Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor Penyebab Lamban Belajar Pada Siswa Kelas VIII-A SMPN 25 Kota Jambi Bima Saputra, Trio; Nelyahardi; Yusra, Affan
Jurnal Paramaedutama Vol 1 No 2 (2023): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lamban belajar menjadi salah satu penghambat perkembangan belajar siswa. Hal ini berdampak pada semangat belajar rendah serta menghindari tugas akademik yang berat. Tujuan riset ini guna mengetahui karakteristik lamban, upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi lamban belajar, serta faktor penyebab lamban belajar pada siswa di kelas VIII A di SMPN 25 Kota Jambi. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dipakai dalam penelitian ini. Subyek riset ini isalah siswa kelas VIII A yang mengalami kesulitan belajar dan beberapa guru di SMPN 25 Kota Jambi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII A di SMPN 25 Kota Jambi mengalami lamban belajar dengan karakteristik pretasi belajar rendah, keterlambatan dalam menyelesaikan tugas akademik, daya tangkap materi pembelajaran yang lambat, semangat belajar tinggi namun kemampuan memahami materi rendah, serta kecenderungan menghindari tugas akademik yang berat. Upaya yang dilakukan oleh guru melibatkan pendekatan individual, metode pembelajaran bervariasi, dan koordinasi dengan orang tua serta guru mata pelajaran dan wali kelas. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa faktor personal, yakni pengalaman penyakit bawaan, berkontribusi pada lamban belajar siswa kelas VIII A di SMPN 25 Kota Jambi.
Efektivitas Teknik Expressive Writing Untuk Pengelolaan Emosi Siswa SMAS Islam Kota Jambi Amalia, Yeni; Nelyahardi; Yusra , Affan
Jurnal Paramaedutama Vol 2 No 2 (2024): Paramaedutama
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengenai penerapan teknik Expressive Writing untuk meningkatkan pengelolaan emosi marah siswa SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi. Kemampuan mengelola emosi marah perlu dimiliki oleh siswa sebagai individu. Manfaat apabila siswa dapat memiliki kemampuan mengelola emosi marah yang baik adalah mencapai kesehatan mental dan mampu menyelesaikan konflik sosial yang diakibatkan dari situasi emosional yang bisa berdampak buruk pada kegiatan belajarnya di sekolah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa di SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi dengan jumlah 6 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu angket. Rata-rata nilai pre-test kelompok eksperimen sebesar 83,6 dengan persentase 55% (kategori rendah). Rata-rata nilai post-test pada kelompok ekpserimen sebesar 106,3 dengan persentase 70% (kategori sedang). Sedangkan hasil output Paired Sample Test menunjukkan hasil nilai Sig. (2-Tailed) 0,005. Berdasarkan kriteria pengambilan keputusan, maka terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengelolaan emosi marah siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik expressive writing. Jika nilai Sig. (2-tailed) yang didapatkan lebih dari 0,005 maka terdapat perbedaan yang signifikan pada tingkat pengelolaan emosi marah siswa sebelum dan sesudah mengikuti layanan bimbingan kelompok dengan teknik expressive writing. Maka dapat disimpulkan bahwa teknik Expressive Writing efektif untuk meningkatkan pengelolaan emosi marah siswa kelas XI.F.2 SMAS Islam Al-Falah Kota Jambi.
Dampak Perceraian Orang Tua Terhadap Kecerdasan Emosional Siswa SMP Negeri 14 Kota Jambi Wiwit Setiana, Arsiti; Nelyahardi; Siti Amanah
Jurnal Paramaedutama Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Paramaedutama | Desember 2025 - Februari 2026
Publisher : PT. Nafatima Gresik Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan ciri-ciri kecerdasan emosioal, cara mengembangkan serta faktor penghambat kecerdasan emosional pada siswa korban perceraian orag tua (cerai hidup) di SMP Negeri 14 Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga partisipan yakni NR, RR dan RA, serta informan dari orangtua, guru BK, dan teman sekelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceraian orangtua berdampak pada emosi siswa seperti mudah marah, motivasi belajar rendah, dan kesulitan mengelola emosi. Meskipun demikian, siswa masih mampu membina hubungan sosial secara wajar. Strategi pengembangan dilakukan melalui perhatian, dukungan emosional, dan pemenuhan kebutuhan dasar oleh orangtua atau wali. Faktor penghambat yang dominan adalah kurangnya komunikasi efektif dan waktu berkualitas dengan orang tua.
Development of a Green Chemistry E-Module Integrated with Ethno-STEAM for Enhancing Senior High School Students’ Environmental Conservation Skills Epinur; Fuldiaratman; Nelyahardi; Hendra; Minarni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13024

Abstract

This study developed and validated an Ethno-STEAM integrated e-module to enhance students’ conservation skills using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data were collected through observations, interviews, and questionnaires. Expert validation results showed average scores of 4.6 for content, 4.875 for design, and 4.5 for practitioners, categorized as “very good” (interval 4.21–5.00). These findings confirm the feasibility of the e-module in terms of content quality, presentation, language, and design without significant revisions. Implementation results demonstrated notable improvements in students’ science literacy. Prior to the intervention, students were distributed at level 1 (23.40%), level 2 (50%), and level 3 (26.60%), with no students reaching levels 4 or 5. After implementation, the distribution shifted to level 1 (7.40%), level 2 (10%), level 3 (40%), level 4 (36.70%), and level 5 (5.90%). The novelty of this research lies in integrating Ethno-STEAM with local wisdom, which not only improves science literacy but also fosters conservation values such as appreciation, pride, and care for local culture. The e-module is therefore recommended as an effective, scientific, and character-oriented medium for chemistry learning.