Novidha, Donna Harriya
Universitas Adiwangsa Jambi

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : SCIENTIA JOURNAL

Hubungan Intake Gizi dengan Kejadian Anemia Ibu Hamil Novidha, Donna Harriya
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 1 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : SCIENTIA JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/scj.v8i1.417

Abstract

Tolak ukur keberhasilan dan kemampuan kesehatan suatu Negara diukur dengan perbandingan tinggi rendahnya Angka Kematian Ibu (AKI). Penyebab langsung kematian ibu adalah perdarahan. Penyebab perdarahan yaitu penyakit ibu, gizi ibu yang kurang atau anemia. Anemia timbul akibat intake gizi selama hamil tidak tercukupi, menyebabkan kadar Hb menjadi tidak normal. Sehingga membawa pengaruh kurang baik bagi ibu dalam masa kehamilan, persalinan, maupun nifas. Metode penelitian ini adalah case control dengan matching, bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia di wilayah kerja puskesmas Depati VII Kerinci. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara proporsional cluster sampling terhadap ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi ditetapkan sebanyak 74 orang. Data diambil dengan melakukan pemeriksaan Hb pada ibu hamil dan recall konsumsi 24 jam. Hasil penelitian diperoleh 37 responden mengalami anemia, sebagian besar ditemukan pada kelompok intake gizi kurang sebanyak 25 (67,6%) responden, 28 (70%) responden pada paritas ≤ 3, kemudian 21 (56,8%) responden trimester III, responden dengan jarak kehamilan > 2 tahun sebanyak 21 (56,8%), dan 19 (51,4%) responden berada pada pendidikan rendah, dan 23 (62,2%) responden tidak mengkonsumsi tablet Fe. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan bermakna intake gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan X2 = 13,8
Analisis Pemanfaatan Perpustakaan bagi Mahasiswa Kebidanan Novidha, Donna Harriya
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 1 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan adalah salah satu alat vital dalam setiap program pendidikan dan ilmu yang berfungsi untuk membantu mensukseskan serta melancarkan program-program pendidikan. Memanfaatkan perpustakaan dapat memperkaya informasi dan pengalaman belajar dari mahasiswa, membantu mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh dosen serta dapat menimbulkan kecintaan mahasiswa terhadap kegiatan membaca. Metode penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional, bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan perpustakaan dengan pemanfaatkan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa kebidanan Universitas Adiwangsa sebanyak 175 orang. Data diambil dengan menggunakan instrument skala kualitas pelayanan perpustakaan dengan tingkat pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar. Hasil penelitian diperoleh 61,7% kualitas pelayanan perpustakaan termasuk dalam kategori baik dan sangat baik, sebanyak 57,7% pemanfaatan perpustakaan sebagai salah satu sumber belajar yang menunjukkan kategori baik. Hasil penelitian menunjukkan 0,364 pada taraf signifikan 0,01
Luaran Maternal pada Ibu Bersalin dengan Riwayat Kurang Energi Kronik (KEK) di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi Novidha, Donna Harriya; Arisandi, Rini
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurang Energi Kronik (KEK) merupakan salah satu masalah gizi pada ibu hamil di Indonesia. Ibu hamil yang mengalami KEK selama hamil akan berpengaruh pada ibu maupun janin. Salah satu identifikasi ibu hamil KEK adalah memiliki ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) <23,5 cm. Pengaruh KEK terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (prematur), perdarahan setelah persalinan, serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Penelitian ini merupakan penelitian untuk mengetahui luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK). Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode pengambilan data melalui survei. Populasi dan sampel adalah seluruh ibu bersalin dengan riwayat KEK. Teknik sampel adalah total sampling dengan jumlah sampel 35 orang menggunakan data catatan rekam medik dan kohort periode tahun 2019. Pengambilan data dilakukan tanggal 24 Mei-28 Mei 2020 di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Analisis data secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 responden luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) adalah ada kejadian perdarahan postpartum, 1 responden (2,9%) dan persalinan sectio caesaria (SC), 1 responden 2,9% di Pustu Mekar Jaya Muaro Jambi. Tidak ada kejadian persalinan prematur serta persalinan sulit dan lama. Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara status gizi ibu hamil terhadap luaran maternal pada ibu bersalin dengan riwayat kurang energi kronik (KEK) dengan kejadian perdarahan postpartum dan persalinan sectio caesaria (SC). Disarankan kepada ibu hamil untuk mencukupi gizi seperti kebutuhan yang mengandung karbohidrat, protein, ion asam folat, kalsium dan sederetan vitamin sejak ingin merencanakan kehamilan, sewaktu hamil hingga proses persalinan dan bayi dilahirkan. Diperlukan dukungan dan perhatian suami maupun keluarga terhadap gizi ibu hamil agar terhindar dari kurang energi kronik.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita di Desa Raya Kec Berastagi Tahun 2020 Lismawati, Lismawati; Riastawaty, Dewi; Novidha, Donna Harriya; Nababan, Tiarnida
SCIENTIA JOURNAL Vol 9 No 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah vaksin campak lanjutan ini merupakan masalah yang tergolong masih baru dalam periode penerbitan beritanya, karenanya belum ada penelitian yang menggunakan metode dan teori yang sama dengan peneliti gunakan sehingga cakupan imunisasi campak lanjutan masih rendah. Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kec Berastagi Tahun 2017 pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 8861 balita (14.77%) dan pada tahun 2018 cakupan pemberian imunisasi campak lanjutan sebanyak 23525 balita (50.83%). Tujuan penelitian untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita di Desa Raya sebanyak 908 ibu balita. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 responden, Pengambilan sampel dilakukan dengan cara teknik simple random sampling. Penelitian ini telah dilakukan di Desa Raya Kec Berastagi yang diperkirakan pada Tanggal 12 sampai 19 Maret 2020. Penelitian ini dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Analisa data dalam penelitian ini secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 42 responden mayoritas responden tidak melakukan sebanyak 32 (76.2%) responden, pengetahuan kurang sebanyak 25 (59.5%) responden, motivasi yang rendah sebanyak 29 (69.0%) responden, peran petugas kesehatan dengan baik yaitu sebanyak 21 (50.0%) responden. Uji statistic Ada hubungan yang signifikan pengetahuan (0,000), dan Motivasi (0,001) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan dan tidak ada hubungan peran petugas kesehatan (0,277) dengan perilaku ibu dalam pemberian imunisasi campak lanjutan pada balita. Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan motivasi dengan pemberian imunisasi campak lanjutan, sedangkan peran petugas kesehatan tidak terdapat hubungan yang siginifikan. Maka upaya dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai imunisasi khususnya imunisasi lanjutan seperti campak dengan cara memperluas sasaran promosi kesehatan mengenai imunisasi lanjutan tidak hanya kepada ibu balita tetapi juga pada anggota keluarga lainnya seperti suami, orang tua dan mertua.
Hubungan Paritas, Malpraktek dan Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Partus Lama di RSU H. Abdul Manap Kota Jambi Novidha, Donna Harriya
SCIENTIA JOURNAL Vol 8 No 2 (2019): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35141/scj.v8i2.698

Abstract

Hubungan paritas, malpresentasi, dan ketuban pecah dini dengan kejadian partus lama di RSU H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2018 Dewi Riastawaty Program Studi S1 Kebidanan, Fakultas Kesehatan dan Farmasi *Korespondensi penulis : riastawatydewi@gmail.com ABSTRAK Menurut laporan World Health Organization (WHO) tahun 2014 Angka Kematian Ibu (AKI) di dunia yaitu 289.000 jiwa. Komplikasi obstetri sangat berpengaruh terhadap AKI diantaranya partus lama. Partus lama rata-rata di dunia menyebabkan kematian ibu sebesar 8% dan di Indonesia sebesar 9%. Kematian maternal banyak terjadi pada saat persalinan, salah satu penyebabnya adalah kala II lama (37%) dan kematian perinatal sendiri salah satu penyebabnya adalah asfiksia pada bayi (28%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paritas, malpresentasi, dan ketuban pecah dini dengan kejadian partus lama di RSU H. Abdul Manap Kota Jambi Tahun 2018. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan case control Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin dengan partus lama pada tahun 2017 sebanyak 32 orang dan kelompok kontrol adalah seluruh ibu bersalin normal tahun 2017 sebanyak 707 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil 1:1 yakni pada kelompok kasus sebanyak 32 orang dengan teknik total sampling, sedangkan pada kelompok kontrol sebanyak 32 orang dengan teknik purposive sampling. Penelitian inidilakukan di RSU H. Abdul Manap KotaJambi yang dilakukan pada bulan Juni 2018. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian partus lama dengan nilai P value = 0,022 dan OR = 3,857.Tidak ada hubungan yang bermakna antara malpresentasi dengan kejadian partus lama dengan nilai P value = 0,164 dan OR = 2,600. Ada hubungan yang bermakna antara ketuban pecah dini dengan kejadian partus lama dengan nilai P value = 0,031 dan OR = 3,000. Diharapkan hasil penelitian ini dapatmemberikan informasi dan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada tenaga medis dan ibu bersalin yang meliputi keadaan ibu dan menganjurkan mengkonsumsi nutrisi yang baik, dan menjaga stamina ibu menghadapi persalinan serta perlu dilakukan motivasi ibu untuk mencegah terjadinya partus lama. Kata Kunci : Paritas, Malpresentasi, Ketuban Pecah Dini, Partus Lama
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Indikasi Sectio casesarea (SC) Pada Ibu Bersalin di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi Harriya Novidha, Donna; Friyandini, Silvia
SCIENTIA JOURNAL Vol 10 No 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitasdiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sectio caesarea adalah suatu persalinan buatan, di mana janin dilahirkan melalui suatu insisi pada dinding rahim dengan syarat rahim dalam keadaan utuh serta berat janin diatas 500 gram. Menurut Word Health Organization (WHO) mengatakan standart rata-rata operasi SC sekitar 5-15%. Angka kematian akibat sectio caesarea adalah sekitar 5,8 per 100.000 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi indikasi sc (sectio caesarea) pada ibu bersalin di rumah sakit bhayangkara mayang mangurai polda jambi tahun 2020. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey analitik dengan rancangan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 09 sampai 21 Maret 2020 yang bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Mayang Mangurai Polda Jambi dengan jumlah sampel sebanyak 204 orang. Data akan dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square dan multivariat menggunakan uji regresi logistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh antara CPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,003. Tidak ada pengaruh antara KPD terhadap persalinan SC dengan p-value 0,472. Ada pengaruh antara partus lama terhadap persalinan SC dengan p-value 0,008. Ada pengaruh antara plasenta previa terhadap persalinan SC dengan p-value 0,004. Tidak ada pengaruh antara gameli terhadap persalinan SC dengan p-value 0,115. Ada pengaruh antara riwayat SC terhadap persalinan SC daengan p-value 0,000. Hasil analisis multivariat menunjukkan terdapat variabel yang paling dominan mempengaruhi persalinan SC adalah CPD p-value 0,003 dengan risiko terjadi 7,500 kali, Partus Lama p-value 0,008 dengan risiko terjadi 4,000 kali, Plasenta Previa p-value 0,004 dengan resiko terjadi 2,620 kali dan Riwayat SC p-value 0,000 dengan resiko terjadi 1,960 kali. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara CPD, partus lama, plasenta previa dan riwayat sectio caesarea (SC) dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin. Tidak ada pengaruh antara ketuban pecah dini (KPD) dan gemeli dengan tindakan sectio caesarea (SC) pada ibu bersalin.
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.264 KB)

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.
Efektivitas Konsumsi Putih Telur Rebus Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Post Partum Donna Harriya Novidha
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Luka perineum dapat disembuhkan salah satunya dengan asupan nutrisi yang bagus terutama tinggi protein. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui efektivitas konsumsi putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum pada post partum Di Wilayah Puskesmas Muara Siau. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif desain experiment, dengan menggunakan rancangan penelitian two group pretest-posttest design. Penelitian dilaksanakan Di Wilayah Puskesmas Muara Siau pada bulan Desember 2021-Februari 2022 dengan jumlah populasi sebanyak 36 orang ibu. Sampel dalam penelitian ini diambil menggunakan total sampling dengan dasar kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti yang berjumlah 18 orang untuk kelompok intervensi dan 18 orang untuk kelompok kontrol. Analisis data dilakukan dengan komputerisasi secara univariat dan bivariat menggunakan uji homogenitas dengan uji chi square. Hasil penelitian ini yaitu Lama penyembuhan luka perineum pada kelompok yang diberikan putih telur rebus (kelompok eksperimen) memiliki rata-rata penyembuhan 5 hari dan kelompok kontrol memiliki rata-rata penyembuhan 9 hari. Ada efektivitas pemberian putih telur rebus terhadap penyembuhan luka perineum di Di Wilayah Puskesmas Muara Siau (p value=0,010). Diharapkan bagi tenaga kesehatan agar lebih dapat mempraktikkan dan mengajarkan teknik ini kepada para ibu untuk mempercepat penyembuhan luka perineum serta hasil penelitian ini dapat menjadi inovasi dan alternatif pilihan pengobatan secara alami.
Peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19 Donna Harriya Novidha; Lisa Sahara
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merebaknya wabah Covid-19 di seluruh dunia termasuk Indonesia mempengaruhi berbagai aspek, tak terkecuali pada pelayanan KB. Kondisi ini berimbas pada penurunan peserta KB. Salah satu kontrasepsi yang turut mengalami penurunan adalah kontrasepsi suntik yang diketahui dari data Deputi Bidang Keluarga Berencana yang menunjukkan pada bulan Februari 2020 peserta KB suntik berjumlah 524.989 orang dan mengalami penurunan menjadi 341.109 orang pada bulan Maret 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peran petugas kesehatan, persepsi, keterjangkauan pelayanan KB dan penggunaan KB suntik di Masa Covid 19. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi dari bulan Januari – Agustus 2021 sebanyak 3.345 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 51 orang. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kenali Besar Kota Jambi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 51 responden sebagian besar responden tetap menggunakan KB suntik sebanyak 34 responden (66,7%), mengatakan peran petugas kesehatan baik sebanyak 30 responden (58,8%), memiliki persepsi yang baik sebanyak 28 responden (54,9%) dan mengatakan bahwa pelayanan KB terjangkau sebanyak 32 responden (62,7%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran petugas kesehatan, persepsi responden dalam kategori baik, pelayanan KB yang ada terjangkau dan akseptor KB tetap menggunakan KB suntik. Untuk itu, diharapkan dapat dijadikan gambaran sebagai upaya untuk meningkatkan penggunaan KB suntik dengan menyediakan leaflet, brosur sebagai media informasi untuk masyarakat di masa covid 19 ini.