Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Kromosom Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frustescens) Terhadap Lama Perendaman Hidroksiquinolin Al-Amanah, hafizhah; Ashar, Zulfardi; Fitri, Fitri; Armita, Devi; Larekeng, Siti Halima
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 2 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 2, NOVEMBER 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3754

Abstract

Penghitungan jumlah kromosom dapat dilakukan dengan cara analisis kromosom dengan perlakuan pretretment. Merupakan suatu metode pembuatan preparate kromosom yang tepat dalam menghasilkan pemisahan kromosom yang jelas baik, sehinggah memudahkan dalam penghitungan kromosom. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemberian hidroksiquinolin pada pembuatan preparate akar tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens). Penelitian ini meliputi dua kegiatan yaitu persiapan bahan serta pembuatan preparat kromosom akar cabai. Ada dua hal yang diamati pada preparat kromosom akar cabai, yaitu kemampuan pemisahan kromosom dan ketajaman pewarnaan kromosom dibandingkan dengan sitoplasma sekelilingnya. Kesimpulan pada penelitian ini adalah adalah jumlah kromosom cabai rawit 2n=2x=24,  analisis kromosom akar maristematis pada tanaman cabai rawit dengan pemberian perlakuan lama perendaman hidroksiquinolin selama 4 jam setelah di fiksasi menggunakan larutan farmer dapat menghasilkan tampilan pemisahan kromosom terbaik dibawah mikroskop lebih jelas dan memudahkan dalam penghitungan jumlah kromosom.
Optimization of Mini Potato Tuber Using Multiple Doses of Growth Regulators in an Aeroponic System Ashar, Zulfardi
PLANTKLOPEDIA: Jurnal Sains dan Teknologi Pertanian Vol 6 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Siddenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/plantklopedia.v6i1.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan umbi mini kentang dengan beberapa dosis zat pengatur tumbuh. Zat pengatur tumbuh yang umumnya digunakan dalam praktek budidaya kentang adalah Auksin, Giberelin, dan Sitokinin. Penelitian ini dilakukan di kelurahan Pattapang Kecamatan Tinggimoncong Kabupaten Gowa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan januari sampai bulan November 2023. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok dengan 10 perlakuan yaitu: kontrol, auksin 5 mL, auksin 10 mL, auksin 15 mL, giberelin 5 mL, giberelin 10 mL, giberelin 15 mL, sitokinin 5 mL, sitokinin 10 mL, dan sitokinin 15 mL. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat di simpulkan bahwa : (1) Hormon auksin dosis 10 mL yang memberikan rata-rata terbaik terhadap variabel vegetatif tanaman kentang yang dikembangkan secara aeroponik., (2) Hormon auksin dosis 10 mL memberikan nilai rata-rata yang terbaik terhadap variabel generatif tanaman kentang yang dikembangkan secara aeroponik., (3) Pengembangan bibit umbi mini kentang yang bermutu dapat dilakukan dengan pemberian hormon auksin dengan dosis 10 mL