Perubahan tutupan lahan akibat urbanisasi di kawasan perkotaan telah menimbulkan dampak signifikan terhadap keseimbangan hidrologi dan sistem drainase. Peningkatan luas permukaan kedap air mengurangi kapasitas infiltrasi dan meningkatkan volume limpasan permukaan, yang pada gilirannya menurunkan efektivitas sistem drainase eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis hubungan antara perubahan tutupan lahan, respon hidro-klimat lokal, dan kinerja sistem drainase di kawasan perkotaan tropis. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pendekatan PRISMA, dengan sumber data berasal dari Scopus, ScienceDirect, Web of Science, dan Portal Garuda. Hasil sintesis menunjukkan bahwa peningkatan area terbangun sebesar 10–20% dapat menaikkan debit puncak hingga dua kali lipat, serta memperpendek waktu konsentrasi hingga 40%. Penurunan efisiensi drainase ditemukan di hampir seluruh kasus akibat kapasitas hidraulik saluran yang tidak lagi sesuai dengan kondisi aktual. Penelitian ini menegaskan perlunya pembaruan parameter hidrologi dan pendekatan desain drainase yang adaptif terhadap perubahan tutupan lahan.
Copyrights © 2025