Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Americanized Journey of Chinese Immigrants: The Media Representation of Chinese Immigrants in Disney’s Elemental (2023) Pascarina, Patrisia Amanda; Hartanto, Louisa Christine; Esther, Jennifer
CHANNEL: Jurnal Komunikasi Vol. 12 No. 1 (2024): CHANNEL: Jurnal Komunikasi 24th Edition
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/channel.v12i1.708

Abstract

This paper explores the portrayal of Chinese immigrants in the animated film “Elemental,” using Roland Barthes’ semiotic framework to dissect the film’s narrative and thematic elements. “Elemental” serves as a modern allegory, reflecting the historical and ongoing struggles of Chinese immigrants in the United States, blending elements of cultural identity and adaptation within a fantastical setting. The film juxtaposes the fire element of immigrants with the traditional Chinese immigrant experience, examining themes of cultural integration, systemic discrimination, and the influence of media representation on public perceptions. Through denotative and connotative analyses, the research identifies how the film uses visual and verbal cues to construct a narrative that both challenges and perpetuates long-standing myths and stereotypes about Chinese immigrants. This study not only highlights the specific cinematic portrayal of Chinese immigrants but also discusses broader societal implications, including the impact of “Yellow Peril” propaganda and the role of media in shaping immigration policy discourse. The findings suggest that while “Elemental” contributes to a richer dialogue on cultural diversity, it also reveals the enduring complexities and challenges faced by Chinese immigrants in seeking acceptance and identity in a multicultural society.
Critical Discourse Analysis dalam Catatan Minggu: Teks dan Praksis dalam Narasi Urban Swastika, Gabriela Laras Dewi; Esther, Jennifer
Jurnal Kajian Jurnalisme Vol 4, No 1 (2020): KAJIAN JURNALISME
Publisher : Journalism Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkj.v4i1.27276

Abstract

Hari Minggu melekat pada beberapa aktivitas dalam praktik keseharian, bila merujuk pada ritual keagamaan, hari Minggu identik dengan prosesi religi Kristen, sementara bila mengacu pada kalender pemerintah, sebagian besar masyarakat Indonesia sedang menikmati hari libur dari pekerjaan mereka di penghujung minggu. Dari sekian banyak aktivitas yang dioperasikan pada hari Minggu, penelitian ini memfokuskan pada praktik membaca surat kabar Minggu. Subyek dalam penelitian adalah Kompas Minggu, surat kabar akhir pekan yang tampil dengan wujud lebih stylish, berisikan topik-topik seputar budaya, masyarakat, gaya hidup, kehidupan urban, kebudayaan populer, kuliner, keluarga, dan seni. Penelitian ini secara khusus meneliti kolom dalam Kompas Minggu yang bertajuk Catatan Minggu. Peneliti mengambil tiga kolom dalam Catatan Minggu yang terbit pada 14 Juni 2015 berjudul Yogya-Magelang, lalu pada 28 Juni 2015 berjudul Padang-Bukittinggi, lalu kolom ketiga dengan judul Pada Setiap Sudut Kota New York yang diterbitkan pada 5 November 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah critical discourse analysis (CDA) atau analisis wacana kritis yang diutarakan oleh Teun A. Van Dijk. CDA Van Dijk menaruh landasan diskursus (discourse) pada tatanan sosiokognitif, di mana memiliki dua maksud. Maksud pertama bahwasanya diskursus berelasi pada proses tekstual yang berada dalam lingkup media massa, lalu maksud kedua, diskursus menyiratkan nilai-nilai, struktur sosial, praktik, bahkan relasi kuasa. Metode ini digunakan untuk mengupas rumusan masalah penelitian: bagaimana interplay antara teks dan praksis dalam narasi urban yang terkandung dalam kolom Catatan Minggu.