Nainggolan, Jisman
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Menggali Kristologi dalam Konteks Misi: Ajaran Kristus sebagai Landasan Evangelisasi Nainggolan, Jisman; Sumual, Elisa Nimbo
Jurnal Teologi (JUTEOLOG) Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kadesi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52489/juteolog.v3i2.211

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya Kristologi dalam konteks misi Kristen, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan keragaman budaya serta agama. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif. Kristologi, sebagai studi tentang pribadi dan ajaran Yesus Kristus, tidak hanya menjadi landasan teologis tetapi juga pedoman praktis dalam menyampaikan pesan Injil yang relevan kepada masyarakat pluralis. Pendekatan Kristologi "dari bawah ke atas" (Afroma) dan "dari atas ke bawah" (Aflama) membantu pemahaman tentang Kristus sebagai sosok historis dan sebagai Anak Allah yang menyelamatkan manusia. Ajaran kasih, pengampunan, penebusan, dan Kerajaan Allah menjadi inti dari pesan Injil dan landasan bagi strategi misi. Meskipun ajaran Kristus bersifat universal, tantangan budaya dan sosial sering kali menghambat penerapannya. Oleh karena itu, pemahaman budaya lokal dan pendekatan yang empatik menjadi kunci keberhasilan misi. Selain itu, peran Roh Kudus penting dalam memberikan bimbingan dan kekuatan dalam penginjilan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman yang mendalam tentang Kristologi dapat meningkatkan efektivitas misi gereja di tengah masyarakat yang beragam.
Desain Pengajaran Alkitab dalam Peningkatan Pemahaman Teologi Jemaat di GPdI Philadelphia Sumual, Mona Kadir; Nainggolan, Jisman
KHAMISYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 2, No 2 (2025): APRIL
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Batu, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71415/jkmy.v2i2.46

Abstract

This study aims to explore the influence of Bible teaching on improving theological understanding in the Philadelphia GPdI congregation. In the context of church life, a deep understanding of theology is essential to strengthen the faith and spiritual life of the congregation. This research used a qualitative approach with a case study method involving several congregants in a local church. Data was collected through interviews, observations, and document analysis of the Bible teaching implemented in the church. The results showed that structured Bible teaching that is relevant to the needs of the congregation can significantly improve theological understanding. In addition, the study also found that the congregation's involvement in theological discussions and practical applications of biblical teachings play an important role in deepening their understanding. Therefore, this study suggests that churches should focus more on developing in-depth teaching methods to form a solid understanding of theology among congregants. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh pengajaran Alkitab terhadap peningkatan pemahaman teologi di jemaat GPdI Philadelphia. Dalam konteks kehidupan gereja, pemahaman teologi yang mendalam sangat penting untuk memperkuat iman dan kehidupan rohani jemaat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan sejumlah jemaat di sebuah gereja lokal. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen pengajaran Alkitab yang diterapkan di gereja tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran Alkitab yang terstruktur dan relevan dengan kebutuhan jemaat dapat meningkatkan pemahaman teologi secara signifikan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan jemaat dalam diskusi teologis dan aplikasi praktis dari ajaran Alkitab berperan penting dalam memperdalam pemahaman mereka. Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan agar gereja lebih fokus pada pengembangan metode pengajaran yang mendalam untuk membentuk pemahaman teologi yang kokoh di kalangan jemaat. Kata Kunci: Pengajaran Alkitab, Pemahaman Teologi, Jemaat, Iman, Kehidupan Rohani.
The Narrative of Hosea’s Marriage to Gomer in Midrash Tradition: An Alternative Interpretation for Relationship and Morality Issues In the Contemporary Era Nainggolan, Jisman; Soeoth, Esther Debora
TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol 5, No 1 (2025): June
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Transformasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53674/teleios.v5i1.248

Abstract

This article discusses the narrative of the marriage of the Prophet Hosea to Gomer in the Midrash tradition as an alternative interpretation that offers relevance to issues of relationships and morality in the modern era. Melalui pendekatan hermeneutik Midrash, kisah tersebut ditafsirkan secara alegoris sebagai gambaran hubungan antara Tuhan dan Israel, yang ditandai oleh ketidaksetiaan manusia, namun selalu disertai dengan cinta dan pengampunan ilahi. The research findings indicate that the Midrashic tradition not only conveys theological messages but also serves as an effective medium for moral education and social critique. These findings have theological implications for contemporary relational dynamics, particularly concerning the values of loyalty, forgiveness, relationship restoration, and morality rooted in spirituality. This article emphasizes the urgency of revitalizing the legacy of ancient Jewish interpretations as the foundation for humane relational ethics amidst the increasingly complex global moral landscape.
Narasi Elia dan Nabi Baal: Kritik Hermeneutik terhadap Relasi Kekuasaan dan Pluralisme Agama di 1 Raja-Raja 18 Nainggolan, Jisman; Soeoth, Esther Debora
Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) Vol 7, No 2 (2025): Veritas Lux Mea (Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen) - Agustus 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kanaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59177/veritas.v7i2.397

Abstract

This article examines the Elijah narrative in 1 Kings 18 in the context of the relationship between political power and religious pluralism, using a hermeneutic approach. Through textual analysis, the narrative highlights how religion can be used by those in power to maintain political hegemony, as well as Elijah's role as a prophetic agent who challenges corrupt authority. This study shows the relevance of the Elijah narrative in the contemporary multicultural world, where religious pluralism and the misuse of religion for political purposes are central issues. The conclusion shows that Elijah teaches the importance of faith integrity in facing pluralism and critiques the use of religion to legitimize power. This study provides theological and social insights that are relevant to the discourse on religion and politics in the modern era.AbstrakArtikel ini mengkaji narasi Elia di 1 Raja-Raja 18 dalam konteks relasi antara kekuasaan politik dan pluralisme agama, dengan pendekatan hermeneutik. Melalui analisis teks, narasi ini menyoroti bagaimana agama dapat dimanfaatkan oleh kekuasaan untuk mempertahankan hegemoni politik, serta peran Elia sebagai agen profetik yang menantang otoritas yang korup. Penelitian ini menunjukkan relevansi narasi Elia dalam dunia kontemporer yang multikultural, di mana pluralisme agama dan penyalahgunaan agama untuk tujuan politik menjadi isu sentral. Kesimpulan menunjukkan bahwa Elia mengajarkan pentingnya integritas iman dalam menghadapi pluralisme dan kritik terhadap penggunaan agama untuk legitimasi kekuasaan. Penelitian ini memberikan wawasan teologis dan sosial yang relevan untuk diskursus tentang agama dan politik di era modern.