Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Multi Technology

Pelestarian Bangunan Kolonial: Identitas Arsitektur Kota Gorontalo Rachmadyanti, Resza
Journal of Multi Technology Vol. 1 No. 1 (2025): Journal of Multi Technology (J-Multitechno)
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-multitechno.v1i1.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan pelestarian bangunan kolonial sebagai bagian dari identitas arsitektur Kota Gorontalo. Bangunan kolonial merupakan warisan budaya fisik yang memiliki nilai sejarah, arsitektural, dan sosial yang penting dalam pembentukan identitas suatu kota. Di Kota Gorontalo, peninggalan arsitektur kolonial masih tersebar di berbagai kawasan, terutama di pusat kota lama. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pihak-pihak terkait (pemerintah daerah, pemilik bangunan, masyarakat), serta studi dokumentasi dan literatur. Analisis dilakukan dengan menelaah karakteristik fisik bangunan, nilai historis, serta persepsi publik terhadap keberadaan dan fungsi bangunan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bangunan kolonial di Gorontalo masih memiliki nilai arsitektural yang kuat dan dapat menjadi penanda identitas kota. Namun, tantangan utama dalam pelestariannya mencakup keterbatasan regulasi, kurangnya anggaran, serta rendahnya kesadaran kolektif. Diperlukan strategi kolaboratif antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta untuk mengintegrasikan pelestarian bangunan kolonial ke dalam perencanaan kota berkelanjutan. Pelestarian ini tidak hanya menjaga jejak sejarah, tetapi juga memperkuat daya tarik budaya dan visual Kota Gorontalo.
Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Dalam Desain Arsitektur Modern di Kota Gorontalo Imran, Mohammad; Rachmadyanti, Resza
Journal of Multi Technology Vol. 1 No. 2 (2025): Journal of Multi Technology (J-Multitechno)
Publisher : CV. Dalle' Deceng Abeeayla

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69623/j-multitechno.v1i2.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai kearifan lokal dalam desain arsitektur modern di Kota Gorontalo. Kota Gorontalo sebagai pusat budaya dan pemerintahan memiliki kekayaan budaya yang potensial untuk menjadi fondasi pengembangan arsitektur modern yang berciri khas lokal. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, studi dokumentasi, dan studi pustaka, dengan melibatkan arsitek, budayawan, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti keselarasan dengan alam, semangat gotong royong (huyula), simbolisme budaya, serta filosofi adat dan keagamaan, masih sangat relevan sebagai prinsip dasar dalam desain arsitektur modern. Namun, penerapan nilai-nilai tersebut sebagian besar masih bersifat simbolik melalui penggunaan ornamen visual pada fasad bangunan, sementara penerapan secara konseptual yang lebih substantif masih terbatas. Faktor penghambat integrasi antara lain keterbatasan regulasi, pemahaman arsitek eksternal yang kurang terhadap budaya lokal, dan pertimbangan biaya. Di sisi lain, munculnya kesadaran masyarakat, dukungan pengembangan pariwisata budaya, serta hadirnya generasi arsitek lokal menjadi faktor pendorong yang signifikan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan arsitektur modern yang tidak sekadar menampilkan budaya lokal secara estetis, melainkan menjadikannya sebagai fondasi konseptual dalam perancangan ruang yang adaptif, berkelanjutan, serta memperkuat identitas budaya Gorontalo di tengah arus modernisasi.