Pengelolaan kuliah umum di perguruan tinggi sering menghadapi kelemahan pada pendaftaran, presensi, dan rekapitulasi kehadiran karena proses manual belum mampu menjamin validitas lokasi peserta. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi kuliah umum berbasis web yang mengintegrasikan pendaftaran peserta, presensi geolokasi, dan monitoring kehadiran dengan validasi jarak menggunakan algoritma Haversine dan Geofencing. Penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak deskriptif dengan model Waterfall melalui tahap analisis kebutuhan, desain sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem dikembangkan dengan ReactJS pada frontend, Express.js pada backend, dan MySQL sebagai basis data. Temuan utama menunjukkan bahwa sistem berhasil menyatukan modul mahasiswa dan admin dalam satu alur: mahasiswa dapat melihat kegiatan, mendaftar, melakukan presensi berbasis lokasi, dan meninjau riwayat; admin dapat mengelola kegiatan, ruangan, sesi presensi, pengguna, serta monitoring kehadiran. Validasi lokasi menggunakan Haversine membedakan presensi valid dan tidak valid berdasarkan radius; pada uji TC-11, presensi dalam radius 50 m dengan jarak sekitar 19,59 m diterima sebagai hadir, sedangkan presensi di luar radius ditolak. Pengujian black-box terhadap 20 skenario menghasilkan 20 skenario berhasil (100%). Kebaruan penelitian terletak pada integrasi pendaftaran, konfigurasi radius, validasi Haversine-Geofencing, device token anti-titip absen, dan monitoring presensi dalam konteks kuliah umum non-rutin. Public lecture management in higher education often suffers from fragmented registration, manual attendance, and slow recapitulation because conventional processes cannot verify the physical presence of participants. This study aims to design a web-based public lecture information system integrating participant registration, geolocation-based attendance, and attendance monitoring using the Haversine algorithm and Geofencing for distance validation. The study adopted a descriptive software engineering approach with the Waterfall model, covering requirements analysis, system design, implementation, testing, and maintenance. The system was implemented using ReactJS for the frontend, Express.js for the backend, and MySQL for data management. The findings show that the system integrates student and administrator workflows in a single platform: students can browse events, register, submit location-based attendance, and view participation history, while administrators can manage events, rooms, attendance sessions, users, and monitoring dashboards. The Haversine-based validation successfully distinguished valid and invalid attendance according to the configured radius; in test case TC-11, an attendance attempt within a 50 m radius at approximately 19.59 m was accepted, whereas out-of-radius attempts were rejected. Black-box testing across 20 scenarios resulted in 20 successful scenarios (100%). The novelty lies in integrating registration, configurable attendance radius, Haversine-Geofencing validation, anti-proxy attendance through device tokens, and real-time monitoring for non-routine academic public lectures.