Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan santriwati baru lulusan sekolah umum dalam memahami kaidah nahwu shorof melalui kitab klasik yang bersifat abstrak dan padat teks. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifan buku ajar Qowaidul Ikhtishorii berbasis mind mapping dan microlearning bagi santriwati baru MA Plus Abul Barokat Bunkate. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) dan pendekatan mixed methods. Subjek uji coba melibatkan 30 santriwati kelas X Agama. Data dikumpulkan melalui validasi ahli, angket respons guru dan santriwati, wawancara, observasi, serta tes kognitif melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan sangat valid dengan persentase kelayakan sebesar 86,96% dan memperoleh respons kepraktisan dalam kategori sangat baik dari guru dan santriwati. Keefektifan buku ajar ditunjukkan oleh peningkatan hasil belajar dengan skor N-Gain sebesar 0,67 dalam kategori sedang serta hasil uji Paired Sample t-Test dengan nilai Sig. 0,000 (< 0,05). Dengan demikian, buku ajar Qowaidul Ikhtishorii, yang didasarkan pada pemetaan pikiran dan microlearning, dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk membantu santriwati pemula meningkatkan penguasaan kaidah dasar nahwu shorof.