This Author published in this journals
All Journal Jurnal Surya Teknika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERBANDINGAN KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN BETON ASPAL AC-WC FILLER SEMEN PASCA PERENDAMAN DI AIR SUNGAI DAN DI AIR LAUT Hasanuddin; Sulfiati; Andira, Ayu
Surya Teknika Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Surya Teknika Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v1i1.4612

Abstract

Water/puddle is one of the causes of damage or reduces durability for road construction with asphalt pavement. Several roads in Indonesia which are close to the coast experience problems with sea water inundation which is mostly caused by extreme weather, resulting in tidal flooding or what is known as tidal water. The purpose of this study was to compare the changes in Marshall characteristics of asphalt concrete mixture AC-WC filler cement due to post-immersion in river water and in sea water with different variations of soaking time. The characteristics measured using the marshall tool are stability, flow (melting) and Marshall Quetiont (MQ). This study uses experimental methods in the laboratory. Immersion of test object samples (brickets) in river water and in sea water with variations in immersion time of 0.5 hours, 24 hours, 48 hours, 96 hours and 168 hours. To determine the ratio of changes in strength and durability of asphalt concrete mixture Ac-Wc. The results indicate that post-immersion in sea water for a long time has a greater effect as a destroyer of asphalt layers than river water. For post-immersion in river water, stability values were obtained from 0.5 hours to 168 hours, flow values from 0.5 hours to 96 hours and MQ from 0.5 to 96 hours. While the results after immersion in sea water obtained stability values from 0.5 hours to 168 hours, flow values from 0.5 hours to 96 hours and MQ from 0.5 to 48 hours. Of the two types of immersion, the longer the asphalt concrete mixture is immersed in river water or in sea water, both of them can reduce the strength and durability of the mixture. Because seawater contains a lot of NaCl which is an aggressive ion and affects the loss of the bond between aggregate and asphalt.
UJI EXPERIMENTAL KARAKTERISTIK BETON MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR Ayu Setiawaty, Dewi; Sulfiati; Ramadhan, Syahputra
Surya Teknika Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Surya Teknika Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v1i1.4615

Abstract

Perkembangan infrastruktur telah mengalami kemajuan, terutama dalam perkembangan pembangunan gedung dan ifrastruktur lainnya. Keadaan ini telah menimbulkan masalah ketersediaan bahan konstruksi, termaksud bahan baku beton, sehingga menimbulkan kekhawatiran kerusakan lingkungan. Agregat kasar merupakan bagian terbesar dari campuran beton sekitar 65-80% dari total volume beton. Memanfaatkan limbah sampah plastik dengan pengolahan atau daur ulang sampah plastik untuk dijadikan sebagai agregat kasar sebagai campuran beton dari botol kemasan plastik jenis Poly Ethylene Terephthalate (PET). Penelitian ini digunakan metodeologi kajian eksperimental dimana pelaksanaan pencetakan dan pengujian beton di Laboratorium Beton Fakultas Teknik Universitas Tadulako. Sedangkan pembuatan agregat kasar dari limbah plastik di lakukan di Universitas Muhammadiyah Palu. Pengujian agregat kasar dari limbah plastik tersebut, dan mix design beton ringan menggunakan SNI 03-2461-2002, di samping melakukan pengujian bahan penyusun beton lainnya sesuai dengan peraturan atau persyaratan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan komposisi penambah agregat kasar dengan plastik (Poly Ehtylene Terephthalate) PET sebanyak 9 sampel yang terdiri dari 4 variasi, sampel di uji pada umur 7, 14 dan 28 hari. Yang menggunakan penambah agregat kasar buatan Poly Ethylene Terephthalate terhadap Beton normal, hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut beton normal 0% PET sebesar 31.700 Mpa, campuran beton 25% PET sebesar 13,741 Mpa, campuran beton 50% PET sebesar 7,437 Mpa dan campuran beton 75% PET sebesar 6,254 Mpa.
STUDI NORMALISASI SUNGAI PADA SUNGAI PALU Sulfiati; Dewi Ayu Setiawaty; Yulfin Tanduk Allo Biyang
Surya Teknika Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Surya Teknika Volume 2 Nomor 2 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/jst.v2i1.10327

Abstract

Sungai Palu merupakan salah satu sungai di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, yang juga mengalami berbagai permasalahan seperti banjir, sedimentasi yang tinggi dan degradasi kualitas air yang mempengaruhi lingkungan sekitar. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan melakukan normalisasi sungai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar intensitas curah hujan pada Sungai Palu dan berapa besar debit banjir Sungai Palu. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa curah hujan harian selama 10 tahun dan data dimensi penampang melintang Sungai Palu. Hasil hitungan hujan rencana kala ulang 100 tahun dengan metode Log Pearson Tipe III yaitu 12,176 mm, dan dari hasil hitungan intensitas hujan terlihat bahwa bahwa hujan deras pada berlangsung dalam jangka waktu singkat, namun hujan tidak deras berlangsung dalam waktu lama. Debit banjir rencana kala ulang 100 tahun dengan menggunakan metode Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu yakni 664,448 m3/det. Langkah selanjutnya menggunakan aplikasi HEC-RAS 6.6 untuk mengetahui kapasitas penampang saluran drainase dengan menggunakan debit rencana. Dari hasil analisis aplikasi HEC-RAS, kondisi eksisting Sungai Palu khususnya pada area yang ditinjau yakni di Kelurahan Baru, Kecamatan Palu Barat, dengan debit kala ulang 100 tahun mampu menampung debit yang ada sehingga tidak perlu mendesain ulang saluran.