Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UCAPAN KOMISIF PERLOKUSI TERHADAP ANTAR-LAWAN KARAKTER HODAKA DALAM FILM TENKI NO KO: KOMISIF PERLOKUSI FILM TENKI NO KO Nurjaman, Rama Adira; Haryanti, Pitri
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 13 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v13i1.12804

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penggunaan perlokusi komisif dalam anime Tenki no Ko. Metode yang digunakan deskriftif kualitatf dengan teknik simak catat. Dari hasil enam data dialog yang dianalisis, penelitian ini menyoroti berbagai situasi di mana antar-lawan Hodaka menggunakan komunikasi komisif untuk mengekspresikan penolakan, niat, berjanji dan menawarkan. Melalui berbagai tindak tutur komisif ini, karakter-karakter mengkomunikasikan niat, penolakan, penawaran, dan janji serta menghasilkan efek atau dampak pada mitra tuturnya. Keywords: komisif, perlokusi, tindak tutur, Penolakan, Intend atau Berniat, Penawaran, Berjanji
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM PERMAINAN SHOGI Ihsan, Muhammad Muhtadi; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i1.8281

Abstract

This study aims to determine the educational values ​​that exist in Shogi. This research was conducted using a descriptive research method with a qualitative approach, by documenting various kinds of data in observations from youtube, articles, journals, online books, and information from the internet, then summarized specifically and in detail based on what was researched. The results of this study prove that shogi has educational values ​​with the roles that exist in shogi that strengthen research by producing good characters in socializing, having high concentration, strengthening social relations both in the family and in public places, and also obeying rule. Keywords: Shogi, Education, Positive Influence, Japan.
Pengaruh Anime yang Ditayangkan dalam Situs Legal terhadap Sikap Anak Muda Nugraha, Rifky Dimas; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i1.8338

Abstract

Dalam kurun waktu 2 tahun belakangan ini penayangan anime dalam situs legal di Indonesia telah resmi hadir. Sejak penayangannya dalam situs legal legal ini anime yang ditayangkan itu selalu muncul sebagai trending topik pembahasan di berbagai media sosial di Indonesia terutama pada kalangan remaja dan orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui bagaimana pengaruh yang muncul setelah menonton anime yang ditayangkan dalam situs legal. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode penelitian deksriptif kualitatif . Tahapan yang akan dilakukan dimulai dari pengumpulan data, pengolahan data, penyimpulan data. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan target respondennya itu remaja dan orang dewasa dengan rentang umur 15-25 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebanyakkan responden yang menjawab bahwa mereka sangat senang akan kehadiran anime secara legal karena tidak harus khawatir lagi untuk menonton anime dan juga dapat mengapresiasi tim pembuat anime tersebut. Kata kunci : Pengaruh, Anime, Situs Legal, Sikap, Anak Muda
Representasi Kecantikan Orang Jepang pada Geisha Ramadhianti, Dilla Alicia; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i1.9397

Abstract

Dalam pandangan masyarakat umum, khususnya orang Barat, geisha sering diartikan sebagai sosok wanita Jepang yang memiliki kecantikan dan keanggunan dengan ciri khas tersendiri, seperti berwajah putih dengan lipstik merah dan dihiasi rambut wig yang besar dan menjadi simbol kecantikan wanita asia. Berdasarkan konsep tersebut penulis tertarik untuk meneliti makna yang tersirat dalam riasan makeup geisha dan keterkaitan symbol-simbol dalam riasan tersebut dengan kontens kecantikan wanita Jepang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif pada pola make up geisha sebagai representasi kecantikan orang Jepang yang dipelajari dengan jelas dan sistematis. Studi deskripsi secara analisis symbol digunakan karena studi ini bertujuan untuk menganalisis kecantikan orang Jepang. Hasil studi menunjukkan adanya keselarasan antara pola makeup Geisha dengan kecantikan orang Jepang yang berupa 3 warna yang dimiliki geisha yaitu putih, merah, dan hitam yang merepresentasikan kecantikan pada geisha, seperti kulit putih pucat, bibir mungil seperti kuncup bunga, dan hitam tegas. Hal tersebut direpresentasikan dalam bentuk riasan yang menciptakan kecantikan terhadap geisha itu sendiri. Kata kunci: Geisha, Budaya Jepang, Riasan, Kecantikan
Penggunaan Kandoushi Kandou Dalam Manga Kakkou No Iinazuke Volume 1-7 Asilah, Nada; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10857

Abstract

Kandoushi ialah jenis kata tunggal yang dapat mengungkapkan berbagai macam bentuk ekspresi seperti panggilan, keraguan, terkejut, dan lain-lain. Kelas kata ini bukan termasuk kata subjek maupun predikat. Pada kehidupan masyarakat di Jepang, kandoushi sering muncul di percakapan sehari-hari, sehingga hal tersebut sudah dianggap lazim. Penelitian ini menggunakan kajian pragmatik yang berhubungan dengan konteks tuturan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek penelitian berupa manga Kakkou No Iinazuke volume 1-7 karya Miki Yoshikawa. Pada tahap pengumpulan data, penulis menggunakan teknik simak catat. Pada tahap analisis data, penulis menggunakan teknik analisis konten. Kemudian, pada tahap penyajian data, penulis menggunakan metode informal. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kandou menurut teori Takanao, Masuoka dan Takubo, juga Namatame, serta teori hubungan parameter pragmatik yang dikemukakan oleh Brown dan Levinson. Berdasarkan analisis yang telah peneliti lakukan. Kata kunci: Kandoushi Kandou, Manga, Kakkou No Iinazuke, Bahasa Jepang, Pragmatik
Analisis Alih Kode pada Channel Youtube Nihongo Mantappu Episode Waseda Boys Indonesia Trip Dinizar, Fasya Dinda; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 3 No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v3i2.10858

Abstract

Alih kode kerap terjadi saat berkomunikasi antara dua orang atau lebih yang berasal dari latar belakang budaya atau bahasa yang berbeda. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk menginvestigasi fenomena alih kode melalui penelitian berjudul "Analisis Alih Kode dalam Episode Waseda Boys Indonesia Trip di Saluran YouTube Nihongo Mantappu". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya alih kode dalam konteks saluran YouTube Nihongo Mantappu yang berfokus pada episode Waseda Boys. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan sebagai metode penelitian. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa terdapat beberapa faktor yang mendasari praktik alih kode. Faktor-faktor tersebut mencakup kehadiran penutur asli, audiens atau lawan bicara, serta perubahan situasi akibat intervensi pihak ketiga. Melalui analisis ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa fenomena alih kode dapat teramati dengan jelas dalam konteks saluran YouTube Nihongo Mantappu yang membahas episode Waseda Boys. Kata Kunci: Alih Kode, Faktor, Channel Youtube Nihongo Mantappu
Bentuk Interaksi Sosial Dalam Anime Jaku Chara Tomozaki-Kun Karya Yuuki Yaku Putri, Synthalia Mardestuana; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i1.12385

Abstract

Karya sastra anime Jaku Chara Tomozaki-kun merupakan adaptasi dari novel karya Yuuki Yaku. psikologi sastra ialah cabang ilmu sastra dengan menggunakan pendekatan ilmu psikologi untuk menganalisa karya sastra. Dengan adanya ilmu psikologi sastra, dapat digunakan untuk mempelajari perilaku serta pemikiran tokoh di dalam karya sastra. Interaksi sosial adalah proses sosial dikarenakan interaksi sosial merupakan syarat utama dalam terjadinya aktivitas-aktivitas sosial. Interaksi sosial menjadi kunci dari semua kehidupan sosial. Terbentuknya hubungan yang terjalin dengan erat akan menciptakan keselarasan sosial, sehingga dapat mendukung terjadinya aktivitas sosial. Hal inilah yang mendukung terciptanya dunia sosial yang membentuk tingkah laku pada masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis adalah psikologi sastra. Pendekatan melalui psikologi sastra bertujuan untuk mengkaji lebih dalam perubahan apa yang terjadi pada tokoh Tomozaki Fumiya. Perubahan pada tokoh Tomozaki Fumiya yang terjadi dalam interaksi sosial. Bentuk interaksi sosial yang terdapat di dalam anime Jaku Chara Tomozaki-Kun adalah interaksi asosiatif berupa kerja sama, akomodasi, Asimilasi dan akulturasi. Serta interaksi disasosiatif berupa persaingan dan pertentangan atau pertikaian. Kata kunci: Anime, Psikologi, Interaksi
Praktik Ketidakadilan Gender pada Novel Kushin Techō Karya Emi Yagi Sabrina, Syifa; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti mengenai ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh Shibata dalam novel Kushin Techō karya Emi Yagi (2020). Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dengan tujuan untuk dapat mengetahui ketidakadilan gender yang terjadi dalam masyarakat Jepang khususnya di tempat kerja yang tercermin dalam novel Kushin Techō. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif dengan data penelitian berupa kalimat atau dialog yang menggambarkan bentuk ketidakadila gender yang diterima oleh tokoh Shibata dalam novel Kushin Techō. Data diperoleh dengan menggunakan teknik simak catat. Hasil penelitian menemukan dua bentuk ketidakadilan gender di tempat kerjanya yang dialami oleh Shibata, yaitu: 1) mendapatkan beban kerja lain yang di luar tugas utama disebabkan karena dia adalah seorang wanita, dan; 2) mendapatkan kekerasan verbal dari rekan kerja. Hasil penelitian ini pun menunjukkan bahwa gambaran tokoh Shibata dalam novel Kushin Techō merupakan cerminan adanya ketidakadilan gender yang terjadi di Jepang. Kata kunci: Ketidakadilan Gender, Cerminan Masyarakat, Novel
Analisis Padanan Makna Kata Bahasa Indonesia pada Game Online Mobile Legends Gozali, Aditya Abi; Haryanti, Pitri
Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/mhd.v4i2.13858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis padanan makna kata dalam bahasa Indonesia yang digunakan dalam game online Mobile Legends, dengan fokus pada Voiceline karakter atau Hero “Nana, the Sweet Leonin.” Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali lebih dalam tentang bagaimana makna kosakata dalam permainan tersebut mengalami perubahan dan transformasi. Dalam konteks permainan, kosakata ini tidak hanya berfungsi sebagai simbol atau elemen yang mendukung jalannya permainan, tetapi juga menjadi cerminan dari dinamika sosial, budaya, dan identitas yang berkembang di antara komunitas pemainnya. Transformasi makna ini menunjukkan bagaimana bahasa dalam Mobile Legends dapat dipahami lebih luas, sebagai alat komunikasi yang tidak hanya terbatas pada interaksi dalam permainan, tetapi juga memiliki pengaruh terhadap interaksi sosial dan pembentukan identitas di antara para pemain. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Voiceline yang terdapat dalam game Mobile Legends: Bang Bang, khususnya pada karakter “Nana, the Sweet Leonin.” Dengan menganalisis Voiceline dari karakter ini, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang bagaimana bahasa dan makna dalam game dapat berperan dalam mencerminkan dan mempengaruhi dinamika sosial serta budaya dalam komunitas gamer. Kata kunci: Kosakata, Mobile Legends, Padanan Makna Kata
Kata dan Kimari Monku dalam Meishi Koukan Haryanti, Pitri
Janaru Saja Jurnal Program Studi Sastra Jepang Vol. 13 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Sastra Jepang, Universitas Komputer Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/js.v13i2.14410

Abstract

Abstract The purpose of this study is investigating the way (kata) and situasional expression in Japanese (kimari monku) in meishi koukan, or the culture of exchange business cards in Japan. The study employs a qualitative descriptive methodology. Data were gathered using library research approaches, which included reading books, literature, notes, and numerous associated papers. According to the study's findings, business cards have a symbolic significance that alludes to their owners, and there are standards for exchanging business cards in Japan that are both attitude-based and verbal (kimari monku). Understanding meishi koukan norms is critical for avoiding misunderstandings in Japanese business. This study demonstrates that culture shock may be used to learn Japanese culture; hence, more culture shock instances need to be investigated to understand Japanese culture. Keywords: culture learning, meishi koukan, kata, kimari monku Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meneliti mengenai aturan (kata) dan ungkapan bahasa Jepang (kimari monku) dalam meishi koukan atau budaya bertukar kartu nama di Jepang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik studi pustaka atau library research dengan yaitu melakukan penelaahan terhadap buku, literatur, catatan, serta berbagai jurnal yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa kartu nama memiliki nilai simbolis yang merujuk pada pemiliknya dan terdapat aturan baik dalam bersikap ataupun dalam verbal (kimari monku) dalam bertukar kartu nama di Jepang. Agar tidak terjadi kesalahpahaman, pemahaman mengenai aturan meishi koukan sangat penting dalam bisnis di Jepang. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran budaya Jepang dapat dilakukan melalui kasus culture shock. Oleh karena itu, perlu penelitian kasus culture shock lainnya dalam pembelajaran budaya Jepang. Kata kunci: pembelajaran budaya, meishi koukan, kata, kimari monku