Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Rak Sepatu Otomatis dengan Fitur Pendingin dan Elevator Berbasis IoT Pratama, Muhammad Andika; Ningrum, Nur Risya Difa Kusuma; Pradana, Adlan Bagus; Murti, Budi Bayu
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i2.18546

Abstract

Abstract  —  The research discusses the design of an automatic shoe rack with IoT-based cooling and elevator features. This shelf is made to handle messy shoes because people feel lazy and don't have time to just put their shoes on the shelf by hand and bend over. In addition, this automatic shoe rack aims to overcome dusty, smelly and moldy shoes due to open shoe racks and not getting enough wind. The Blynk app is used to operate an automated shoe rack IoT system. Abstrak  —  Penelitian membahas perancangan rak sepatu otomatis dengan fitur pendingin dan elevator berbasis IoT. Rak ini dibuat untuk mengatasi sepatu yang berantakan dikarenakan orang merasa malas dan tidak memiliki waktu untuk sekedar meletakkan sepatu ke rak menggunakan tangan serta membungkukkan badan. Selain itu, untuk mengatasi sepatu yang berdebu, berbau dan berjamur karena rak sepatu yang terbuka dan tidak mendapat cukup angin. Aplikasi Blynk digunakan untuk mengoperasikan sistem IoT rak sepatu otomatis.
Perancangan Rak Sepatu Otomatis dengan Fitur Pendingin dan Elevator Berbasis IoT Pratama, Muhammad Andika; Ningrum, Nur Risya Difa Kusuma; Pradana, Adlan Bagus; Murti, Budi Bayu
Jurnal Fokus Elektroda : Energi Listrik, Telekomunikasi, Komputer, Elektronika dan Kendali) Vol 6, No 2 (2021): Jurnal Elektroda Vol 6 No 2
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jfe.v6i2.18546

Abstract

Abstract  —  The research discusses the design of an automatic shoe rack with IoT-based cooling and elevator features. This shelf is made to handle messy shoes because people feel lazy and don't have time to just put their shoes on the shelf by hand and bend over. In addition, this automatic shoe rack aims to overcome dusty, smelly and moldy shoes due to open shoe racks and not getting enough wind. The Blynk app is used to operate an automated shoe rack IoT system. Abstrak  —  Penelitian membahas perancangan rak sepatu otomatis dengan fitur pendingin dan elevator berbasis IoT. Rak ini dibuat untuk mengatasi sepatu yang berantakan dikarenakan orang merasa malas dan tidak memiliki waktu untuk sekedar meletakkan sepatu ke rak menggunakan tangan serta membungkukkan badan. Selain itu, untuk mengatasi sepatu yang berdebu, berbau dan berjamur karena rak sepatu yang terbuka dan tidak mendapat cukup angin. Aplikasi Blynk digunakan untuk mengoperasikan sistem IoT rak sepatu otomatis.
Analisis Perbandingan Uprating dan Sisip Transformator Tiga Fase untuk Mengantisipasi Terjadinya Overload pada Transformator Distribusi Penyulang GJN-12 Nomor Tiang U3-89/1 PT PLN (Persero) ULP Yogyakarta Kota Ningrum, Nur Risya Difa Kusuma; Ginting, Nina Loenca Br; Muflih, Haidar Nabil; Ramadhan, Muhammad Dwi Cahyo; Nugraha, Candra Febri
Jurnal Listrik, Instrumentasi, dan Elektronika Terapan Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Departemen Teknik Elektro dan Informatika Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/juliet.v4i2.87124

Abstract

Seiring bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhan listrik juga mengalami peningkatan tiap tahun. Pesatnya pertumbuhan penduduk dan ekonomi di area PLN (Persero) ULP Yogyakarta Kota berpengaruh pada bertambahnya permohonan tambah daya listrik oleh pelanggan yang mengakibatkan terjadinya overload (beban lebih) pada transformator distribusi. Berdasarkan ketetapan SPLN No. 17 Tahun 1979 menyatakan bahwa terdapat tiga macam kondisi transformator yaitu normal, waspada dan darurat. Menurut persentase pembebanan transformator, kondisi waspada dan darurat terjadi saat pembebanan lebih dari 80%. Oleh karena itu, dilakukan simulasi dilakukan untuk mengetahui kondisi transformator ketika dilakukan penambahan daya. Pada metode penelitan ini membandingkan pengaruh uprating dan sisip transformator untuk mengantisipasi terjadinya overload. Metode perbandingan tersebut berdasarkan tiga aspek yaitu persentase pembebanan, persentase drop voltage dan biaya pengerjaan. Berdasarkan hasil simulasi pada penelitian ini, kedua metode tersebut menunjukkan hasil efektivitas yang sama, dengan persentase pembebanan mengalami penurunan 75,9% dan penurunan persentase drop voltage 1,81%. Sedangkan biaya pengerjaan untuk uprating sebesar Rp44.417.670, sedangkan untuk sisip transformator sebesar Rp48.843.740. Biaya pengerjaan uprating transformator lebih murah karena tidak memerlukan biaya pemasangan tiang serta konstruksi CC7. Maka dari itu, metode upratinglebih efisien dari metode sisip transformator dalam hal biaya pengerjaan.