Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Teknik Expressive Writing Untuk Pengelolaan Emosi Siswa SMAS Islam Kota Jambi Amalia, Yeni; Nelyahardi; Yusra , Affan
Jurnal Paramaedutama Vol 2 No 2 (2024): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai penerapan teknik Expressive Writing untuk meningkatkan pengelolaan emosi marah siswa SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi. Kemampuan mengelola emosi marah perlu dimiliki oleh siswa sebagai individu. Manfaat apabila siswa dapat memiliki kemampuan mengelola emosi marah yang baik adalah mencapai kesehatan mental dan mampu menyelesaikan konflik sosial yang diakibatkan dari situasi emosional yang bisa berdampak buruk pada kegiatan belajarnya di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi dengan jumlah 6 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket. Rata-rata nilai pre-test kelompok eksperimen sebesar 83,6 dengan persentase 55% (kategori rendah). Rata-rata nilai post-test pada kelompok ekpserimen sebesar 106,3 dengan persentase 70% (kategori sedang). Sedangkan hasil output Paired Sample Test menunjukkan hasil nilai Sig. (2-Tailed) 0,005. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan, maka terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengelolaan emosi marah siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik expressive writing. Jika nilai Sig. (2-tailed) yang didapatkan lebih dari 0,005 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengelolaan emosi marah siswa sebelum dan sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan teknik expressive writing. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik Expressive Writing efektif untuk meningkatkan pengelolaan emosi marah siswa kelas XI.F.2 SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi.
Analisis Akurasi ChatGPT dalam Mengkaji Validitas Sanad dan Matan Hadis Amalia, Yeni
Journal of Hadith Studies Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Hadith Studies
Publisher : ASILHA (Asosiasi Ilmu Hadis Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32506/johs.v7i2-03

Abstract

The emergence of ChatGPT as a new technology capable of addressing various religious issues, particularly in Hadith studies, presents new challenges for Hadith scholars in preserving the authenticity and sanctity of Hadith. This study aims to evaluate the accuracy of ChatGPT in assessing the validity of sanad and matan by comparing its analysis of five selected hadiths with the book Jawami’ul Kalim. Using a descriptive-analytical method, the research refers to the concept of "Rules for the Validity of Sanad Hadith" by Syuhudi Ismail. The findings reveal that while ChatGPT can provide preliminary analysis on the validity of hadiths, its evaluation is limited to the information available in its database. The analysis tends to be descriptive and lacks the depth found in Jawami’ul Kalim. ChatGPT's understanding of ulumul hadith is inconsistent, often producing incorrect or unverified answers, and it fails to cite reliable sources. In contrast, Jawami’ul Kalim offers more comprehensive and accurate takhrij with credible references. Therefore, while ChatGPT shows potential as a supportive tool in Hadith studies—especially in early-stage exploration—it cannot replace scholars or classical references. Expert guidance remains essential to ensure the accuracy and reliability of its assessments.
Laporan Studi Kasus: Gangguan Nutrisi dan Pertumbuhan Sebagai Manifestasi Komplikasi Patent Ductus Urachus pada Anak Fauziyah, Sri; Amalia, Yeni
Scientific Journal Vol. 5 No. 2 (2026): SCIENA Volume V No 2, March 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i2.316

Abstract

Urachus adalah struktur tubular yang menghubungkan kubah kandung kemih dengan umbilikus selama kehidupan intrauterin. Setelah lahir, urachus biasanya mengalami obliterasi menjadi ligamentum umbilikalis median. Kegagalan proses ini dapat menimbulkan anomali urachal, seperti urachus paten, sinus urakhal, kista urakhal, atau divertikulum. Kondisi ini dapat bermanifestasi sebagai keluarnya cairan dari umbilikus, pembengkakan, atau ditemukan secara insidental saat pencitraan untuk keluhan saluran kemih. Diagnosis terutama menggunakan riwayat, pemeriksaan fisik, dan ultrasonografi, sementara CT scan atau VCUG jarang diperlukan.  Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan patent ductus urachus dengan risiko malnutrisi dan keterlambatan pertumbuhan. Hasilnya menunjukkan bahwa diagnosis untuk pasien ini adalah paten duktus urachus yang mengakibatkan malnutrisi tipe marasmik, gagal tumbuh, perawakan pendek, sembelit, anemia mikrositer hipokromik, dan keterlambatan motorik kasar.