Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Relationship of Age and Gender with Disaster Preparedness among Emergency Nurses Su’aida, Desi Holifatus; Fujianti, Mery Eka Yaya; Istibsaroh, Faridatul
Jurnal Gawat Darurat Vol. 6 No. 1 (2024): Jurnal Gawat Darurat: Juni 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/jgd.v6i1.2273

Abstract

Disasters are events that threaten life. It is likely that disaster events will increase globally as a result of climate change. Therefore, there is a need for a strategy to overcome disasters, namely by carrying out disaster management. Nurses have an important role in disaster management, namely by implementing disaster preparedness. Disaster preparedness among nurses is influenced by many factors including age and gender. The aim of this research is to determine the relationship between age and gender and disaster preparedness among emergency nurses at the Sumenep Regency regional health center. The research design is Cross-Sectional. The population in this study was Emergency Nurses at the Sumenep Regency Regional Health Center which involved 7 health centers with a population of 96 nurses. The sampling technique used was total sampling with the independent variables namely gender and age, while the dependent variable was disaster preparedness in emergency nurses. Data collection was carried out using a questionnaire which was filled out directly by nurses working in the Emergency Room. At the beginning, before filling out the questionnaire, the researcher first explained the aims and objectives of the research. Once the respondent understands and is willing to participate, the respondent can immediately fill out the questionnaire. Respondent characteristics and disaster preparedness were analyzed using descriptive statistics, while to determine the relationship between respondent characteristics and disaster preparedness in emergency nurses using the Spearman Rank test. The significance level for analysis was set at 0.05. Results: The results of the study showed that there was a relationship between gender and age and disaster preparedness in emergency nurses (p value <0.05). Conclusion: the older a person gets, the higher their ability to think and work, where women tend to work carefully while men prioritize the end result.
Terapi Murottal Al-Quran Surah Ar-Rahman dapat menurunkan Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik Pada Lansia Hipertensi Zaini Arif, Ahmad; Narifatul Aisyah; Desi Holifatus Su’aida; Mery Eka Yaya Fujianti; Faridatul Istibsaroh; Atiqur Rohman
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 1 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i1.1362

Abstract

Hipertensi adalah kondisi kesehatan yang umum dan serius, yang dapat menyebabkan kerusakan pada organ tubuh lainnya jika tidak ditangani dengan tepat. Berdasarkan data WHO, prevalensi hipertensi di dunia sangat tinggi dan diperkirakan akan meningkat pada tahun-tahun mendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal Al-Quran Surah Ar-Rahman, dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi lansia.  Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan desain one group pre-post test desain. Populasi dalam penelitian ini lansia dengan hipertensi yang mengikuti prolanis di wilayah kerja Puskesmas Kamoning Sampang sebanyak 38 lansia. jumlah sampel 34 lansia, dengan teknik Simple Random Sampling. dan di analisis dengan uji statistic Wilcoxon test.  Hasil penelitian diperoleh tekanan darah sistolik  nilai x̄ ± (SD) = 156,35±(12,7). Setelah intervensi nilai x̄ ±(SD) = 151,85±(11,4). tekanan darah diastolik sebelum intervensi nilai x̄ ± (SD) = 99,12±(11,7). Setelah intervensi didapatkan nilai x̄ ±(SD) = 94,26±(16,5). Hasil uji wilcoxon test didapatkan bahwa P = 0,025 artinya ada pengaruh terapi murottal Al-Quran Surah Ar-Rahman pada lansia dengan hipertensi. Terapi murottal Al-Quran Surah Ar-Rahman terbukti efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic pada lansia dengan hipertensi. Di harapkan lansia dengan hipertensi dapat menerapkan terapi murottal Al-Quran Surah Ar-Rahman untuk menurunkan tekanan darah.
Penurunan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Melalui Sekawat Biqul (Senam Kaki Dengan Sholawat Thibbil Qulub) Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamoning Sampang Istibsaroh, Faridatul; Arif, Ahmad Zaini; Hasanah, Nur; Ika W, Mei Lestari; Dewi, Wiwin Hendriyani
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i1.21401

Abstract

Objective: To analyze the effectiveness of SEKAWAT BIQUL on blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients. Methods: This study used a quasy-experimental design with a pre-post test control group design approach, The sample in this study was 32 respondents divided into 16 interventions group and 16 control groups. The sampling technique is consecutive sampling. Results:The results of the Mann Whitney test showed (p=0.006), which means that SEKAWAT BIQUL was effective on blood glucose levels in type 2 DM respondents in the treatment group. Conclusion: Implementation of SEKAWAT BIQUL can reduce blood glucose levels so that very effective non-pharmacological therapy for DM patients
Perbedaan Buerger Allen Exercise Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pada Lansia Penderita Diabetes Melitus Agus Priyanto; Faridatul Istibsaroh; Mulihatul Hidayah
Indonesian Health Science Journal Vol. 5 No. 2 (2025): September
Publisher : Universitas Nazhatut Thullab Al- Muafa Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52298/ihsj.v5i2.135

Abstract

Lansia merupakan kelompok masyarakat yang telah memasuki tahap akhir kehidupan dan akan melalui proses yang disebut penuaan. Lansia adalah kelompok orang yang memiliki risiko besar mengalami berbagai jenis penyakit degeneratif, seperti asam urat, hipertensi, dan diabetes mellitus (DM). Hasil Studi Pendahuluan Masih adanya angka kejadian rendahnya nilai ABI pada lansia penderita Diabetes Mellitus 5 orang dengan PAP sedang dan 2 orang dengan PAP Berat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh buerger allen exercise (BAE) terhadap nilai ankle brachial index (ABI) pada lansia penderita diabetes mellitus di Posyandu Lansia Kelurahan Mlajah Bangkalan. Penelitian ini imenggunakan metode quasy eksperimental dengan menggunakan pre test post test with control grup desain. Dengan Populasi 50 orang dan sampel 30 orang menggunakan metode perposive sampling, variabel independen Buerger Allen Exercise dan variabel dependen Ankle Brachial Index dengan instrument penelitian Syphgmomanometer. Uji statistik menggunkan wilcoxon signed rank test (α=0,05) dan uji antar kelompok menggunakan mann-whitney (α=0,05). No uji layak etik 2122/ΚΕΡΚ/STIKES-ΝΗΜ/EX/V/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok perlakuan dengan uji wilcoxon didapatkan p value (0,001) < α (0,05) ada perbedaan nilai ABI sebelum dan sesudah dilakukan BAE. pada kelompok kontrol didapatkan p value (0,001) < α (0,05) terdapat perbedaan nilai abi setelah diberikan senam kaki diabetik dan uji antar kelompok menggunakan uji mann-whitney dengan hasil uji p value = (0,618) > α (0,05) yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan terhdap nilai ankle brachial index. Disarankan pada penderita DM secara rutin melakukan Buerger Allen Exercise agar pembuluh darah pada kaki menjadi lancar dan Nilai ABI normal.
Hubungan Pola Nutrisi Dengan Gangguan Tidur Pada Pasien Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Kamoning Elok Alfiah Mawardi; Faridatul Istibsaroh; Atika Jatimi; Sukartini Apriliawati
NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia Vol. 1 No. 3 (2026): NERSI: Jurnal Keperawatan Indonesia
Publisher : PT Bukuloka Literasi bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65307/nersi.v1i3.202

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak mampu menghasilkan insulin dalam jumlah cukup atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif sehingga kadar glukosa darah meningkat. Peningkatan kadar glukosa darah dapat dipengaruhi oleh pola asupan nutrisi dan disertai gejala khas, salah satunya poliuria pada malam hari yang dapat mengganggu pola tidur. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pola nutrisi dan gangguan pola tidur pada pasien diabetes melitus. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 48 responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan skala Likert dengan pernyataan positif dan negatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian ditabulasi dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Analisis hipotesis menggunakan uji korelasi peringkat Spearman. Hasil uji menunjukkan nilai p < 0,001 (p < 0,05). Dengan demikian, terdapat hubungan antara pola nutrisi dan gangguan tidur pada pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kamoning. Kata kunci: diabetes melitus, gangguan tidur, pola nutrisi