Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Preserving Identity, Embracing Change: The Survival of Pekalongan Peranakan Batik Purnomo, Setianingsih; Annita, Annita; Depita, Natalia
ULTIMART Jurnal Komunikasi Visual Vol 18 No 2 (2025): Ultimart: Jurnal Komunikasi Visual
Publisher : Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ultimart.v18i2.4415

Abstract

Indonesia is famous for its cultural heritage. One of the acknowledged heritages is Pekalongan Peranakan batik, a delicate and beautiful craftmanship influenced by Asia, Arab, and Europe. The Peranakan batik combines Javanese batik-making artistry with the Chinese design planning and trading strategies. This article investigates the survival of Pekalongan Peranakan batik as an endangered culture and how the artisan batik adapts with the modern era.  The method used in this study is literature review, interview with the owner of the last producer of Pekalongan Peranakan batik and descriptive–qualitative analysis. The findings reveal that although UNESCO’s recognition of batik as intangible heritage, and Peranakan batik holds centuries-old heritage of cross-cultural exchange, this art form now risks extinction. This paper examines its historical development and contemporary challenges, arguing that revitalization through innovation is essential for its survival. Besides that, this research contributes to archiving the process and the portrait of artisan batik Liem Ping Wie in Kedungwuni, Pekalongan.   Keywords: Chinese Javanese Peranakan Batik; cultural heritage; revitalization.
Teritori Individu Pada hunian Kelompok Sosial Inti Firzandy L., Hendrico; Purnomo, Setianingsih
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 7 No. 3 (2018): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.7.3.183

Abstract

Pemenuhan teritori individu setiap anggota keluarga diduga sebagai penyebab harmonisnya suatu keluarga yang penulisngnya tidak dengan mudah terpenuhi di dalam hunian dengan luasan yang terbatas. Untuk itulah penelitian ini mengungkap bagaimana setiap anggota keluarga beradaptasi terhadap keterbatasan tersebut untuk memenuhi kebutuhan spasialnya. Observasi, wawancara dan rekam kegiatan setiap jamnya akan dilakukan pada keluarga yang tinggal di dalam hunian yang kecil untuk mengamati cara-cara apa yang dilakukan untuk mencapai kebutuhan teritori spasial. Analisis terhadap data yang terkumpul akan dilakukan dengan menggunakan teori-teori proxemics. Penelitian ini pada akhirnya mengungkap bahwa setiap aggota keluarga memiliki kadar teritorial yang berbeda karena terkait dengan perannya masing-masing di dalam keluarga.