Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Ruang Tradisional pada Desa Adat Penglipuran, Bali Kasuma, i Putu Agus Wira; Suprijanto, iwan
Jurnal Permukiman Vol 7 No 1 (2012)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2012.7.40-50

Abstract

Lingkungan permukiman tradisional di Bali memiliki banyak potensi salah satunya adalah pola ruang tradisional yang mencerminkan aktivitas sosial dan budaya masyarakatnya. Seperti halnya Desa Adat Penglipuran yang memiliki tatanan pola ruang yang unik dan merupakan warisan budaya yang harus dipertahankan. Dinamika pertumbuhan penduduk serta arus perkembangan kebutuhan masa kini menimbulkan kebutuhan akan ruang yang dapat merusak tatanan ruang tradisional yang ada. Di lain pihak belum adanya regulasi yang berisikan mengenai aturan tata ruang Desa Adat Penglipuran menjadi faktor ancaman bagi keberlanjutan dari pola ruang yang sudah dijaga sampai sekarang. Permasalahannya adalah belum teridentifikasinya karakteristik ruang tradisional di Desa Adat Penglipuran sebagai landasan untuk menyusun konsep tata ruang Desa Adat Penglipuran yang ideal. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan rasionalisme. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif yaitu berusaha untuk menggambarkan kondisi pola ruang tradisional di Desa Adat Penglipuran dan mengidentifikasi karakter dari masing-masing ruang yang ada. Hasil penelitian adalah ruang tradisional Desa Adat Penglipuran terdiri dari tiga tingkatan ruang yang berdasarkan konsep Tri Mandala, yaitu Utama, Madya dan Nista dimana pada masing-masing ruang memiliki tingkat kesucian, lokasi/ penempatan, guna lahan dan fungsi ruang yang berbeda.
Preferensi Masyarakat Sarbagita dalam Membangun Rumah Budhiari, Ni Made Dwi Sulistia; Kasuma, I Putu Agus Wira
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 8 No. 1 (2019): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32315/jlbi.8.1.36

Abstract

Pemenuhan kebutuhan perumahan merupakan salah satu indikator capaian keberhasilan Kementerian PUPR dalam bidang perumahan untuk menurunkan angka backlog. Salah satu upaya penyedian perumahan adalah melalui rumah swadaya. Penyedian rumah secara swadaya pada wilayah tertentu umumnya dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor budaya dan arsitektur didaerah kelahiran pemilik serta beberapa faktor lainnya. Metodelogi kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis crostab atau tabulasi silang untuk mengetahui preferensi yang mempengaruhi masyarakat di wilayah kajian dalam proses membangun rumah. Secara keseluruhan yang memiliki pengaruh terhadap pembangunan rumah berdasarkan preferensi masyarakat adalah jenis kelamin, pendidikan, agama, pekerjaan, tingkat penghasilan. Berdasarkan faktor-faktor atau parameter tersebut akan menghasilkan jawaban masyarakat terkait dengan preferensi membangun rumah dan keterkaitan antar faktor-faktor yang berpengaruh akan menjadi dasar pertimbangan untuk membantu mengeluarkan kebijakan terkait penyediaan rumah.