Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENDIDIKAN AKHLAK DI PONDOK PESANTREN SALAFIYAH AL-ILYAASIYAH CILENGKRANG CIBIRU BANDUNG Fitri Handayani; Nurwadjah Ahmad; Andewi Suhartini; Muhammad Hasan Basari
Jurnal Studi Islam Lintas Negara (Journal of Cross-Border Islamic Studies) Vol. 2 No. 2 (2020): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/cbjis.v2i2.345

Abstract

Salafiyah Islamic boarding schools with traditional characteristics, either from clothing or learning. The study of classical Islamic books or the yellow book is one of the characteristics of the Salaf Islamic boarding school. The purpose of this article is to describe the moral education in the Al-Ilyaasiyah Islamic boarding school, Cilengkrang, Cibiru Bandung. The method used in this study used a qualitative approach with descriptive analytic studies. The research instruments used were data collection techniques with observation, interviews, and library research as well as documents that support this research. The results showed that. Moral education and religious habituation at the Salafiyah Al-Ilyaasiyah Islamic boarding school, Cilengkrang, Cibiru Bandung, are carried out with strong habituation and imitation and are still carried out and immovable in the midst of technological progress and the times
Kepala Sekolah Sebagai Administrator dan Supervisor Muhammad Hasan Basari; Amila Utami; Lusi Febriani; Titim Fatimah
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.893

Abstract

Kepala Sekolah merupakan tenaga fungsional guru yang diberi amanah untuk memimpin jalannya Lembaga Pendidikan erta sebagai tempat berlangsungnya proses belajar mengajar, yaitu wadah interaksi antara guru sebagai pemberi pelajaran dan murid sebagai penerima pelajaran. Seorang administrator dapat dipahami sebagai pihak yang menjalankan proses kerja sama antara dua orang atau lebih dengan dasar pertimbangan rasional tertentu untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pengelolaan dan pembinaan sekolah melalui kegiatan administrasi, manajemen, dan kepemimpinan sangat bergantung pada kompetensi kepala sekolah. Supervisi, sebagai bagian penting dari penyelenggaraan pendidikan, berfungsi sebagai layanan berbasis kerja sama yang bersifat internal. Secara hakikat, supervisi merupakan rangkaian kegiatan yang berfokus pada pengawasan dan pembinaan profesionalisme guru dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.
Konsep Dasar Manajemen Pendidikan Ulfi Ainun Nurfazriyatul Jannah; Shafa Amelia Sandy; Muhammad Fajri Ramadan; Muhammad Hasan Basari
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 3 No. 4 (2025): December : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v3i4.899

Abstract

Manajemen pendidikan merupakan elemen strategis dalam penyelenggaraan pendidikan yang berperan penting dalam mengoptimalkan seluruh sumber daya guna mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep dasar manajemen pendidikan, meliputi landasan teoretis, fungsi-fungsi manajerial, tujuan, serta ruang lingkup penerapannya dalam konteks lembaga pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan, seperti buku teks dan karya ilmiah di bidang manajemen dan pendidikan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan merupakan sintesis antara ilmu dan seni yang mengintegrasikan fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian secara sistematis. Penerapan manajemen pendidikan yang efektif mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik secara holistik, baik aspek intelektual, sosial, maupun spiritual. Selain itu, manajemen pendidikan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan, profesionalisme tenaga pendidik, serta keberlanjutan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, pemahaman yang mendalam mengenai konsep dasar manajemen pendidikan menjadi kebutuhan esensial bagi praktisi dan akademisi pendidikan.