Lestari, Leli
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Etnosains dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas IV di MI As-Sunni Pamekasan Lestari, Leli; Nabila, Nabila
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 8, No. 2 (April 2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v8i2.3461

Abstract

Derasnya arus globalisasi saat ini telah menurunkan nilai budaya Indonesia di tanah air. Hal ini berujung pada terhapusnya nilai-nilai tradisional dan kearifan lokal. Untuk meningkatkan kelangsungan budaya dan kearifan lokal, hendaknya siswa menanamkan kecintaan terhadap budaya dan kearifan lokal dengan mengintegrasikan pengetahuan budaya ke dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, perlu adanya materi pendidikan baru yang memadukan budaya dan ilmu pengetahuan atau bisa disebut etnosains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etnosains dalam pembelajaran IPAS di MI As-sunni ini kepala sekolah dan guru merancang dengan cara mengintegrasikan pengetahuan ilmiah dengan budaya lokal yang ada di sekitar sekolah. Setiap guru sebelum melakukan pembelajaran biasanya membuat perencanaan dengan cara mempelajari materi dan membuat modul ajar terlebih dahulu. Kemudian guru mengimplementasikan penerapan etnosains ini dengan mengajak siswa untuk mengaitkan budaya lokal (sholawat banjari) yang ada dengan materi IPAS. respon dan persepsi dalam pembelajaran ini siswa lebih antusias dan bersemangat dalam proses pembelajaran, siswa lebih aktif berpartisipasi dan mampu memberikan contoh dari budaya dan tradisi mereka sendiri terkait dengan materi yang mereka pelajari. Penerapan etnosains telah meningkatkan apresiasi siswa terhadap kekayaan budaya lokal di sekitarnya, siswa dapat menghargai keunikan budaya lokal, sehingga mereka lebih peduli dalam melestarikan budaya yang ada dan dapat menghargai budaya lokalnya sendiri dengan cara mempelajarinya, agar budaya lokal yang ada tidak hilang dan juga siswa dapat berinteraksi dengan teman-teman sebaya untuk membangun hubungan sosial yang kuat.