Sandi Untara, I Made Gami
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Ajaran Tattwa Dalam Tutur Medang Kemulan Sandi Untara, I Made Gami; Wika Krishna, Ida Bagus
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 6 No 4 (2023)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v6i4.2730

Abstract

Medang Kemulan's speech is one of the many speeches containing the teachings of Shiva. Judging from the language used and the sloka texts contained in it, it appears that the Medang Kemulan lontar is an old lontar. Tutur Medang Kemulan not only teaches about the teachings of wariga (kala or time) but also emphasizes the teachings of philosophy (Tattwa), namely ethics and human philosophy applied in community life. Tutur Medang Kemulan also teaches about regulating social institutions, especially Balinese society, which is widely discussed. Apart from being an understanding of the prohibition of incestuous marriage, Tutur Medang Kemulan also contains Hindu religious teachings, the aim of which is to realize human social life with individuals who are virtuous in accordance with the teachings of religious literature. Apart from that, in Tutur Medang Kemulan the teachings of self-control regarding human life are taught, namely a person's ability not to do things that are not good or appropriate. In general, this research aims to find out and understand the philosophical teachings (Tattwa) and time (kala) contained in the Medang Kemulan Tutur so that it can be used as a guide by Hindus and the wider community and motivated to understand more deeply the concept of life as a human contained in the Medang Tutur Glory. This type of research is qualitative research. The data source used is primary data sourced from literature/libraries. Data collection techniques were carried out using library methods. This research uses data analysis methods with qualitative descriptive techniques. The concept of Tattwa teachings is about the essence, truth and philosophy of life contained in Tutur Medang Kemulan, such as the concepts of social institutions, ethics, self-control and love.
Aborsi dalam Pandangan Norma Agama Hindu Sandi Untara, I Made Gami
Satya Dharma : Jurnal Ilmu Hukum Vol 3 No 1 (2020): Satya Dharma : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi di era global, yang membawa berbagai dampak dalam kehidupan masyarakat di Bali, baik dampak negatif maupun dampak positif. Salah satu sisi negatif yang ditimbulkan oleh perkembangan zaman tersebut adalah tindak pidana Aborsi yang marak dilakukan oleh remaja dan wanita dewasa baik yang menikah maupun belum menikah. Kelahiran anak yang seharusnya dianggap sebagai suatu anugerah yang tidak terhingga dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai sang pencipta justru dianggap sebagai suatu beban yang kehadirannya tidak diinginkan. Melakukan Aborsi dan membuang bayi merupakan pilihan bagi perempuan dan atau laki-laki guna menutupi aib karena hamil diluar pernikahan. Tindakan ini tidak hanya karena niat menutupi aib tetapi berkaitan pula dengan budaya kematian. Dalam artian ada konfrontasi antara harapan agama yang menghargai kehidupan dengan kenyataan yang berlangsung dalam masyarakat yakni manusia dengan mudah menghilangkan nyawa orok atau bayi yang tidak berdosa, bahkan nyawanya sendiri guna manutupi aibnya.