Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PELANGARAN MAKSIM KESOPANAN DALAM RAPAT KARANG TARUNA DESA SONOHARJO KECAMATAN WONOGIRI Dika Saputra
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v2i1.5080

Abstract

Penelitian yang berjudul “Analisis Pelanggaran Maksim Kesopanan dalam Rapat Karang Taruna Desa Sonoharjo Kecamatan Wonogiri” ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim kesopanan pada rapat Karang Taruna di Desa Sonoharjo Kecamatan Wonogiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan tahapan simak catat menggunakan alat perekam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam rapat karang taruna diketahui dalam teori pragmatik pada maksim penghargaan, maksim kecocokan, maksim kerendahan hati, maksim kebijaksanaan, dan maksim simpati yang sering digunakan adalah maksim penghargaan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH MANDIRI MELALUI PENERAPAN INSINERATOR SEDERHANA MINIM ASAP DI DESA KEMIRI Lathifa Yusra Khoirunisa; Nulngafan; Sada Hana; Dika Saputra; Syintia Fajriyah; Andi Marzuqi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 3 No. 3 (2026): Februari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v3i3.7080

Abstract

Pengelolaan sampah di Desa Kemiri masih didominasi pembakaran terbuka yang berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan. Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) ini bertujuan memberdayakan masyarakat melalui penerapan insinerator sederhana minim asap sebagai solusi pengelolaan sampah mandiri. Metode meliputi observasi, sosialisasi, pembuatan insinerator sistem pembakaran bertingkat, pelatihan penggunaan, serta evaluasi partisipatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat, terbentuknya kelompok kecil pengelola, serta berkurangnya praktik pembakaran terbuka di sekitar lokasi program. Insinerator membantu menekan emisi dan mengurangi volume sampah, meskipun partisipasi warga dan kelembagaan pengelola masih perlu diperkuat. Program ini membuktikan bahwa kombinasi teknologi sederhana dan pemberdayaan masyarakat efektif mendukung pengelolaan sampah ramah lingkungan di tingkat desa.