association is critical. Top administration, network protection trained professionals and each representative should know how to treat an emergency hit. Cyber security centers around securing information, yet it is presently not adequate; organizations need cyber resilience.
IMPLEMENTASI DAN EVALUASI SISTEM VIDEO STREAMING SERVER BERBASIS NGINX RTMP PADA LINGKUNGAN DOCKER Risjansyah, Alfriza; Muttaqin, Helmy Faisal
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 7 No 3 (2025): EDISI 25
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v7i3.5852

Abstract

Layanan video streaming telah berkembang pesat dan menjadi kebutuhan utama dalam berbagai sektor. Namun, terdapat tantangan dalam mempertahankan kualitas layanan secara optimal, khususnya dalam menyediakan sistem yang efisien, mudah dikelola, dan memiliki portabilitas tinggi agar dapat digunakan secara fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk untuk melakukan implementasi serta mengevaluasi performa sistem video streaming server berbasis NGINX RTMP yang dijalankan pada platform Docker sebagai solusi layanan streaming yang mudah dikelola, dan efisien. Metode yang digunakan meliputi perancangan, implementasi, pengujian serta evaluasi sistem dengan menerapkan performance monitoring pada sisi server menggunakan Docker Stats dan analisis quality of service (QoS) pada sisi client menggunakan Wireshark. Hasil analisis menunjukan server mengonsumsi CPU sekitar 5% di resolusi 480p, dan 6% di resolusi 720p, sementara untuk memori mengonsumsi sebesar 4% di resolusi 480p, dan 7% di resolusi 720p. Untuk hasil QoS pada sisi client menunjukan layanan video streaming mampu menyajikan throughput dengan rata-rata sebesar 2,61 Mbps untuk resolusi 480p dan 2,17 Mbps untuk resolusi 720p, dengan nilai delay jitter, packet loss yang masih dalam batas wajar sesuai standar TIPHON. Hal ini membuktikan bahwa penerapan Nginx RTMP pada Docker dapat menjadi solusi untuk membangun layanan video streaming server yang efisien tanpa membebani kerja perangkat secara berlebih
Studi Analisis Celah Keamanan Website Spin Laboratorium Kalibrasi Menggunakan Metode Pemindaian Owasp Zap, Burp Suite, Dan Nessus Rodiansyah, Hamdan; Muttaqin, Helmy Faisal
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i7.60738

Abstract

This research analyzes security vulnerabilities on the SPIN Laboratory Calibration website using three scanning tools: OWASP ZAP, Burp Suite, and Nessus. The scans aim to detect vulnerabilities aligned with the OWASP Top 10 and other vulnerabilities such as SQL Injection and XSS. The results show that each tool has its strengths in detecting specific vulnerabilities, with OWASP ZAP focusing on configuration issues, Burp Suite being effective in manual attacks, and Nessus providing a more comprehensive analysis. Based on these findings, the study offers mitigation recommendations to enhance website security.