Oktania, Salsabila Agfa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa Jimbaran Fitra, Farhan Shahreza; Prayitno, Gunawan; Karunia, Aprilia Dwi; Rana, Dara Hulwa; Akbar, Hilmi Nur; Suryaningati, Kartika Putri; Lubis, M. Fachri Rasyidi; Oktania, Salsabila Agfa
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jd.v5i1.521

Abstract

Indonesia merupakan negara agraris dimana sebagian besar penduduknya bermata pencaharian pertanian. Sektor pertanian menjadi potensi di Desa Jimbaran, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur seperti desa lain di Indonesia selain sektor peternakan. Ketidakmampuan masyarakat desa mengembangkan potensi desa menjadi permasalahan yang ada di Desa Jimbaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan masalah perekonomian di Desa Jimbaran serta melakukan perencanaan untuk mengembangkan potensi serta merencanakan potensi yang ada. Datang yang digunakan adalah data sekunder dan data primer melalui wawancara secara daring. Analisis yang digunakan adalah Analisa PRA (Participatory Rural Appraisal); analisis perekonomian masyarakat: analisis usaha tani, analisis limbah ternak sapi; serta analisis potensi dan masalah. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa masyarakat Desa Jimbaran mendapatkan peningkatan pendapatan dari sektor pertanian apabila melakukan pengolahan komoditas kopi dan cengkeh. Masyarakat juga memperoleh tambahan pendapatan dengan memelihara sapi perah dengan menjual susunya ke pabrik. Hasil Analisa menunjukkan bahwa konsep pengembangan sebagai berikut: proyek pengadaan rumah produksi dan pemasaran, proyek pengolahan limbah ternak sapi menjadi pupuk kompos, proyek pelatihan pengolahan komoditas kopi, dan proyek pelatihan pengolahan komoditas cengkeh. Adanya berbagai proyek yang direncanakan, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat serta meminimalisir permasalahan yang ada di Desa Jimbaran.
Hubungan Karakteristik Visual dan Fungsi Restoratif Kawasan Stadion Kanjuruhan Berdasarkan Persepsi Pengunjung Oktania, Salsabila Agfa; Setyono, Deni Agus; Rukmi, Wara Indira
Desa-Kota: Jurnal Perencanaan Wilayah, Kota, dan Permukiman Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Urban and Regional Planning Program Faculty of Engineering Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/desa-kota.v6i2.84690.127-136

Abstract

Kecamatan Kepanjen sebagai pusat pemerintahan skala kabupaten dengan berbagai kegiatan penunjang di dalamnya menimbulkan pergerakan lokal maupun pergerakan dari wilayah sekitar. Tingginya aktivitas serta mobilitas tersebut, meningkatkan intensitas masyarakat untuk mengalami kepenatan yang mampu membangkitkan perasaan stres. Keberadaan Kawasan Stadion Kanjuruhan sebagai ruang publik yang mampu diakses dengan mudah oleh publik dapat menjadi salah satu sarana restoratif bagi para pengunjung dengan tujuan untuk melepaskan kejenuhan dari aktivitas keseharian yang dilakukan. Pembangunan ruang publik dengan pemilihan komponen-komponen visual dapat memberikan efek peningkatan kesejahteraan psikologis manusia yang dapat meningkatkan kesehatan mental seseorang. Oleh karena itu, diperkirakan ada keterkaitan antara karakteristik visual dengan fungsi restoratif ruang publik Kawasan Stadion Kanjuruhan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, untuk mengetahui adanya hubungan tersebut. Teknik analisis yang dilakukan adalah uji Chi-square dan uji Kendall’s Tau untuk mengetahui tingkat hubungan antar-subvariabel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara karakteristik visual ruang publik Kawasan Stadion Kanjuruhan dengan fungsi restoratif yang dirasakan oleh pengunjung yang didefinisikan berdasarkan hubungan antar-subvariabel yang signifikan. Subvariabel karakteristik visual yang memiliki tingkat hubungan “cukup” dengan fungsi restoratif antara lain adalah kealamian, keterbukaan, keteraturan, dan signifikansi historis.